Ripple mendukung strategi baru yang dipimpin pemerintah Inggris untuk mempercepat penggunaan teknologi blockchain di pasar keuangan grosir. Langkah ini diambil saat Inggris berupaya menjadi pusat global untuk aset yang ditokenisasi.
Rencana yang dikembangkan oleh Chris Woolard, Juara Pasar Digital Grosir Inggris, ini menguraikan langkah-langkah untuk memindahkan dana yang ditokenisasi, obligasi pemerintah, dan transaksi repo dari program percontohan ke pasar keuangan yang aktif. Ripple merupakan salah satu perusahaan dari berbagai peserta industri yang mendukung inisiatif ini, bersama dengan bank, manajer aset, dan perusahaan infrastruktur pasar.
Dana onchain, obligasi, dan repo bukan cuma eksperimen. Itu sudah terjadi, memberikan instrumen keuangan onchain yang lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dibandingkan yang konvensional.
Inggris memiliki kedalaman pasar modal dan kredibilitas regulasi untuk menjadi pemimpin global dalam… pic.twitter.com/ELEP4x9UGL
— Ripple (@Ripple) 13 Juli 2026
Strategi ini memperkirakan bahwa adopsi yang lebih luas terhadap tokenisasi bisa memberikan kontribusi hingga £33 miliar untuk output ekonomi tahunan Inggris dan menghasilkan £14 miliar dalam penerimaan pajak setiap tahun pada 2035, jika adopsi meningkat dan negara itu dapat merebut pangsa pasar aset yang ditokenisasi secara global.
Apa rencana Inggris untuk pasar yang ditokenisasi?
Tim khusus ini mengumpulkan 54 organisasi yang bergerak di bidang perbankan, aset digital, manajemen aset, dan infrastruktur keuangan. Mereka akan membentuk sembilan kelompok aksi yang fokus pada area kunci seperti penyelesaian, kolateral, kerangka hukum, dan akses pasar.
Tujuan besar pertama adalah menyelesaikan transaksi repo yang ditokenisasi secara langsung pada musim semi 2027, memungkinkan efek sekuritas digunakan sebagai kolateral berbasis blockchain untuk peminjaman jangka pendek.
Rencana tersebut juga meminta pemerintah Inggris untuk menerbitkan obligasi digital pertamanya (DIGIT) pada awal 2027. Selain itu, mereka mendesak regulator untuk menjelaskan apakah obligasi pemerintah yang ditokenisasi dapat digunakan sebagai kolateral yang memenuhi syarat di pasar keuangan grosir yang ada saat ini.
Bisakah regulasi mendorong tokenisasi melampaui program percontohan?
Inggris sudah mulai menguji sekuritas yang ditokenisasi melalui Digital Securities Sandbox yang dipimpin oleh Otoritas Perilaku Keuangan dan Bank of England. Enam belas perusahaan terlibat dalam uji coba langsung yang melibatkan obligasi, ekuitas, dan dana investasi yang ditokenisasi.
FCA Inggris juga telah menyelesaikan kerangka regulasi crypto yang sudah lama ditunggu-tunggu, menetapkan aturan baru untuk platform perdagangan, penerbit stablecoin, kustodian, dan bisnis aset digital lainnya menjelang rezim otorisasi wajib yang akan dimulai pada bulan Oktober. Regulator juga mengumpulkan umpan balik dari industri mengenai aset penyelesaian, kolateral yang ditokenisasi, dan bagaimana jaringan blockchain harus terhubung dengan infrastruktur keuangan yang ada.
Walau tokenisasi dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian dan mengurangi proses manual, regulator mengatakan bahwa perusahaan masih memerlukan aturan yang jelas tentang kepemilikan, perlakuan modal, dan penyelesaian sebelum teknologi ini dapat diadopsi secara luas.
Ripple melihat peluang saat Inggris memperluas keuangan blockchain
Ripple menyatakan bahwa pasar keuangan Inggris yang kuat dan kerangka regulasi yang berkembang menempatkannya untuk menjadi pemimpin dalam keuangan grosir ditokenisasi. Perusahaan terus memperluas bisnisnya di bidang pembayaran, stablecoin, pengelolaan aset digital, dan tokenisasi.
Meskipun Ripple mendukung inisiatif ini, roadmap akan dipimpin oleh HM Treasury, regulator Inggris, dan tim tugas yang lebih luas, yang akan menentukan standar teknis dan kerangka regulasi yang final.
Rencana ini mengalihkan fokus Inggris dari diskusi kebijakan ke implementasi dunia nyata, dengan rencana kerja 12 bulan yang berpusat pada penggunaan blockchain secara langsung. Tim tugas akan menerbitkan pembaruan progres sepanjang tahun dan menerima umpan balik industri terkait roadmap hingga 4 September.

