Intisari Utama
- Nomor “ajaib” untuk pensiun yang nyaman di Amerika Serikat meloncat ke angka sekitar $1,46 juta, meningkat $200.000 dari tahun lalu.
- Angka ini berdasarkan survei kepada 4.375 orang dewasa Amerika, mencerminkan kekhawatiran tentang inflasi dan harapan hidup yang lebih panjang.
- Sementara itu, tabungan pensiun rata-rata untuk orang-orang yang mendekati usia pensiun, antara 55 hingga 64 tahun, hanya sebesar $185.000.
Bayangkan seperti apa pensiun impian bagi kebanyakan orang Amerika.
Laporan terbaru dari firma jasa keuangan Northwestern Mutual mengungkapkan bahwa orang Amerika kini percaya mereka butuh $1,46 juta untuk pensiun dengan nyaman, naik $200.000 dibandingkan tahun lalu.
Survei yang melibatkan 4.375 orang dewasa ini menemukan bahwa beberapa faktor, seperti kenaikan harga, menjadi pendorong angka ideal pensiun tersebut.
“Nomor ‘ajaib’ yang baru mencerminkan banyak faktor, mulai dari inflasi yang terus ada hingga harapan hidup yang semakin panjang, serta ketidakpastian mengenai masa depan Jaminan Sosial,” ungkap John Roberts, Chief Field Officer di Northwestern Mutual. “Pensiun semakin kompleks, dan orang-orang Amerika merespons dengan menargetkan ekspektasi yang lebih tinggi tentang apa yang mereka butuhkan.”
Yang jadi masalah bukan cuma angka target pensiun yang terus naik, tetapi sebagian besar orang belum mencapai angka itu. Data dari Federal Reserve menunjukkan bahwa tabungan pensiun rata-rata bagi orang-orang berusia 55 hingga 64 tahun hanya sebesar $185.000. Sedangkan, orang-orang berusia 65 hingga 72 tahun memiliki tabungan pensiun rata-rata hanya $200.000, atau hanya 13% dari yang mereka percaya mereka butuhkan untuk pensiun dengan nyaman, menurut Northwestern Mutual.
Survei juga menemukan bahwa hampir setengah (48%) orang Amerika merasa bahwa sangat mungkin mereka akan kehabisan tabungan pensiun mereka.
Bagi kebanyakan orang Amerika, mencapai target pensiun $1,46 juta tergantung pada waktu mereka mulai menabung. Northwestern Mutual pun menghitung: jika diandaikan ada return investasi sebesar 7% per tahun, pekerja yang berusia 20 tahun harus menyisihkan sekitar $385 per bulan untuk mencapai $1,46 juta pada usia 65 tahun. Namun, jika pekerja tersebut mulai menabung saat berusia 50 tahun, mereka harus menyetor $4.607 per bulan ke rekening pensiun untuk mendapatkan hasil yang sama.
Tentu saja, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dan “jumlah yang sebenarnya perlu disimpan itu unik untuk masing-masing individu,” ungkap survei tersebut. “Kebutuhan Anda akan bergantung pada biaya pensiun yang Anda perkirakan.”
Survei Lain Menemukan Angka Ajaib yang Lebih Tinggi
BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia dengan $14 triliun dalam aset yang dikelola, juga melakukan survei terhadap 1.000 pemilih terdaftar tahun lalu. Mereka menanyakan berapa banyak yang mereka butuhkan untuk pensiun dengan nyaman, dan rata-rata responsnya adalah $2,1 juta — bahkan lebih tinggi daripada studi Northwestern Mutual.
“Itu angka yang besar,” ucap CEO BlackRock, Larry Fink, dalam surat kepada pemegang saham 2025 mengenai jumlah $2,1 juta ini. “Lebih dari yang saya perkirakan.”
Ia juga mencatat bahwa “hampir tidak ada orang yang dekat” dengan tabungan sebanyak itu untuk pensiun. Sebagian besar responden dari BlackRock (62%) memiliki tabungan pensiun kurang dari $150.000, atau sekitar 7% dari yang mereka anggap perlu.
Menurut sebuah blog dari perusahaan jasa keuangan Fidelity, target pensiun pekerja adalah menyimpan sepuluh kali lipat dari penghasilannya pada usia 67 tahun. Untuk tetap di jalur, Fidelity merekomendasikan agar menabung sebesar penghasilan tahunan Anda di usia 30 tahun, tiga kali penghasilan tahunan di usia 40 dan enam kali penghasilan tahunan di usia 50. Jadi, misalnya, jika Anda menghasilkan $100.000, maka pada usia 50 tahun seharusnya Anda memiliki $600.000 dalam tabungan pensiun.
Target itu “mungkin terdengar ambisius,” tulis blog tersebut. “Tapi Anda punya banyak waktu untuk mencapainya.”

