Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Rangga
20 April 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > BI Luncurkan Instrumen Cerdas untuk Optimalkan DHE SDA bagi Eksportir
Market

BI Luncurkan Instrumen Cerdas untuk Optimalkan DHE SDA bagi Eksportir

Reihan
Last updated: 7 November 2026 10:31 AM
By
Reihan
5 Min Read
Share
BI Luncurkan Instrumen Cerdas untuk Optimalkan DHE SDA bagi Eksportir
SHARE

JAKARTA, investortrust.id – Bank Indonesia (BI) baru-baru ini meluncurkan beberapa instrumen inovatif untuk membantu eksportir dalam mengelola Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). Ini adalah langkah strategis untuk menjaga likuiditas eksportir, di tengah penerapan kewajiban penempatan devisa dalam negeri. Dengan adanya instrumen ini, para eksportir bisa memaksimalkan dana hasil ekspor mereka tanpa melanggar ketentuan retensi DHE SDA yang berlaku.

Deputi Gubernur Senior BI, Aida S. Budiman, menegaskan bahwa BI telah menyiapkan berbagai pilihan instrumen penempatan yang dapat diakses baik melalui lembaga perbankan maupun instrumen yang diterbitkan oleh BI dan pemerintah. Ini memberikan fleksibilitas bagi eksportir dalam melakukan penempatan dan pemanfaatan DHE SDA mereka.

dalam sebuah konferensi pers mengenai perkembangan implementasi DHE SDA, Aida menjelaskan, “Penempatan ini dilakukan untuk menambah likuiditas yang dibutuhkan para eksportir, sejalan dengan kewajiban penempatan DHE SDA sesuai ketentuan.” Ini adalah sinyal positif bagi para pelaku industri, karena mereka dapat lebih fokus pada pengembangan usaha sekaligus memenuhi regulasi yang ada.

Instrumen penempatan yang ditawarkan oleh BI mencakup Time Deposit (TD) DHE Valas BI dalam denominasi dolar AS dan valuta asing lainnya, dengan tenor mencapai 12 bulan. Penempatan ini dapat dilakukan melalui bank-bank yang sudah ditentukan, sehingga menambah kenyamanan bagi eksportir dalam mengelola keuangan mereka.

Selain TD DHE Valas, ada juga peluang untuk membeli Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) di pasar sekunder, yang juga memiliki tenor hingga 12 bulan. Pentingnya diversifikasi ini akan membantu eksportir dalam memaksimalkan nilai dari DHE SDA mereka sambil tetap memenuhi kewajiban peraturan yang ada.

Tak hanya itu, BI juga memfasilitasi eksportir untuk menggunakan DHE SDA sebagai dukungan pembiayaan dan manajemen risiko. Misalnya, eksportir bisa memanfaatkan DHE SDA sebagai underlying untuk transaksi swap lindung nilai dengan bank. Ini bisa menjadi alat bantu yang sangat berharga dalam mengelola risiko fluktuasi nilai tukar yang sering terjadi di pasar global.

Read more  Pertanyaan Besar: Apakah Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve Satu Kali Saja atau Awal Siklus Kenaikan yang Lebih Panjang?

Eksportir juga bisa memanfaatkan DHE SDA sebagai agunan kredit rinpiah melewati bank. Di samping itu, mereka bisa membuka rekening khusus DHE SDA dalam valuta asing untuk melakukan transaksi foreign exchange (FX) swap beli dengan bank terkait. Dengan adanya berbagai opsi ini, eksportir bisa lebih fleksibel dalam mengatur arus kas dan strategi keuangan mereka.

“Penyediaan berbagai instrumen ini adalah bagian dari upaya BI untuk menjaga agar kewajiban penempatan DHE SDA tidak mengurangi fleksibilitas eksportir dalam memenuhi kebutuhan likuiditas usahanya,” jelas Aida. Ini adalah bentuk dukungan nyata dari BI untuk mempermudah hidup para pelaku industri dalam kondisi ekonomi yang kadang tidak terduga.

Dalam kesempatan yang sama, Aida juga menjelaskan bahwa kebijakan DHE SDA mengikuti dua skema pengaturan. Yang pertama adalah ketentuan umum, dan yang kedua adalah perlakuan khusus berdasarkan Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026. Untuk skema umum, eksportir diwajibkan mengalirkan DHE SDA ke rekening khusus dalam waktu maksimal tiga bulan setelah bulan pendaftaran pemberitahuan pabean ekspor (PPE).

Sementara itu, untuk perlakuan khusus, eksportir sektor pertambangan nonmigas yang memenuhi syarat dapat menggunakan skema penempatan minimal 30% selama tiga bulan. Sisa 70% dari dana tersebut bisa digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aida menambahkan bahwa BI juga bertanggung jawab untuk mengawasi semua tahap implementasi DHE SDA, mulai dari pemasukan hingga pemanfaatan dana. Pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa semua yang ditetapkan dalam peraturan berjalan dengan baik dan untuk mendukung kelancaran aktivitas dunia usaha.

Dengan semua fasilitas ini, BI menunjukkan komitmen dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama melalui sektor ekspor. Bagi para eksportir, ini adalah momen yang tepat untuk memanfaatkan berbagai instrumen yang ada, sambil tetap menjaga kepatuhan pada regulasi yang berlaku. Semoga langkah ini bisa membawa dampak positif bagi perekonomian nasional ke depannya.

Read more  Hong Kong Incar Central Bank untuk Jadi Pusat Perdagangan Emas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Dalam Gejolak Ekonomi, Lo Kheng Hong Ungkap Tiga Emiten with Potensi Menarik para Investor Dalam Gejolak Ekonomi, Lo Kheng Hong Ungkap Tiga Emiten with Potensi Menarik para Investor
Next Article Windows 11 27H2 Siap Hadir: Perubahan Besar yang Tak Boleh Melenceng dari Microsoft! Windows 11 27H2 Siap Hadir: Perubahan Besar yang Tak Boleh Melenceng dari Microsoft!
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

“Kenapa Rencana Bisnis Anda Harus Fleksibel untuk Beradaptasi?”
“Kenapa Rencana Bisnis Anda Harus Fleksibel untuk Beradaptasi?”
Bisnis
Insting yang Membawa Anda Naik Jabatan Bisa Jadi Penghambat Karier Anda
Insting yang Membawa Anda Naik Jabatan Bisa Jadi Penghambat Karier Anda
Bisnis
JPMorgan Melakukan Investasi $5 Miliar dalam Keamanan AS; Dukung Startup Castelion dan Hadrian
JPMorgan Melakukan Investasi $5 Miliar dalam Keamanan AS; Dukung Startup Castelion dan Hadrian
News
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Saat Thailand Perketat Aturan untuk Turis Asing, Surga Liburan Ini Memikirkan Kembali Sambutannya
Market

Saat Thailand Perketat Aturan untuk Turis Asing, Surga Liburan Ini Memikirkan Kembali Sambutannya

Reihan
5 Oktober 2026
Peluang Keuangan Digital Meningkat, Komdigi Soroti Pentingnya Literasi Keuangan
Market

Peluang Keuangan Digital Meningkat, Komdigi Soroti Pentingnya Literasi Keuangan

Reihan
2 November 2026
Perusahaan Konsumen Indonesia Siap Hadapi Tekanan Laba Akibat Melemahnya Rupiah
Market

Perusahaan Konsumen Indonesia Siap Hadapi Tekanan Laba Akibat Melemahnya Rupiah

Reihan
8 Agustus 2026
PM Inggris Starmer Mundur; Sosok Pengganti Siap Memimpin pada September
Market

Siapa yang Bisa Menyelamatkan Inggris? Seringnya Ganti PM Tanda Masalah yang Mendalam di UK

Reihan
23 Juni 2026
Pengumuman Model AI Muse Spark dari Meta Mendapat Tanggapan Positif dari Analis
Market

Pengumuman Model AI Muse Spark dari Meta Mendapat Tanggapan Positif dari Analis

Reihan
9 April 2026
Microsoft Dilaporkan Akan Pangkas Sekitar 5.000 Pekerja
Market

Microsoft Dilaporkan Akan Pangkas Sekitar 5.000 Pekerja

Reihan
6 Juli 2026
Thailand Terapkan Aturan Baru untuk Pusat Data di Tengah Lonjakan Permohonan
Market

Thailand Terapkan Aturan Baru untuk Pusat Data di Tengah Lonjakan Permohonan

Reihan
28 Oktober 2026
Indonesia Siap Luncurkan Ekspor Energi Bersih US$30 Miliar ke Singapura di Akhir Tahun ini
Market

Indonesia Siap Luncurkan Ekspor Energi Bersih US$30 Miliar ke Singapura di Akhir Tahun ini

Reihan
12 Mei 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?