JAKARTA, investortrust.id – Kesadaran generasi muda akan pentingnya perlindungan finansial masih perlu ditingkatkan. Survei literasi keuangan IFG Progress menunjukkan, dari responden berusia 18-25 tahun yang sebagian besar adalah mahasiswa, hanya 9% yang memiliki asuransi. Kondisi ini jelas jadi tantangan besar bagi industri asuransi untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya proteksi sejak dini.
Jika kita lihat lebih jauh, 96% responden mengaku tahu tentang produk tabungan, dan dari angka itu, 94% sudah memiliki tabungan. Ini jelas memperlihatkan adanya kesenjangan antara pemahaman dan pemanfaatan produk perlindungan. Artinya, masih banyak yang perlu dikerjakan untuk membuat orang lebih paham akan pentingnya memiliki asuransi.
Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, menjelaskan bahwa inklusi keuangan tidak hanya soal akses ke produk tapi juga bagaimana masyarakat memahami manfaat dari produk tersebut dan apakah produk itu sesuai dengan kebutuhan mereka. Penting untuk dicatat, proteksi asuransi bukan pengganti tabungan atau investasi. Fungsi asuransi adalah membantu mengatasi dampak finansial ketika risiko terjadi. Dengan adanya asuransi, masyarakat tidak perlu menguras tabungan, menjual aset, atau mengorbankan tujuan hidup yang sudah direncanakan.
Sementara itu, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi perasuransian tercatat cuma 42,84%, dengan indeks inklusinya mencapai 29,55%. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih kurang paham tentang pentingnya asuransi dalam hidup mereka.
Menurut Gatot, perlindungan asuransi perlu diintegrasikan dalam perencanaan keuangan sejak dini. Langkah ini bisa membantu masyarakat untuk lebih siap menghadapi risiko kesehatan, kecelakaan, atau kehilangan penghasilan yang bisa mengganggu stabilitas finansial keluarga. Dengan demikian, perencanaan keuangan yang baik dan perlindungan asuransi yang memadai akan memberikan rasa aman bagi setiap individu.
IFG Life sendiri berkomitmen untuk terus mendorong literasi keuangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan. Selain itu, perusahaan ini juga menawarkan berbagai pilihan perlindungan yang menarik, termasuk santunan untuk penyakit kritis dan solusi perencanaan pensiun yang komprehensif. Langkah ini diharapkan bisa membantu masyarakat mempersiapkan diri dalam menghadapi risiko kesehatan sekaligus menjaga kesiapan finansial untuk masa depan.
Semua ini jelas menunjukkan betapa pentingnya memiliki asuransi dalam kehidupan kita, tidak hanya sebagai bentuk perlindungan tetapi juga sebagai bagian dari manajemen keuangan yang bijaksana. Dengan pemahaman yang lebih baik dan akses yang lebih luas ke produk-produk asuransi, diharapkan masyarakat, terutama generasi muda, akan semakin sadar tentang pentingnya memiliki perlindungan yang memadai dalam perencanaan keuangannya.
Dengan demikian, semua pihak, termasuk industri asuransi dan lembaga keuangan, harus bekerja sama untuk menjalankan edukasi yang menyeluruh dan menarik agar pemahaman masyarakat mengenai perlindungan ini semakin berkembang, terutama di kalangan anak muda yang adalah generasi masa depan kita.

