Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Investor Serbu Surat Utang RI, Tapi Pemerintah Hanya Serap Rp20,65 T
Market

Investor Serbu Surat Utang RI, Tapi Pemerintah Hanya Serap Rp20,65 T

Reihan
Last updated: 27 Oktober 2026 8:27 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
Investor Serbu Surat Utang RI, Tapi Pemerintah Hanya Serap Rp20,65 T
SHARE

Jakarta, CNBC Indonesia – Hasil lelang sembilan seri surat utang negara pada 27 Oktober 2026 ternyata mendapat respons positif dari para investor.

Pemerintah telah menetapkan target indikatif sebesar Rp 30 triliun, namun total penawaran yang diterima mencapai Rp 31,09 triliun. Ini menunjukkan betapa tingginya minat investor terhadap surat utang negara.

“Total penawaran yang masuk mencapai Rp 31.093.600.000.000,00,” demikian pengumuman dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Meskipun penawaran begitu melimpah, pemerintah hanya memenangkan Rp 20,65 triliun dari hasil lelang sembilan surat utang tersebut.

“Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan adalah Rp20.650.000.000.000,” tulis pengumuman hasil lelang.

Sembilan seri yang dilelang hari ini terdiri dari SPN01261128 (emisi baru), SPN03270127 (emisi baru), SPN12271014 (reopening), FR0110 (reopening), FR0111 (reopening), FR0112 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening), dan FR0105 (reopening) yang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia.

Penawaran tertinggi secara nominal tercatat untuk seri FR0110 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2032, mencapai Rp 8,85 triliun. Disusul oleh seri FR0111 yang jatuh tempo pada 15 Maret 2037 dan menerima penawaran sebesar Rp 6,15 triliun, serta SPN12271014 yang jatuh tempo 14 Oktober 2027 dengan penawaran sebesar Rp 6,86 triliun.

Bila dilihat dari rasio penawaran yang masuk dibandingkan dengan nilai yang dimenangkan pemerintah atau bid to cover ratio, seri FR0107 menunjukkan rasio tertinggi di angka 5,95. Diikuti oleh SPN01261128 dengan rasio 2,12 dan FR0105 dengan rasio 1,49.

Hasil lelang ini tentunya menghadirkan peluang investasi yang menarik bagi para investor. Dengan tingkat minat yang begitu tinggi, banyak yang berharap bahwa surat utang negara bisa menjadi salah satu alternatif investasi yang menjanjikan.

Read more  Kenaikan Pendapatan Filipina: Kenyataan Menyakitkan di Balik Optimisme

Oleh karena itu, para investor perlu terus memantau perkembangan pasar dan memahami berbagai faktor yang mempengaruhi nilai surat utang. Dari situ, mereka bisa menentukan strategi terbaik untuk memanfaatkan peluang yang ada.

Ketika pemerintah berhasil menarik perhatian banyak investor, ini juga bisa menjadi isyarat bagi kesehatan ekonomi secara keseluruhan. Penjualan surat utang yang bagus mencerminkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas dan kinerja pemerintah dalam mengelola keuangan negara.

Di masa depan, kita bisa saja melihat lebih banyak variasi dalam instrumen investasi yang ditawarkan, baik dari pemerintah maupun sektor swasta, yang semakin beragam untuk memenuhi kebutuhan para investor.

Intinya, perkembangan terbaru ini menunjukkan dinamika yang menarik di pasar surat utang dan bisa jadi menjadi pendorong bagi investor untuk lebih dalam menggali potensi yang ada.

Kita tunggu saja langkah selanjutnya dari pemerintah dan respons pasar yang akan membentuk arah investasi ke depan.

TAGGED:breaking
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Data Penting Universitas Kopenhagen Bocor: Lebih dari 525.000 Korban Terkena Dampak Data Penting Universitas Kopenhagen Bocor: Lebih dari 525.000 Korban Terkena Dampak
Next Article 3 Keputusan yang Diam-Diam Menghambat Pertumbuhan Bisnis Anda 3 Keputusan yang Diam-Diam Menghambat Pertumbuhan Bisnis Anda
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Pengalaman Pelanggan Dimulai Sebelum Penjualan Pertama
Pengalaman Pelanggan Dimulai Sebelum Penjualan Pertama
Bisnis
Dolar AS Kian Perkasa, Rupiah Tertekan Menuju Rp18.000/US$
Dolar AS Kian Perkasa, Rupiah Tertekan Menuju Rp18.000/US$
Market
4 Pertanyaan Penting yang Mengubah Cara Saya Mengambil Keputusan Sebagai Pendiri
4 Pertanyaan Penting yang Mengubah Cara Saya Mengambil Keputusan Sebagai Pendiri
Bisnis
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Saham AS Beragam di Penutupan Perdagangan; Dow Jones Merosot 0.16%
Market

Saham AS Beragam di Penutupan Perdagangan; Dow Jones Merosot 0.16%

Reihan
25 April 2026
Saham Singamas Merosot Tajam Pasca Tuduhan DOJ AS terhadap CEO Teo Siong Seng
Market

Saham Singamas Merosot Tajam Pasca Tuduhan DOJ AS terhadap CEO Teo Siong Seng

Reihan
21 Mei 2026
Sektor Dirgantara dan Pertahanan Jadi Motor Pertumbuhan ETF di Tengah Ketegangan Perang Iran
News

Sektor Dirgantara dan Pertahanan Jadi Motor Pertumbuhan ETF di Tengah Ketegangan Perang Iran

Dirga
24 April 2026
Saham Fanuc Jepang Melonjak ke Rekor Tertinggi Berkat Kerja Sama AI Fisik dengan Google
Market

Saham Fanuc Jepang Melonjak ke Rekor Tertinggi Berkat Kerja Sama AI Fisik dengan Google

Reihan
14 Mei 2026
Angkatan Darat AS Rencanakan Rudal Baru NGCM untuk Hancurkan Drone Kecil dengan Mudah, Bisa Digunakan di Peluncur Coyote yang Ada!
Tech

Angkatan Darat AS Rencanakan Rudal Baru NGCM untuk Hancurkan Drone Kecil dengan Mudah, Bisa Digunakan di Peluncur Coyote yang Ada!

Keenan
9 Agustus 2026
UAE Tinggalkan OPEC: Buka Jalan untuk Produksi Minyak yang Lebih Tinggi, Namun Harus Berhati-hati
Market

UAE Tinggalkan OPEC: Buka Jalan untuk Produksi Minyak yang Lebih Tinggi, Namun Harus Berhati-hati

Reihan
29 April 2026
Anggaran Filipina 2027 Diprediksi Naik 6% Menjadi 7,2 Triliun Peso
Market

Anggaran Filipina 2027 Diprediksi Naik 6% Menjadi 7,2 Triliun Peso

Reihan
27 Juni 2026
Harga Minyak Melonjak Setelah Trump Umumkan Perang Ekonomi Terhadap Iran
Market

Harga Minyak Melonjak Setelah Trump Umumkan Perang Ekonomi Terhadap Iran

Reihan
20 Agustus 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Bisnis
  • Market
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?