Banyak perusahaan yang menarik perhatian hari ini menjelang dibukanya pasar. Berikut adalah rangkuman beberapa saham yang mengalami pergerakan signifikan.
Marvell Technology — Saham Marvell melonjak 25% setelah CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa Marvell berpotensi menjadi perusahaan bernilai satu triliun dolar berikutnya. Ini menunjukkan optimisme yang kuat di kalangan investor mengenai masa depan teknologi perusahaan ini.
Hewlett Packard Enterprise — Saham HPE juga terbang tinggi, naik 25%, setelah perusahaan tersebut mengumumkan proyeksi pendapatan dan laba yang melampaui ekspektasi analis untuk kuartal ini. Mereka bahkan meningkatkan proyeksi laba untuk seluruh tahun, yang juga lebih tinggi dari perkiraan konsensus. Ini tentu memberi sinyal positif bagi investor.
Victoria’s Secret — Retailer lingerie ini juga tidak ingin ketinggalan. Mereka menaikkan proyeksi penjualan tahunan setelah berhasil melampaui ekspektasi laba untuk kuartal pertama fiskal mereka. Dengan biaya tarif yang lebih rendah, Victoria’s Secret kini memperkirakan penjualan tahunan antara $7,03 miliar hingga $7,13 miliar, meningkat dari kisaran sebelumnya yang berada di antara $6,85 miliar hingga $6,95 miliar. Sahamnya pun meroket lebih dari 35%.
Credo Technology — Berita kurang baik bagi Credo. Sahamnya anjlok 3% meskipun perusahaan ini melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal keempat. Credo, yang memproduksi kabel dan chip untuk menghubungkan komputer AI yang kuat, mencatatkan laba yang disesuaikan sebesar $1,16 per saham dengan pendapatan mencapai $437 juta. Ini melebihi proyeksi laba sebesar $1,03 dan pendapatan $432 juta yang diperkirakan sejumlah analis. Tetapi proyeksi pendapatan kuartal berikutnya masih di atas ekspektasi konsensus.
Microchip Technology — Nah, berita baik datang dari Microchip. Sahamnya naik 12% setelah perusahaan ini merilis informasi pendapatan untuk unit solusi pusat datanya. Unit tersebut menghasilkan pendapatan sebesar $302,7 juta pada tahun 2025, dan Microchip memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sekitar 65% untuk tahun kalender ini. Pendapatan untuk kuartal yang berakhir pada Maret 2026 juga naik 62,9% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.
Alphabet — Namun, tidak semua kabar baik. Saham Alphabet mengalami penurunan 2,8% setelah perusahaan induk Google ini mengumumkan rencana untuk menjual saham senilai $80 miliar, termasuk investasi sebesar $10 miliar dari Berkshire Hathaway. Ini mungkin menjadi sinyal untuk hati-hati bagi investor terkait valuasi perusahaan ini ke depan.
STMicroelectronics — Di sisi lain, perusahaan semikonduktor ini naik lebih dari 10% setelah mereka mengumumkan proyeksi pendapatan yang lebih ambisius untuk pusat data, yakni sekitar $1 miliar pada tahun 2026, dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang hanya di atas $500 juta. Ini tentu saja menggembirakan untuk investor yang menaruh harapan besar pada sektor semikonduktor.
Saat kita menganalisis pergerakan saham ini, penting untuk mencatat bahwa antusiasme dan strategi perusahaan bisa sangat berdampak pada kepercayaan investor. Beberapa nama besar mengambil langkah besar ke depan, sementara ada juga yang menghadapi tantangan. Visualisasi pertumbuhan dan performa akan tetap menjadi fokus di pasar yang bergerak cepat ini.

