Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, pada hari Senin (13 Juli) menyerukan agar ada “pemahaman yang komprehensif dan objektif†mengenai situasi ekonomi saat ini. Seruan ini muncul di tengah tanda-tanda melambatnya momentum ekonomi, seperti yang dilaporkan oleh stasiun televisi negara CCTV.
Pemerintah dijadwalkan akan merilis data PDB kuartal kedua pada hari Rabu. Para analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pertumbuhan Tiongkok akan melambat menjadi 4,5 persen di kuartal kedua, turun dari 5 persen pada Januari-Maret. Ini membuat proyeksi tersebut berada di batas bawah target resmi Beijing yang berkisar antara 4,5 persen hingga 5 persen untuk tahun ini.
“Hal ini penting untuk memiliki pandangan yang komprehensif dan objektif mengenai situasi ekonomi saat ini, sepenuhnya mengakui pencapaian yang telah diraih sambil tetap jeli terhadap masalah yang ada,” ungkap Li dalam sebuah pertemuan dengan para ahli dan pengusaha.
Li juga menekankan bahwa melaksanakan pekerjaan ekonomi dengan baik di paruh kedua tahun ini sangat penting untuk mencapai target ekonomi tahun ini. Ia meminta agar tetap menjaga tekad strategis dalam mengejar pengembangan berkualitas tinggi.
Dia menambahkan bahwa Tiongkok harus meningkatkan penyesuaian siklus kontra, memanfaatkan kebijakan yang sudah ada secara efektif, dan mempersiapkan langkah-langkah tambahan dengan sebaik-baiknya untuk menguatkan momentum ekonomi.
Investor kini tengah memantau dengan cermat pertemuan Politburo yang diharapkan terjadi pada akhir Juli. Banyak yang mencari petunjuk baru mengenai stimulus yang dapat memengaruhi kebijakan sepanjang tahun. Namun, para analis memperkirakan tidak akan ada langkah agresif kecuali pertumbuhan mengalami penurunan yang lebih tajam.
Li juga menyatakan bahwa pekerjaan ekonomi di paruh kedua tahun ini secara langsung terkait dengan pencapaian target pertumbuhan tahunan. Ia menyerukan perlunya menstabilkan lapangan kerja serta melepaskan potensi permintaan domestik, seperti yang disampaikan dalam pembacaan pertemuan yang disiarkan oleh CCTV.

