HONG KONG/BEIJING, 15 Juli – Perusahaan startup AI asal China, DeepSeek, berencana untuk meluncurkan putaran penggalangan dana baru dengan valuasi sekitar 500 miliar yuan (sekitar $74 miliar) menjelang kemungkinan penawaran umum perdana (IPO) di daratan, menurut dua sumber yang mengetahui masalah ini.
Rencana ini muncul beberapa minggu setelah perusahaan yang berbasis di Hangzhou ini menjadi sorotan global berkat model AI berbasis biaya rendah yang diluncurkan pada 2025, dan berhasil mengumpulkan sekitar $7.4 miliar di bulan Juni dengan valuasi pasca-dana sekitar 450 miliar yuan. Namun, pengajuan dari dua investor China menunjukkan bahwa valuasi DeepSeek mungkin sekitar 350,88 miliar yuan atau sekitar $52 miliar.
Rencana penggalangan dana yang berurutan ini menandakan minat kuat investor terhadap salah satu perusahaan AI yang paling diamati di China, tetapi juga menunjukkan peningkatan biaya dalam bersaing di industri AI, yang membutuhkan daya komputasi besar, kapasitas pusat data, dan talenta teknik.
DeepSeek berusaha mengumpulkan dana hingga 50 miliar yuan di putaran pendanaan baru ini, menurut seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Mereka juga telah memulai diskusi awal tentang kemungkinan IPO di Pasar STAR, yang mirip dengan Nasdaq di Shanghai, menurut ketiga sumber dan dua orang lainnya.
Perusahaan ini telah menetapkan target internal untuk menyelesaikan pengajuan IPO tahun ini, menurut salah satu sumber.
Semua sumber yang memberikan informasi ini memilih untuk tidak diidentifikasi karena informasi ini tidak bersifat publik. Rencana penggalangan dana dan IPO masih berada di tahap awal, dan syarat serta jadwalnya dapat berubah.
DeepSeek belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.
Tulisan Bloomberg News pertama kali melaporkan pada hari Selasa bahwa DeepSeek sedang mempersiapkan pengajuan IPO yang mungkin, sementara Financial Times melaporkan bahwa perusahaan ini sedang mempertimbangkan putaran penggalangan dana baru dengan valuasi setidaknya 480 miliar yuan.
BIAYA YANG MENINGKAT
DeepSeek mengguncang pasar teknologi global tahun lalu setelah merilis model yang sepertinya bisa bersaing dengan sistem terkemuka dari AS dengan biaya pelatihan dan operasional yang lebih rendah.
Segera setelah putaran penggalangan dana pertamanya di bulan Juni, DeepSeek mengumumkan rencana untuk menggandakan jumlah karyawan di berbagai departemen, termasuk di bidang pusat data dan agen AI, yaitu sistem yang mampu melakukan tugas dengan sedikit dorongan.
Beberapa inisiatif tersebut akan memerlukan pengeluaran modal yang signifikan. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa DeepSeek sedang mengembangkan chip inferensi AI-nya sendiri dan secara diam-diam telah meningkatkan perekrutan insinyur desain chip untuk proyek tersebut.
DeepSeek dikenal di sektor AI China karena menolak pendanaan dari pihak luar. Pendiri Liang Wenfeng sebagian besar membiayai perusahaan ini menggunakan dana lindung nilai kuantitatif High-Flyer sebelum pembiayaan eksternal barunya, menurut sumber-sumber yang sebelumnya berbicara kepada Reuters.
Namun, biaya untuk tetap berada di garis depan AI telah meningkat tajam, memaksa perubahan strategi.
Selama tahun lalu, DeepSeek menghadapi persaingan yang ketat dari raksasa teknologi di dalam negeri seperti ByteDance dan Alibaba, serta startup AI berpendanaan baik seperti Z.ai, Moonshot, dan MiniMax.
Pada putaran pendanaan bulan Juni, pendiri DeepSeek, Liang, secara pribadi berkomitmen 20 miliar yuan, sementara Tencent Holdings dan raksasa baterai CATL masing-masing menyumbang 10 miliar yuan dan 5 miliar yuan untuk menjadi pemegang saham eksternal terbesar, menurut laporan Reuters saat itu.
Investor lain termasuk dana AI nasional China, pengembang game NetEase, dan raksasa e-commerce JD.com, serta perusahaan investasi seperti IDG Capital, Loyal Valley Capital, Monolith Management, dan Shixiang Capital, menurut sumber dan laporan media.
Partisipasi dana AI yang didukung negara menyoroti pentingnya strategis DeepSeek dalam upaya Beijing untuk membangun juara AI domestik dan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.
($1 = 6.7704 yuan renminbi China)

