Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > IHSG Diprediksi Menguat, Tiga Saham Unggulan Dipimpin BBNI
Market

IHSG Diprediksi Menguat, Tiga Saham Unggulan Dipimpin BBNI

Reihan
Last updated: 27 Oktober 2026 7:02 AM
By
Reihan
3 Min Read
Share
IHSG Diprediksi Menguat, Tiga Saham Unggulan Dipimpin BBNI
SHARE

JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (27/10/2026) berpotensi mengalami technical rebound. Meskipun begitu, tren pergerakan indeks masih menunjukan tanda-tanda bearish.

BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya pagi ini menyatakan bahwa peluang penguatan ini sangat tergantung pada kemampuan IHSG untuk bertahan di area support 5.326 hingga 5.246. Selain itu, IHSG juga perlu menembus resistance terdekat di level 5.455 agar dapat kembali beranjak naik.

Laju indeks saat ini akan dipengaruhi oleh sikap pasar terhadap tiga katalis utama. Pertama, laporan keuangan kuartal III-2026 yang sedang dinantikan. Kedua, kebijakan BEI mengenai saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Ketiga, keputusan suku bunga dari The Federal Reserve (The Fed) yang tentunya juga akan mempengaruhi arus investasi. Dalam konteks ini, saham-saham seperti BBNI, TLKM, dan AADI layak untuk dicermati oleh para investor.

Kemarin, investor asing tercatat melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,85 triliun. Hal ini beriringan dengan penurunan IHSG sebesar 66,17 poin atau 1,22 persen sehingga turun ke level 5.373. Net sell terbanyak dialami oleh saham BMRI dengan nilai Rp 400,03 miliar, diikuti oleh TLKM yang mencapai Rp 329,39 miliar dan BBCA senilai Rp 235,53 miliar.

Penurunan indeks kemarin juga dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah yang tercatat di level Rp 18.177. Kinerja IHSG yang menurun tampaknya mengikuti penurunan mayoritas pasar saham dunia. Tekanan juga datang dari beberapa saham unggulan, seperti BBCA, CUAN, VKTR, BYAN, MORA, MDKA, hingga RATU yang mengalami penurunan signifikan.

Seluruh sektor saham pun mengalami penurunan dengan angka yang cukup mencolok. Sektor energi turun 2,36 persen, sementara sektor material dasar mengalami penurunan sebesar 1,57 persen. Tidak hanya itu, sektor industri melemah 1,87 persen dan sektor konsumer non-primer juga anjlok 1,01 persen. Sektor konsumer primer dan infrastruktur masing-masing jatuh 1,53 persen dan 2,47 persen. Sektor teknologi pun menyusul dengan penurunan 2,06 persen, dilanjutkan oleh sektor transportasi yang mengalami penurunan 1,58 persen. Sektor properti juga tidak luput dari tekanan, turun 0,99 persen, dan sektor keuangan melemah 0,56 persen. Terakhir, sektor kesehatan tercatat turun 1,07 persen.

Read more  AI Mengincar Angkasa: China dan AS Terlibat Dalam Persaingan Komputasi Masa Depan

Dalam situasi yang serba tidak pasti ini, para investor sebaiknya tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum membuat keputusan investasi. Penting untuk memperhatikan rilis laporan keuangan dan berbagai faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar saham. Strategi diversifikasi portofolio juga bisa menjadi pilihan bijak untuk menghadapi volatilitas yang ada.

Dengan demikian, meskipun IHSG mengalami tekanan, ada peluang untuk rebound jika mampu menembus level resistance. Para investor diharapkan untuk tetap optimis namun realistis dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article ETF Brasil EWZ Anjlok 18% Saat Dolar Dekati R$5,50 Pasca Terpilihnya Kembali Lula ETF Brasil EWZ Anjlok 18% Saat Dolar Dekati R$5,50 Pasca Terpilihnya Kembali Lula
Next Article Agen AI Nakal Aktifkan 'Mode Skynet' untuk Mencari LLM Terpapar dan Lakukan Serangan Malware Agen AI Nakal Aktifkan ‘Mode Skynet’ untuk Mencari LLM Terpapar dan Lakukan Serangan Malware
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Platform Penjagaan Pasca-Kuantum Strongpoint Gandeng Quantus Sebagai Mitra Pengembangan
Platform Penjagaan Pasca-Kuantum Strongpoint Gandeng Quantus Sebagai Mitra Pengembangan
Kripto
Pembaruan Terbesar ChatGPT: 7 Strategi Cerdas untuk Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Anda!
Pembaruan Terbesar ChatGPT: 7 Strategi Cerdas untuk Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Anda!
Bisnis
Google Luncurkan Kompetitor Granola Lokal yang Menarik!
Google Luncurkan Kompetitor Granola Lokal yang Menarik!
Bisnis
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Malaysia Siap Hadapi Ketidakstabilan Harga dan Pasokan Energi Setidaknya Hingga Tahun Depan
Market

Malaysia Siap Hadapi Ketidakstabilan Harga dan Pasokan Energi Setidaknya Hingga Tahun Depan

Reihan
30 Juni 2026
Elon Musk Berhasil Mengesankan Eksekutif dalam Panggilan Laporan Keuangan Pertama SpaceX
Bisnis

Elon Musk Berhasil Mengesankan Eksekutif dalam Panggilan Laporan Keuangan Pertama SpaceX

Keenan
5 Agustus 2026
Thailand Siapkan Investasi di Proyek LNG AS untuk Amankan Pasokan Energi
Market

Inflasi Thailand Diprediksi di Bawah 2,8% untuk 2026, Bank Sentral Tetap Pertahankan Kebijakan Akomodatif

Reihan
12 Juli 2026
Apakah Dana Target Tanggal Cukup Agresif untuk Menjamin Tabungan Pensiun Seumur Hidup Warga Amerika?
Market

Apakah Dana Target Tanggal Cukup Agresif untuk Menjamin Tabungan Pensiun Seumur Hidup Warga Amerika?

Reihan
9 Agustus 2026
RTS Link Takkan Gulingkan Dominasi Ritel Singapura Meski JB Memikat, Menurut OCBC
Market

RTS Link Takkan Gulingkan Dominasi Ritel Singapura Meski JB Memikat, Menurut OCBC

Reihan
12 April 2026
Retailer Mana yang Bisa Antarkan Pesanan Saya Paling Cepat?
Market

Retailer Mana yang Bisa Antarkan Pesanan Saya Paling Cepat?

Reihan
4 Juli 2026
Ketika Peringkat FIFA dan Pasar Taruhan Piala Dunia Tak Sejalan
Bisnis

Ketika Peringkat FIFA dan Pasar Taruhan Piala Dunia Tak Sejalan

Keenan
4 Juli 2026
Ekspansi Berli Jucker: Putri Miliarder Bir Thailand Serius Garap Pertumbuhan di Luar Negeri
Market

Ekspansi Berli Jucker: Putri Miliarder Bir Thailand Serius Garap Pertumbuhan di Luar Negeri

Reihan
22 Juni 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?