Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Stok Gula Rafinasi Terjamin Hingga Desember, Menperin Targetkan Pasokan untuk 2027
Market

Stok Gula Rafinasi Terjamin Hingga Desember, Menperin Targetkan Pasokan untuk 2027

Reihan
Last updated: 28 Oktober 2026 5:25 PM
By
Reihan
3 Min Read
Share
Stok Gula Rafinasi Terjamin Hingga Desember, Menperin Targetkan Pasokan untuk 2027
SHARE

JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji memastikan bahwa stok gula rafinasi untuk industri makanan dan minuman masih aman hingga Desember 2026.

Walau begitu, Sarmuji juga mendorong agar penyelesaian neraca komoditas dan persetujuan impor gula rafinasi untuk tahun 2027 bisa dipercepat. Hal ini penting untuk mengantisipasi kebutuhan industri, terutama saat memasuki tahun baru. Pernyataan ini muncul setelah pertemuannya dengan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI).

Sarmuji menjelaskan bahwa kepastian pasokan di awal 2027 memerlukan perhatian ekstra dari pemerintah. Sebab, permintaan terhadap gula rafinasi biasanya meningkat menjelang berbagai hari besar keagamaan, seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), kemudian berlanjut ke bulan Ramadan dan Idulfitri.

“Kita antisipasi momen-momen besar yang akan datang. Dari Nataru sampai puasa dan hari raya, kebutuhan bahan baku industri, terutama gula, pasti meningkat,” ujar Sarmuji seusai menerima perwakilan AGRI di Kantor Kemenperin, Jakarta.

Pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan AGRI setelah mendengar keluhan dari salah satu pabrik yang mengalami kekurangan pasokan gula rafinasi hingga 15.000 ton. Kekurangan ini bisa mengganggu kelangsungan produksi jika tidak segera ditangani.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini juga menyebutkan bahwa kerja sama dengan AGRI telah membantu mengatasi masalah tersebut. Saat ini, pasokan gula rafinasi untuk pabrik yang mengalami keluhan sudah mencapai 90% dari total kebutuhan mereka.

“Setelah koordinasi, alhamdulillah masalah ini teratasi. Sekarang pabrik yang sebelumnya mengalami kekurangan sudah mendapatkan 90% dari kebutuhannya, dan insyaallah tidak ada pabrik yang berhenti produksi karena kurangnya gula rafinasi. Sampai Desember ini, insyaallah aman,” ungkapnya.

Namun, Sarmuji menegaskan pentingnya memastikan pasokan bisa tersedia kembali di Januari 2027. Untuk itu, pemerintah sedang mengupayakan percepatan penyelesaian neraca komoditas supaya pemesanan gula rafinasi dan kedatangan bahan baku industri sesuai dengan kebutuhan.

Read more  BN Perpanjang Dominasinya di Johor dengan Kemenangan 'Luar Biasa'. Apa Selanjutnya, Pemilu Umum?

“Pertanyaannya adalah, apakah pasokan datang lebih cepat awal tahun depan? Itu yang sedang kita usahakan. Kita ingin memastikan bahwa neraca komoditas bisa segera diselesaikan, sehingga pemesanan gula rafinasi sebagai bahan baku industri aman di awal tahun,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua AGRI Supriyadi mengungkapkan bahwa rencana impor gula rafinasi tahun ini diharapkan mencapai sekitar 3 juta ton. Pasokan ini ditargetkan cukup untuk memenuhi permintaan industri sampai akhir Desember 2026, walaupun ketersediaan di Januari perlu diantisipasi lebih lanjut.

Supriyadi juga mengemukakan bahwa percepatan dalam penerbitan rencana kebutuhan industri dan persetujuan impor untuk 2027 sangat penting agar pasokan gula rafinasi bisa kembali tersedia pada awal tahun depan.

“Tahun ini kami harapkan ada sekitar 3 juta ton, yang seharusnya cukup sampai akhir Desember. Namun, perlu ada perhatian untuk ketersediaan di Januari. Kami mohon kepada Pak Menteri agar ini menjadi prioritas untuk percepatan penerbitan rencana kebutuhan industri dan persetujuan impornya,” tutup Supriyadi.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Hanya 9% Anak Muda Miliki Asuransi, IFG Life Ajak Generasi Muda Populerkan Proteksi Dini Hanya 9% Anak Muda Miliki Asuransi, IFG Life Ajak Generasi Muda Populerkan Proteksi Dini
Next Article GTA VI Diperkirakan Hadir dengan Ukuran 210GB, Ini Waktu Download Berdasarkan Kecepatan NBN GTA VI Diperkirakan Hadir dengan Ukuran 210GB, Ini Waktu Download Berdasarkan Kecepatan NBN
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

IHSG Diprediksi Menguat, Tiga Saham Unggulan Dipimpin BBNI
IHSG Diprediksi Menguat, Tiga Saham Unggulan Dipimpin BBNI
Market
Windows 11 Siap Hadirkan Pendekatan Baru untuk Fitur Recall—Namun, Apakah Context Vault Cukup Meyakinkan Skeptis AI?
Windows 11 Siap Hadirkan Pendekatan Baru untuk Fitur Recall—Namun, Apakah Context Vault Cukup Meyakinkan Skeptis AI?
Tech
Pendekatan Hedge Fund yang Mungkin Mengungguli Obligasi
Pendekatan Hedge Fund yang Mungkin Mengungguli Obligasi
News
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Anggaran Filipina 2027 Hadapi Ujian Disiplin Fiskal Usai Putusan Pengadilan
Market

Anggaran Filipina 2027 Hadapi Ujian Disiplin Fiskal Usai Putusan Pengadilan

Reihan
24 Oktober 2026
Saham Microsoft Melesat dengan Kenaikan Tercepat dalam 26 Tahun, Sukses Gapai Titik Impas di Tahun Ini
Market

Saham Microsoft Melesat dengan Kenaikan Tercepat dalam 26 Tahun, Sukses Gapai Titik Impas di Tahun Ini

Reihan
4 Agustus 2026
Singapura dan Thailand Pimpin Kepercayaan Konsumen ASEAN, Namun Pemandangan Wilayah Berbeda: Survei UOB
Market

Singapura dan Thailand Pimpin Kepercayaan Konsumen ASEAN, Namun Pemandangan Wilayah Berbeda: Survei UOB

Reihan
24 Juli 2026
Starbucks Rencanakan Pemangkasan Pekerja di Luar Negeri Setelah PHK 300 Posisi di AS
Market

Starbucks Rencanakan Pemangkasan Pekerja di Luar Negeri Setelah PHK 300 Posisi di AS

Reihan
15 Mei 2026
Miliarder Terkaya Indonesia Lepas Saham di Tengah Aturan Kepemilikan yang Semakin Ketat
Market

Miliarder Terkaya Indonesia Lepas Saham di Tengah Aturan Kepemilikan yang Semakin Ketat

Reihan
12 April 2026
Thailand dan Malaysia Berseteru Terkait Pembatasan Perdagangan Seafood
Market

Thailand dan Malaysia Berseteru Terkait Pembatasan Perdagangan Seafood

Reihan
16 Juni 2026
El Nino Ancam Lonjakan Harga Pangan di ASEAN
Market

El Nino Ancam Lonjakan Harga Pangan di ASEAN

Reihan
2 Juli 2026
Lenovo Perkuat Jalur Server AI dan Fokus pada Pertumbuhan di Wilayah Asia-Pasifik
Market

Lenovo Perkuat Jalur Server AI dan Fokus pada Pertumbuhan di Wilayah Asia-Pasifik

Reihan
23 Juni 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?