Banyak pergerakan saham yang menarik perhatian di pasar hari ini. Mari kita ulas beberapa perusahaan yang mengalami lonjakan dan penurunan signifikan.
Texas Instruments muncul sebagai bintang dengan lonjakan saham mencapai 19%. Hal ini terjadi setelah perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal ini akan berada di kisaran $1.77 hingga $2.05 per saham. Ini lebih tinggi dari konsensus sebesar $1.57. Mereka juga memprediksi pendapatan antara $5 miliar hingga $5.4 miliar, jauh di atas ekspektasi analis yang hanya $4.86 miliar. Di kuartal pertama, Texas Instruments juga melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, baik dari sisi pendapatan maupun laba.
Sementara itu, American Airlines juga mencuri perhatian dengan kenaikan saham lebih dari 4%. Hasil kuartal pertamanya lebih baik dari yang diharapkan. Namun, perusahaan ini memotong proyeksi laba tahunan karena biaya bahan bakar yang lebih tinggi.
Dari dunia hiburan, Penn Entertainment meraih kenaikan 15% setelah laporan kuartal pertamanya yang menunjukkan hasil di atas ekspektasi. Kekuatan bisnis kasino regional dan segmen interaktif menjadi pendorong utama.
Berita kurang baik datang dari Wex, di mana sahamnya merosot 17% setelah perusahaan meminta pemegang saham untuk memilih hanya kandidat yang diajukan oleh Wex untuk dewan direksinya. Lauren Taylor Wolfe dari Impactive Capital berusaha untuk mengganti sepertiga anggota dewan Wex.
United Rentals mencatat lonjakan lebih dari 23% setelah perusahaan ini meningkatkan proyeksi penjualan tahunan menjadi antara $16.9 miliar hingga $17.4 miliar, menunjukkan momentum positif menjelang musim tersibuk.
Di sisi lain, Honeywell mengalami penurunan sebesar 2.6% setelah mengumumkan hasil kuartal pertama yang campur aduk dan panduan kedua yang kurang menggembirakan. Meskipun laba per saham di kuartal pertama sebesar $2.45 melebihi ekspektasi LSEG sebesar $2.32, pendapatan sebesar $9.1 miliar berada di bawah konsensus. Untuk kuartal kedua, perusahaan memperkirakan EPS antara $2.35 hingga $2.45, lebih rendah dari proyeksi FactSet sebesar $2.56.
Dari dunia mode, saham Lululemon mengalami penurunan lebih dari 11% setelah pengumuman Heidi O’Neill sebagai CEO baru yang akan mulai bertugas pada 8 September mendatang. O’Neill sebelumnya berkarier di Nike, Levi Strauss, Hyatt Hotels, dan Spotify.
Saham Nokia naik 11% setelah melaporkan sedikit melebihi ekspektasi pendapatan meski sedikit di bawah pada sisi pendapatan di laporan kuartal pertamanya. Laba operasi perusahaan ini juga lebih baik dari yang diperkirakan.
Mobileye Global, perusahaan teknologi untuk mobil otonom, mencatat kenaikan 5% setelah hasil kuartal pertamanya lebih baik dari perkiraan. Mereka memperoleh laba disesuaikan sebesar 12 sen per saham dengan pendapatan $558 juta, melampaui ekspektasi analis yang mengharapkan laba 8 sen per saham.
Namun, Avis Car Budget mengalami penurunan tajam lebih dari 43%. Sahamnya hancur setelah penurunan besar sebelumnya yang mencapai 37.8%, meskipun masih naik lebih dari 71% sepanjang bulan ini.
Di sektor teknologi, saham International Business Machines (IBM) turun 9% setelah perusahaan ini gagal menaikkan panduan tahunan meskipun berhasil melaporkan laba lebih baik dari perkiraan. Laba per saham kuartal pertama IBM tercatat $1.91, mengalahkan proyeksi $1.81, namun pendapatan $15.92 miliar juga lebih tinggi dari perkiraan.
Berita lain datang dari Tesla, di mana sahamnya turun lebih dari 3% setelah CEO Elon Musk memperingatkan tentang kenaikan signifikan dalam belanja modal untuk mendanai ambisi perusahaan dalam pengembangan mobil otonom dan robot humanoid. Meskipun sahamnya pernah naik sampai 4% setelah mengumumkan laba kuartal pertama yang lebih baik dari ekspektasi, pendapatan Tesla sebesar $22.39 miliar berada di bawah konsensus $22.64 miliar.
CSX, perusahaan transportasi, mengalami kenaikan 7% setelah melaporkan laba kuartal pertama sebesar 43 sen per saham, yang mengalahkan proyeksi analis sebesar 39 sen. Pendapatan mereka sebesar $3.48 miliar sedikit di bawah perkiraan $3.49 miliar.
Di dunia penerbangan, Southwest Airlines mengalami penurunan 2.5% setelah melaporkan laba disesuaikan kuartal pertama sebesar 45 sen per saham dengan pendapatan $7.20 miliar, di bawah ekspektasi 47 sen dan $7.27 miliar.
Terakhir, ServiceNow melaporkan hasil kuartal pertama yang melampaui ekspektasi Wall Street. Meskipun demikian, sahamnya turun lebih dari 18% akibat dampak integrasi dari akuisisi Armis. Untuk proyeksi pendapatan langganan tahun 2026, diharapkan akan tumbuh lebih dari 22% menjadi kisaran $15.74 miliar hingga $15.78 miliar, termasuk bisnis keamanan siber Armis.
Molina Healthcare mencatat kenaikan saham 10.3% setelah menegaskan proyeksi 2026 mereka. Molina mendapatkan laba sebesar $2.35 per saham dengan pendapatan $10.8 miliar, melebihi ekspektasi analis yang memperkirakan laba $1.90 per saham dengan pendapatan $10.87 miliar.
Pasar saham hari ini menunjukkan dinamika yang menarik dengan fluktuasi yang signifikan di berbagai sektor. Ini adalah momen penting bagi investor untuk memperhatikan potensi peluang investasi ke depannya.

