Investing.com melaporkan bahwa Morgan Stanley melihat pertumbuhan yang semakin cepat di penyedia cloud utama menjadi sinyal positif untuk permintaan perangkat lunak yang didorong oleh AI. Analisis mereka menyoroti tiga tema utama dari laporan keuangan hyperscaler terbaru.
Analisis Morgan Stanley mengidentifikasi tema kunci sebagai: meningkatnya beban kerja AI, tren migrasi cloud yang sehat, serta permintaan yang lebih kuat untuk layanan basis data dan analitik.
Dalam laporan mereka, para analis mencatat bahwa pertumbuhan agregat pada Amazon Web Services, Azure, dan Google Cloud mengalami percepatan untuk kuartal keempat berturut-turut, dengan pertumbuhan mencapai 39% secara tahunan di kuartal pertama, naik dari 33% di kuartal sebelumnya.
Google Cloud mencatat akselerasi terkuat dengan pertumbuhan mencapai 63% tahun ke tahun, sementara pertumbuhan pendapatan AWS meningkat menjadi 28%, dan Azure juga tumbuh 39%.
Broker tersebut menjelaskan bahwa adopsi AI semakin melengkapi penggunaan cloud tradisional, bukannya menggantikan. Amazon mengaitkan pertumbuhan beban kerja AI dengan permintaan infrastruktur yang lebih luas, sementara Microsoft mengungkapkan bahwa pelanggan yang menerapkan aplikasi AI juga semakin memperluas penggunaan layanan lainnya di platform mereka.
Morgan Stanley juga mengamati bahwa migrasi perusahaan dari sistem on-premise ke cloud terus berlanjut, dengan Amazon menjelaskan bahwa meningkatnya biaya memori dan penyimpanan menjadi pendorong tambahan untuk migrasi seiring dengan adopsi AI.
Para analis menemukan bahwa produk basis data dan analitik juga mendapat manfaat dari permintaan yang didorong oleh AI. Bisnis Cosmos DB Microsoft tumbuh 50% tahun ke tahun, berkat aplikasi AI, sementara jumlah pelanggan berbayar untuk Fabric meningkat 60%.
Penggunaan BigQuery dan alur kerja Gemini juga mengalami peningkatan lebih dari 30 kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Morgan Stanley menilai tren-tren ini sangat positif bagi perusahaan perangkat lunak, termasuk perusahaan-perusahaan besar meski pertumbuhan cloud yang lebih kuat bisa meningkatkan ekspektasi investor menjelang laporan pendapatan mendatang.

