Pergerakan saham menjelang pembukaan pasar pagi ini menunjukkan perkembangan yang cukup menarik, terutama dari beberapa perusahaan besar yang merilis laporan keuangan terbaru mereka. Salah satunya adalah Seagate Technology, yang sahamnya melonjak hampir 18%. Seagate memprediksi pendapatan kuartal keempat fiscal sebesar $3,45 miliar, dengan kemungkinan selisih $100 juta, dan laba yang disesuaikan sebesar $5 per lembar saham, yang bisa bervariasi sekitar 20 sen. Angka ini sedikit di bawah perkiraan LSEG yang memperkirakan laba $3,97 per saham dan pendapatan $3,16 miliar. Namun, hasil kuartal ketiga Seagate berhasil melampaui ekspektasi baik dari segi pendapatan maupun laba.
Performa Seagate juga berdampak positif terhadap saham perusahaan penyimpanan lain seperti Western Digital yang meroket lebih dari 10%, Sandisk yang naik 7,5%, dan Micron yang meningkat lebih dari 4%.
Sementara itu, Booking Holdings mengalami penurunan sekitar 4,5% setelah menurunkan proyeksi pertumbuhan laba per saham untuk tahun ini ke kisaran “rendah hingga menengah belasan persen”, jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang berada di “tengah belasan persen”, disebabkan dampak konflik di Timur Tengah yang berlanjut hingga akhir Juni. Meski begitu, Booking melaporkan hasil yang positif di kuartal pertama.
Perusahaan lain yang berkontribusi pada pergerakan pasar adalah Mondelez International, produsen kue Oreo yang mencatat kenaikan 1,5% setelah melaporkan laba kuartal pertama sebesar 67 sen per saham dengan pendapatan mencapai $10,08 miliar. Para analis memperkirakan laba akan mencapai 61 sen per saham dan pendapatan $9,75 miliar.
Sementara itu, saham Humana anjlok sekitar 4,5% meskipun mereka melaporkan laba dan pendapatan yang lebih baik dari ekspektasi di kuartal pertama. Humana mencatat laba sebesar $10,31 per saham dan pendapatan $39,65 miliar, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang mencapai $10,20 per saham dan pendapatan $39,37 miliar. Walau proyeksi laba untuk 2026 dipertahankan di atas ekspektasi, proyeksi pendapatan tahunan tidak seagresif yang diharapkan.
Robinhood, aplikasi trading yang banyak digunakan, melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih rendah dari harapan pasar, membuat sahamnya terjun hampir 10%. Mereka mencatat laba sebesar 38 sen per saham dengan pendapatan mencapai $1,07 miliar, sedangkan ekspektasi pasar adalah 43 sen per saham dan $1,18 miliar.
Starbucks menjadi sorotan dengan kenaikan saham 4% setelah meningkatkan proyeksi untuk tahun ini. Perusahaan ini memperkirakan penjualan global dan AS di toko yang sama akan naik setidaknya 5% untuk fiscal 2026, naik dari proyeksi sebelumnya yang hanya 3%. Starbucks juga menaikkan proyeksi laba yang disesuaikan, sekarang berkisar antara $2,25 hingga $2,45 per saham.
Di sisi lain, Enphase Energy mengalami penurunan lebih dari 7% meski hasil kuartalnya sedikit lebih baik dari ekspektasi. Mereka mencatat laba sebesar 47 sen per saham dan pendapatan $282,9 juta, sementara proyeksi pasar adalah 43 sen per saham dan pendapatan $282,3 juta.
Teradyne, pemasok produk robotik, melihat sahamnya turun 6%. Mereka melaporkan laba sebesar $2,56 per saham dan pendapatan $1,28 miliar, di bawah ekspektasi yang berada di angka $2,11 per saham dan $1,2 miliar.
Berita positif datang dari NXP Semiconductors, yang sahamnya meroket lebih dari 18,5% setelah melaporkan laba kuartal pertama sebesar $3,05 per saham, melampaui ekspektasi analis yang sebesar $2,95. Mereka juga melaporkan pendapatan $3,18 miliar yang lebih baik dari perkiraan.
Saham Visa juga menunjukkan performa bagus dengan kenaikan hampir 5% setelah laba yang disesuaikan di kuartal kedua mencapai $3,31 per saham, dengan pendapatan $11,23 miliar, mengalahkan ekspektasi pasar yang berada di angka $3,10 per saham dan $10,74 miliar.
Generac, perusahaan teknologi energi, meningkat 10% setelah melaporkan hasil yang lebih baik dari proyeksi, dengan laba $1,80 per saham dan pendapatan $1,06 miliar.
Sayangnya, O-I Glass harus menghadapi kenyataan pahit setelah menurunkan proyeksi laba tahunan mereka ke kisaran $1 hingga $1,50 per saham, yang berdampak pada penurunan sahamnya hingga 20%.
Rush Street Interactive, operator kasino online, mengalami lonjakan 16% setelah melaporkan hasil positif di kuartal pertama dan meningkatkan proyeksi pendapatan mereka.
Bloom Energy juga membuat gebrakan dengan naik 19% setelah merilis hasil kuartal terbaru yang lebih tinggi dari ekspektasi laba dan pendapatan.
Terakhir, saham perusahaan rental mobil, Avis Budget Group, anjlok hampir 13% setelah laporan kuartal pertama mereka menunjukkan hasil yang di bawah ekspektasi.
Pergerakan pasar hari ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana ketidakpastian dan hasil keuangan dapat memengaruhi performa saham. Setiap perusahaan berusaha untuk beradaptasi dan menciptakan strategi yang mampu menghadapi tantangan yang ada, dan para investor tentunya akan terus memperhatikan perkembangan ini.

