China dan Thailand baru saja berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di bidang teknologi dan inovasi. Dalam pernyataan bersama yang dirilis, kedua negara sepakat untuk menyelaraskan kebijakan di sektor terkait dan memperluas pertukaran di berbagai bidang. Mereka menekankan pentingnya “masa depan yang sejahtera bersama†untuk kedua negara.
Pernyataan tersebut diluncurkan setelah Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menyelesaikan kunjungan selama lima hari ke China, di mana ia bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping.
Dalam pernyataan itu, kedua pihak menegaskan perlunya kerja sama yang lebih dalam di berbagai sektor, seperti kesehatan, informasi geospasial, teknologi pertanian, material canggih, kecerdasan buatan, perangkat elektronik maju, otomotif, dirgantara, dan energi bersih.
“Kemajuan teknologi dan transformasi digital membuka peluang besar bagi kedua negara,†ungkap pernyataan tersebut.
Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama penelitian di industri dan akademis dengan tujuan memperkuat rantai pasokan mereka. Langkah ini diambil untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan pasokan di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Salah satu bagian dari tujuan “kemakmuran bersama†ini adalah mempercepat pembangunan kereta api cepat China-Thailand. Thailand menargetkan untuk menyelesaikan segmen sepanjang 250 km pada tahun 2030.
Sejak 2025, kedua negara sudah menjaga keterlibatan tingkat tinggi dan kini sepakat untuk memperkuat koordinasi serta komunikasi di bidang urusan luar negeri dan pertahanan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan bilateral serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kedua negara yang saling bergantung.
Dengan latar belakang hubungan perdagangan yang kuat, Thailand berusaha untuk meningkatkan konektivitas dengan China, yang merupakan mitra dagang terbesar mereka. Hal ini diharapkan dapat membantu dorongan pertumbuhan ekonomi Thailand, yang kerap tertinggal dibandingkan tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa kedua negara berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan sektor ekonomi tetapi juga menghadapi tantangan global bersama. Ini adalah langkah strategis untuk mempersiapkan masa depan yang penuh peluang dan kolaborasi di era modern ini.

