[DILI] Beberapa tahun lalu, ketika melihat seorang pedagang keliling asal China bersepeda naik bukit curam di Timor-Leste dengan sepeda yang mengangkut wadah plastik, Jose Ramos-Horta berpikir, jika diberi waktu setahun, pasti pria itu akan membuka tokonya sendiri; jika lima tahun, usahanya pasti sudah berkembang pesat.
Bagi para investor asing yang mengamati dari jauh dan bertanya-tanya apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuka usaha di negara termuda di Asia, Presiden Timor-Leste punya satu jawaban: berani mengambil risiko dan bersikap adventurous.
“Mengapa orang-orang China ada di seluruh dunia bukan hanya karena China besar dan memiliki miliaran dolar untuk diinvestasikan, tetapi karena mereka tidak menunggu kesempurnaan untuk pergi ke negara lain,” katanya dalam wawancara dengan The Business Times di Istana Kepresidenan di Dili.
Ramos-Horta menyampaikan bahwa semangat berwirausaha seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi para investor yang ingin berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi Timor-Leste yang penuh potensi. Ia percaya, dengan pendekatan yang tepat, banyak peluang yang menunggu untuk dijelajahi di sektor bisnis dan investasi.
Dengan kehadiran sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak dan gas, serta potensi di sektor pariwisata, kesempatan untuk berinvestasi terasa sangat menjanjikan. Tidak hanya itu, Timor-Leste juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan yang bisa menarik perhatian wisatawan dari seluruh penjuru dunia.
Dalam beberapa tahun terakhir, infrastruktur di negara ini mulai diperbaiki, dan pemerintah berupaya keras untuk menarik lebih banyak investor asing. Ramos-Horta meyakini bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung investasi. Kami perlu membangun kepercayaan di antara investor dan menawarkan jaminan hukum yang solid untuk melindungi kepentingan mereka,” tambahnya, menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan iklim investasi di Timor-Leste.
Keberanian untuk mengambil risiko adalah hal yang dijunjungnya, dan ia berharap bisa menjadi contoh bagi generasi muda di negaranya. Dalam pandangannya, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh visi, inovasi, dan kemauan untuk mencoba.
Ramos-Horta menekankan pentingnya menilai dan memahami pasar lokal sebelum terjun ke dalam bisnis. Ia mendorong para investor untuk melakukan studi yang mendalam dan mencari mitra lokal yang terpercaya untuk memudahkan proses adaptasi di negara yang baru berkembang ini.
“Investasi yang sukses adalah investasi yang berlandaskan pada pemahaman yang baik tentang kebutuhan dan karakter masyarakat setempat,” tandasnya.
Semangat wirausaha yang inovatif tak diragukan lagi menjadi kunci sukses Timor-Leste ke depan. Semoga dengan keberanian dan semangat investor, negara ini dapat tumbuh dan berkembang menjadi pusat bisnis yang menarik di kawasan Asia Tenggara.

