Baru-baru ini, saya menghabiskan waktu di Computex 2026 bersama Nvidia, di mana mereka menjelaskan lebih dalam tentang chip RTX Spark yang baru saja diumumkan sekaligus laptop-laptop yang akan memakainya. Salah satu pertanyaan terbesar yang muncul, baik dari saya maupun para pembaca, adalah seberapa lama masa pakai baterai yang bisa kita harapkan dari laptop RTX Spark ini.
Saat saya mengajukan pertanyaan ini kepada salah satu eksekutif Nvidia, mereka mengatakan bahwa meskipun belum bisa memberikan angka pasti (kita harus menunggu hingga peluncuran awal pada musim gugur), kita bisa “mengharapkan masa pakai baterai sepanjang hari†saat menggunakan laptop ini untuk pekerjaan sehari-hari.
Tenaga Tanpa Kabel
Walaupun jawaban ini terkesan agak samar, setidaknya kita tahu bahwa kita bisa bekerja dengan laptop ini selama seharian penuh (baik untuk pekerjaan maupun sekolah) tanpa harus mencoloknya ke sumber listrik.
Masa pakai baterai ini (atau kurangnya) sering jadi masalah besar untuk laptop Windows 11, terutama jika dibandingkan dengan Chromebook dan MacBook terbaik. Sementara situasinya sudah membaik berkat chip yang lebih efisien dari Intel dan Qualcomm, peningkatan masa pakai baterai selalu diterima dengan hangat. Ini sangat penting, terutama jika Nvidia ingin mewujudkan janji mereka untuk merombak PC dengan RTX Spark.
Menurut relasi yang saya ajak bicara di Nvidia, masa pakai baterai yang lebih lama ini berkat desain chip RTX Spark yang menggabungkan CPU dan GPU, sehingga jauh lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan chip terpisah untuk keduanya.
Di kesempatan lain, seorang karyawan Nvidia menyampaikan bahwa laptop RTX Spark akan mempertahankan performanya saat menggunakan baterai, jadi pengguna tidak perlu khawatir akan penurunan kinerja saat mereka mencabut charger.
Ini sebenarnya jadi concern utama untuk laptop Windows 11. Dalam beberapa tahun terakhir, performa laptop sering dikurangi untuk mencegah baterai cepat habis (semakin sedikit daya yang digunakan komponen berarti semakin sedikit daya baterai yang digunakan), jadi kabar ini tentu jadi angin segar. Terutama ketika Nvidia memasarkan gelombang awal laptop RTX Spark sebagai mesin produktivitas mobile.
Nvidia juga mengkonfirmasi bahwa kita harus mengharapkan performa yang mirip dengan versi laptop dari kartu grafis RTX 5070. Harapannya, menjelang peluncuran laptop RTX Spark, kita akan mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang apa yang bisa kita harapkan dari generasi PC baru ini.
- Kunjungi hub Computex 2026 kami untuk semua berita terbaru dari Taipei.

