Warren Minta Penundaan IPO SpaceX yang Diminati Investor
Senator Elizabeth Warren dari Massachusetts mengajukan permintaan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menunda debut perdagangan yang sangat dinanti dari SpaceX. Deviden ini telah menarik permintaan investor yang luar biasa, seiring CEO Elon Musk diperkirakan akan menjadi trillionaire pertama di dunia.
- Warren Minta Penundaan IPO SpaceX yang Diminati Investor
- Isi Surat Elizabeth Warren tentang IPO SpaceX
- Kapan SpaceX Akan Go Public?
- Di Mana Investor Dapat Membeli Saham IPO SpaceX?
- Analisis Nilai IPO SpaceX yang Mungkin Terlalu Tinggi
- Bagaimana Kondisi Keuangan SpaceX?
- Akankah Musk Segera Menjadi Trillionaire?
- Perkembangan IPO SpaceX yang Para Pihak Harapkan
Pada 10 Juni 2026, Warren mengirimkan surat sepanjang 12 halaman kepada Komisioner SEC Paul Atkins, yang menunjukkan kekhawatirannya terhadap valuasi, struktur tata kelola, dan perlindungan investor yang terkait dengan IPO SpaceX. Warren berpendapat bahwa besarnya ukuran IPO SpaceX seharusnya memerlukan “tinjauan serius dari SEC”.
Warren juga menegaskan pentingnya penyelidikan apakah dana indeks atau entitas keuangan lainnya telah melindungi investor dengan baik. Menurutnya, SpaceX harus memberikan informasi yang cukup untuk membantu investor menentukan apakah sahamnya terlalu mahal.
Salah satu isu yang diangkat adalah kekuasaan Musk yang sangat dominan, di mana dia mengontrol 85% hak suara pemegang saham SpaceX. Ini memberi Musk tingkat kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya atas investor, yang pada gilirannya membuat hak mereka jauh berkurang dibandingkan dengan hak yang biasanya diberikan kepada pembeli saham publik.
Menurut Ann Lipton, seorang profesor hukum di University of Colorado, Boulder, SpaceX “seolah menutup setiap kemungkinan bagi pemegang saham untuk memiliki pengaruh.”
Di sisi lain, pada 9 Juni 2026, laporan menyebutkan bahwa permintaan untuk IPO SpaceX telah mencapai $250 miliar, yang melebihi hampir empat kali lipat dari jumlah yang ditawarkan. Menurut SpaceX, melalui pengajuan SEC, perusahaan ini berencana menjual sekitar 555,6 juta saham dengan harga $135 per lembar dan berpotensi meraih valuasi sebesar $1,77 triliun.
Pada 3 Juni, SpaceX mengumumkan nilai pasar yang bisa dijangkau sebesar $28,5 triliun, yang mencakup pasar broadband senilai $870 miliar dan unit mobile Starlink yang bernilai $740 miliar. Ini menunjukkan ambisi besar perusahaan untuk menguasai berbagai sektor pasar.
Isi Surat Elizabeth Warren tentang IPO SpaceX
Warren dalam suratnya menyatakan, “Ukuran besar IPO SpaceX saja, dalam kondisi normal, seharusnya membutuhkan tinjauan SEC yang teliti dan perhatian terhadap kebutuhan investor. Namun, ini bukan keadaan normal: sejumlah faktor tambahan memperburuk kekhawatiran dan memerlukan tindakan dari SEC untuk memenuhi perlindungan investor dan integritas pasar dengan menunda IPO.”
Dia menambahkan, “Sebelum perusahaan diizinkan untuk go public, SEC harus menyelidiki apakah dana indeks dan entitas keuangan lain yang terlibat dalam IPO SpaceX melindungi investor dengan baik.”
Warren menyoroti bahwa analis pasar mempertanyakan dasar dari valuasi target SpaceX, menyebutnya “tidak masuk akal” dan “akuntansi yang penuh tipuan.” Menurutnya, IPO SpaceX akan membalikkan model akuntabilitas perusahaan publik dengan memberikan kekuasaan tanpa akuntabilitas kepada Musk dan pimpinan perusahaan lainnya.
Kapan SpaceX Akan Go Public?
SpaceX diharapkan untuk debut pada hari Jumat. Perusahaan ini mengonfirmasi bahwa harga IPO final akan ditentukan pada hari Kamis, yang mungkin akan berubah tergantung permintaan investor dan kondisi pasar lainnya.
Di Mana Investor Dapat Membeli Saham IPO SpaceX?
SpaceX akan menyediakan alokasi saham untuk investor ritel melalui Charles Schwab, Fidelity, Robinhood, SoFi Technologies, dan Morgan Stanley’s E*Trade. Fidelity telah menurunkan minimum akun broker dari $100,000 menjadi hanya $2,000 untuk akses IPO. Sementara itu, Schwab meminta saldo akun broker setidaknya $100,000 untuk investasi di IPO, sedangkan Robinhood, SoFi, dan E*Trade tidak menetapkan saldo minimum.
Analisis Nilai IPO SpaceX yang Mungkin Terlalu Tinggi
Analis dari Morningstar memperkirakan bahwa saham SpaceX akan diperdagangkan di harga $63 per lembar, sekitar setengah dari harga yang direncanakan. Mereka berpendapat bahwa pendapatan Starlink SpaceX bisa mencapai $129 miliar, jauh dari proyeksi $1,6 triliun yang diajukan SpaceX.
Michael Burry, investor “Big Short,” menyampaikan bahwa tidak ada yang menunjukkan bahwa valuasi SpaceX seharusnya mencapai $1 triliun. Jay Ritter, profesor keuangan dari University of Florida, menekankan bahwa nilai saham SpaceX kemungkinan akan dipengaruhi oleh “efek Elon Musk,” yang bisa menyebabkan lonjakan hype sementara yang diikuti oleh volatilitas jangka panjang.
Bagaimana Kondisi Keuangan SpaceX?
SpaceX mengungkapkan kerugian bersih sebesar $4,28 miliar pada kuartal terbaru, setelah mengalami kerugian $4,94 miliar pada tahun 2025. Sekitar 69% pendapatan kuartalan perusahaan berasal dari Starlink, yang menghasilkan $4,69 miliar. Bagian konektivitasnya, yang termasuk Starlink, adalah satu-satunya bagian laba setelah unit luar angkasa mengalami kerugian $619 juta dan unit AI kehilangan $2,5 miliar.
Akankah Musk Segera Menjadi Trillionaire?
Jika saham diperdagangkan pada harga yang diproyeksikan yakni $135, Elon Musk, yang memegang 42% saham SpaceX, diharapkan akan menjadi trillionaire dengan total valuasi saham dan opsi sekitar $688 miliar. Saat ini, Musk telah menjadi orang terkaya di dunia sejak Mei 2024 dengan kekayaan mencapai $788 miliar.
Perkembangan IPO SpaceX yang Para Pihak Harapkan
Gwynne Shotwell, presiden SpaceX, diperkirakan akan melihat nilai sahamnya yang saat ini berkisar di $1,2 miliar dapat melonjak menjadi $1,6 miliar jika perusahaan debut di harga $135 per lembar. Sementara itu, peserta lain di dalam perusahaan juga akan merasakan manfaat dari IPO ini, termasuk anggota dewan dan investasi dari berbagai pemegang saham besar.

