Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Penerbangan Tertekan, Kereta Api Menuju Rekor Baru!
Market

Penerbangan Tertekan, Kereta Api Menuju Rekor Baru!

Reihan
Last updated: 3 November 2026 10:34 AM
By
Reihan
6 Min Read
Share
Penerbangan Tertekan, Kereta Api Menuju Rekor Baru!
SHARE

Penumpang udara domestik pada bulan September 2026 mengalami penurunan 12,39% dibandingkan tahun lalu. Meski begitu, kereta api justru mencatat pertumbuhan yang signifikan, dan angkutan laut jadi penopang utama dalam pengiriman barang.

JAKARTA, Investortrust.id — Kinerja sektor transportasi di Indonesia pada bulan September 2026 menunjukkan pergerakan yang tidak merata. Banyak jumlah penumpang pesawat, baik domestik maupun internasional, mengalami penurunan, sementara angkutan kereta menunjukkan pertumbuhan yang positif. Di sisi lain, angkutan laut mengalami kenaikan menggembirakan saat kargo udara domestik dan kereta justru melemah.

Berdasarkan laporan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin kemarin, jumlah penumpang udara domestik di bulan September mencapai 4,22 juta orang. Angka ini turun sebesar 12,81% dibandingkan bulan sebelumnya, Agustus 2026, dan juga turun 12,39% dibandingkan September 2025.

Pada bulan Agustus 2026, penumpang udara domestik tercatat sekitar 4,84 juta orang, dan pada September tahun lalu sekitar 4,82 juta orang. Ini menandakan bahwa sektor penerbangan domestik mengalami penurunan yang paling tajam dibandingkan moda transportasi lainnya yang disajikan oleh BPS, baik secara bulanan maupun tahunan.

Dari lima bandara utama yang dilaporkan, keberangkatan penumpang domestik paling banyak terjadi di Bandara Soekarno-Hatta dengan sekitar 1,15 juta penumpang. Diikuti oleh Bandara Juanda yang mencatat 372,8 ribu penumpang, Ngurah Rai 325,9 ribu, Hasanuddin 208,6 ribu, dan Kualanamu 150,8 ribu penumpang.

Sementara itu, untuk penumpang angkutan udara internasional pada September 2026 tercatat sebanyak 1,74 juta orang, yang artinya turun 8,99% dibandingkan bulan Agustus dan hanya 2,92% dibandingkan September 2025. Sebagai perbandingan, jumlah tersebut sekitar 1,91 juta orang pada Agustus dan 1,79 juta orang pada September tahun lalu.

Read more  Indonesia Berikan Insentif Pajak Menarik untuk Daya Saing Pusat Keuangan Baru

Bandara Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta masih menjadi pintu utama untuk penerbangan internasional. Ngurah Rai mencatat sekitar 826 ribu penumpang, sementara Soekarno-Hatta meraih 690,9 ribu penumpang. Diikuti Bandara Juanda dengan 95,6 ribu penumpang, Kualanamu 88,8 ribu, dan Hasanuddin 6,6 ribu penumpang.

Pada angkutan laut domestik, walaupun terjadi penurunan secara bulanan, jumlah penumpang pada bulan September mencapai 2,45 juta orang. Ini menurun 10,11% dibandingkan Agustus, tetapi masih meningkat 2,61% dibandingkan September 2025.

Untuk angkutan sungai, danau, serta penyeberangan (ASDP), penumpang tercatat sebanyak 4,23 juta orang. Meskipun jumlah ini turun 9,18% dibandingkan bulan Agustus, angka tersebut masih lebih tinggi 7,54% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Hal yang menarik adalah meski mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, angkutan laut dan penyeberangan tetap mencatat pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Kereta api menjadi satu-satunya moda transportasi dengan angka penumpang yang meningkat. Total penumpang kereta mencapai 48,55 juta orang, naik tipis 0,47% dibandingkan Agustus 2026 dan meningkat 7,83% dibandingkan September 2025.

Pada bulan Agustus, jumlah penumpang kereta adalah sekitar 48,32 juta orang. Sementara tahun lalu, pada bulan September, angkutan kereta mencatat 45,02 juta penumpang.

Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa layanan Jabodetabek mendominasi, dengan sekitar 30,88 juta penumpang. Layanan kereta di Pulau Jawa (di luar Jabodetabek) mencatat 8,22 juta penumpang, sedangkan non-Jawa sekitar 607 ribu penumpang. MRT mengangkut sekitar 4,28 juta penumpang, LRT 3,44 juta penumpang, Kereta Bandara 619 ribu penumpang, dan Kereta Cepat Whoosh mencapai 498,6 ribu penumpang.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa penggunaan layanan kereta tidak hanya terbatas pada perjalanan wisata, tetapi juga mencerminkan mobilitas harian masyarakat. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memperhatikan data penumpang antar moda transportasi sesuai dengan layanan yang mereka tawarkan.

Read more  Regulator AS Selidiki Kasus Perdagangan Dalam untuk US$100 Juta Terkait Pialang Cina Futu dan Tiger Brokers: Sumber

Sementara itu, dalam hal angkutan barang, transportasi laut domestik mencatat pertumbuhan yang mengesankan. Volume barang yang diangkut mencapai 48,19 juta ton pada bulan September 2026, meningkat 1,10% dibandingkan Agustus dan 10,81% dibandingkan September tahun lalu.

Untuk referensi, angkutan barang laut domestik pada bulan Agustus tercatat 47,66 juta ton, sedangkan di bulan September tahun lalu 43,49 juta ton.

Dalam rincian pelabuhan utama, volume barang di Pelabuhan Tanjung Perak mencapai sekitar 1,60 juta ton, diikuti Tanjung Priok 1,37 juta ton, Pelabuhan Panjang 471,8 ribu ton, Makassar 182,9 ribu ton, dan Balikpapan 96,4 ribu ton.

Sementara itu, angkutan barang melalui udara domestik hanya mencapai sekitar 0,047 juta ton atau 47 ribu ton, yang juga mengalami penurunan 4,05% dibandingkan bulan sebelumnya dan 7,78% dibandingkan tahun lalu.

Pada lima bandara utama, volume kargo lewat Soekarno-Hatta mencapai sekitar 14,7 ribu ton, Sedangkan Sentani, Juanda, Hasanuddin, dan Halim Perdanakusuma masing-masing mencatat 7,5 ribu, 3,3 ribu, 3,1 ribu, dan 1,1 ribu ton.

Angkutan barang kereta mencapai sekitar 5,97 juta ton. Ini juga menunjukkan penurunan 4,65% secara bulanan dan 4,61% secara tahunan. Volume ini didominasi oleh angkutan di Sumatera dengan 5,20 juta ton, sementara di Jawa (di luar Jabodetabek) sekitar 766,5 ribu ton.

Perbedaan kinerja antara penumpang dan barang ini menunjukkan bahwa aktivitas transportasi tidak selalu bergerak satu arah. Kereta mengalami peningkatan dalam mobilitas penumpang, sementara angkutan barangnya justru menurun. Di sisi lain, angkutan laut barang tetap tumbuh, meski jumlah penumpang laut berkurang.

Data yang ada belum cukup untuk menarik kesimpulan tentang penyebab dari perubahan atau perpindahan penumpang antarmoda. Namun yang jelas, pertumbuhan transportasi di bulan September ini sangat bergantung pada penumpang kereta dan pengiriman barang melalui laut, sementara penerbangan mengalami penurunan permintaan yang terlihat dari jumlah penumpangnya.

Read more  3 Tema Utama dari Hasil Hyperscaler yang Wajib Diketahui Investor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article IHSG Diperkirakan Melanjutkan Tren Menurun, Tiga Saham Utama Termasuk INET Layak Dijadikan Target Investasi IHSG Diperkirakan Melanjutkan Tren Menurun, Tiga Saham Utama Termasuk INET Layak Dijadikan Target Investasi
Next Article Eksploit 'SMS Kematian' Dapat Jatuhkan Ponsel Android Tanpa Perlu Interaksi Pengguna Eksploit ‘SMS Kematian’ Dapat Jatuhkan Ponsel Android Tanpa Perlu Interaksi Pengguna
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

ReIndo Syariah Membangkitkan Kepercayaan Investor dengan Penghargaan Sharia Terbaik 2026 dari InfoVista!
ReIndo Syariah Membangkitkan Kepercayaan Investor dengan Penghargaan Sharia Terbaik 2026 dari InfoVista!
Market
Gabriel Rey Lakukan Aksi Borong Saham Multi Medika (MMIX) Setelah TRUK Melonjak 324%
Gabriel Rey Lakukan Aksi Borong Saham Multi Medika (MMIX) Setelah TRUK Melonjak 324%
Market
Kendalikan Harga, Kemendag Kirim 7 Ton Cabai Rawit ke Halmahera Utara
Kendalikan Harga, Kemendag Kirim 7 Ton Cabai Rawit ke Halmahera Utara
Market
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Perang Dagang AS-China Jadi Sorotan Menjelang KTT Trump-Xi di Mei
Market

Perang Dagang AS-China Jadi Sorotan Menjelang KTT Trump-Xi di Mei

Reihan
6 April 2026
Jepang Siapkan Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen di Tengah Kekhawatiran Tekanan Keuangan
Market

Takaichi Jepang Luncurkan Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen, Beri Kepastian soal Penerbitan Obligasi

Reihan
27 Mei 2026
Dewan Bunga Thailand Peringatkan Bahaya Stimulus Ekonomi di Tengah Ketegangan Perang
Market

Kabinet Thailand Setujui Skema Subsidi Konsumen untuk Atasi Kenaikan Biaya Hidup

Reihan
19 Mei 2026
INA, Dana Investasi Berdaulat Indonesia, Menyesuaikan Portofolio untuk Fokus pada AI dan Manufaktur Modern
Market

INA, Dana Investasi Berdaulat Indonesia, Menyesuaikan Portofolio untuk Fokus pada AI dan Manufaktur Modern

Reihan
1 Juli 2026
Arab Saudi Kembali Operasikan Pipa Minyak Timur-Barat dengan Kapasitas Penuh 7 Juta BPD Usai Serangan
Market

Arab Saudi Kembali Operasikan Pipa Minyak Timur-Barat dengan Kapasitas Penuh 7 Juta BPD Usai Serangan

Reihan
12 April 2026
Zetrix AI Siap Melebarkan Sayap Global dan Targetkan Nasdaq!
Market

Zetrix AI Siap Melebarkan Sayap Global dan Targetkan Nasdaq!

Reihan
15 Juli 2026
Ketegangan Terus Berlanjut: Kapal Tanker Qatar Menuju Selat Hormuz di Tengah Konflik AS-Iran
Market

Ketegangan Terus Berlanjut: Kapal Tanker Qatar Menuju Selat Hormuz di Tengah Konflik AS-Iran

Reihan
10 Mei 2026
Konglomerat Terkaya Vietnam Borong Miliaran untuk Kendaraan Listrik di Tengah Lonjakan Saham 1.000%
Market

Konglomerat Terkaya Vietnam Borong Miliaran untuk Kendaraan Listrik di Tengah Lonjakan Saham 1.000%

Reihan
23 Mei 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?