Pencurian kabel menghabiskan biaya £500 juta per tahun bagi Inggris, dan angka ini terus meningkat
Lebih dari 100.000 pelanggan terdampak dan 1,2 juta jam kerja hilang sejak April 2024
Openreach bekerja sama dengan EMR dan Crimestoppers, menerapkan pelacak DNA dan alarm grid
Menurut informasi terbaru dari Openreach, pencurian logam telah mengakibatkan kerugian sekitar £4,3 miliar pada perekonomian Inggris sejak 2013. Saat ini, angkanya sudah mencapai £500 juta per tahun dan sepertinya akan terus bertambah. Ini sejalan dengan semakin meningkatnya harga tembaga, yang mencetak rekor tertinggi di awal 2026 dan diharapkan akan terus naik, mengingat statusnya sebagai ‘bahan kritis’ untuk infrastruktur dan teknologi rendah karbon yang berkelanjutan.
Openreach memperingatkan bahwa para pelaku kejahatan telah mencuri 153 km kabel tembaga dari jaringan mereka sejak April 2024—jarak yang sama dengan dari London ke Bristol.
Tak hanya merugikan dari segi biaya, Openreach juga khawatir pencurian kabel ini berdampak besar pada pelanggan di seluruh Inggris. Lebih dari 100.000 warga kehilangan akses ke telepon rumah, broadband, atau keduanya sejak April 2024. Dengan bekerja dari jarak jauh kini menjadi hal yang biasa dan e-commerce menyumbang porsi besar dari lalu lintas internet, efeknya bisa jauh lebih luas.
Sejumlah besar kabel berada di daerah pedesaan, melibatkan kerusakan pada ladang petani dan hasil pertanian, sehingga berpotensi berdampak pada rantai pasokan makanan.
Dua insiden terbaru sudah terjadi, pada Mei 2026, ketika satu geng memutus koneksi untuk sekitar 5.000 penduduk dekat Birmingham. Dalam kejadian lain, sebuah kelompok menggunakan tiga kendaraan untuk menarik kabel dari ladang di Wateringbury, Kent. Insiden sebelumnya di Januari telah membuat 2.500 penduduk Moulton Chapel, Lincolnshire, kehilangan koneksi mereka.
“Pencurian kabel menyebabkan kerusakan serius, gangguan yang tidak dapat diterima bagi komunitas, dan dapat membahayakan orang-orang rentan,” kata Andy Shepherd, Direktur Ketahanan dan Integritas Openreach.
Openreach mencatat bahwa mereka telah mengalihkan 1,2 juta jam kerja untuk memperbaiki kerusakan akibat pencurian sejak April 2024, yang mungkin memperlambat perbaikan jaringan, termasuk penyebaran serat optik secara menyeluruh.
Bekerja sama dengan mitra untuk memberantas pencurian kabel
Untuk mengatasi masalah ini, Openreach telah bekerja sama dengan European Metal Recycling (EMR), perusahaan daur ulang logam besar di Inggris, untuk mencegah aset telekomunikasi yang dicuri dijual di tempat mereka. EMR menerapkan kebijakan nol toleransi, menolak semua logam bekas atau kabel yang dicurigai berasal dari tindak kriminal.
“Dengan bekerja sama, kita bisa membantu melindungi infrastruktur kritis, mendukung komunitas lokal, dan memastikan sumber daya berharga didaur ulang secara bertanggung jawab,” tambah Bruce Miller, Direktur Komersial EMR.
Kabel juga akan dilengkapi dengan pelacak DNA sintetis yang tidak terlihat yang dapat menempel pada kulit, pakaian, dan alat pelaku kejahatan. Dengan informasi ini, polisi dan pedagang limbah dapat menggunakan cahaya UV untuk mengidentifikasi pelaku dan bahkan melacak lokasi pencurian kabel.
Organisasi amal independen Crimestoppers juga akan membantu Openreach dengan mendesak masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar infrastruktur telekomunikasi, melalui panggilan ke 0800 555 111 atau dengan mengirimkan laporan secara online. Contoh yang diberikan Openreach termasuk kendaraan tidak bertanda yang mengangkat tutup lubang dan bekerja di ladang larut malam.
Selain itu, alarm grid yang terlocalisasi akan menginformasikan pusat keamanan Openreach segera setelah terdeteksi gangguan, memungkinkan polisi dan tim keamanan respons cepat untuk diterjunkan.

