Discord kini sedang berupaya keras untuk mendapatkan kembali kepercayaan penggunanya. Beberapa langkah terbaru yang diambil termasuk penambahan Xbox Game Pass pada Nitro dan peningkatan streaming di Linux. Namun, mereka tidak berhenti di situ, terlihat dari langkah terbarunya yang mungkin belum bisa memuaskan semua orang.
Dalam unggahan blog terbarunya, Discord mengumumkan bahwa setiap panggilan suara dan video sekarang akan dilengkapi dengan enkripsi end-to-end (E2EE) secara default di semua platformnya. Ini artinya panggilan kini sepenuhnya privat dan aman, hanya mereka yang berada dalam panggilan yang bisa mendengar percakapan.
Discord juga menyoroti bahwa panggilan bisa melibatkan pengguna dari konsol PS5 dan Xbox Series X, atau melalui peramban di laptop atau ponsel, yang memerlukan protokol E2EE yang berfungsi “secara mulus di semua platform tersebut secara bersamaan.” Ini bukan tugas yang mudah, tetapi mereka berhasil.
Untungnya, peluncuran E2EE menggunakan DAVE (Discord’s Audio & Video End-to-End Encryption) sudah dimulai sejak Maret 2026 lalu. Hal ini mengharuskan semua klien untuk mendukung DAVE sebelum bergabung dalam panggilan. Saat ini, Discord sedang dalam proses “menghapus kode klien yang mendukung fallback tanpa enkripsi”, dan setelah selesai, koneksi tanpa enkripsi akan menjadi masa lalu.
Tentu saja, ini adalah langkah yang akan membuat pengguna merasa lebih aman dalam percakapan pribadi, terutama mengingat kekhawatiran terbaru Discord mengenai privasi, terutama terkait verifikasi usia global. Namun, rencana verifikasi usia yang kontroversial tersebut masih dijadwalkan untuk dilaksanakan pada akhir 2026, dan saat ini Discord tidak memiliki rencana untuk menggunakan E2EE untuk pesan teks.
Perlu dicatat bahwa Discord baru-baru ini menghadapi beberapa pelanggaran keamanan yang mengungkap lebih dari 70.000 foto ID pemerintah, yang merupakan hal yang diperlukan untuk verifikasi usia bagi pengguna yang tidak langsung terverifikasi.
Discord memang bergerak ke arah yang benar dengan memperkuat fitur seperti E2EE, namun mereka juga tidak membantu diri mereka sendiri dengan memperkokoh penegakan verifikasi usia, yang hanya wajib bagi pengguna di daerah-daerah yang sudah menerapkan undang-undang baru tentang keamanan anak secara daring. Mudah-mudahan, rencana-rencana tersebut bisa direvisi, tetapi saat ini tidak ada tanda-tanda itu akan terjadi.

