Stok SpaceX terus mengalami fase konsolidasi di Bursa Saham New York, satu minggu setelah pencatatan di Nasdaq.
SpaceX mencatatkan diri sebagai salah satu penambahan tercepat dalam indeks Nasdaq-100, memicu gelombang baru pembelian dari investor pasif tidak lama setelah debut publik yang bom besar. Pergerakan ini menjadi sorotan, mengingat betapa cepatnya perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk ini beradaptasi di pasar.
Nasdaq akan mengumumkan setelah penutupan pada hari Jumat apakah SpaceX memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam indeks teknologi benchmark. Jika perusahaan ini memenuhi persyaratan, dana yang melacak indeks dan sponsor produk lainnya akan mulai membeli saham setelah pasar tutup pada 6 Juli. SpaceX akan resmi bergabung dengan Nasdaq-100 sebelum perdagangan dimulai pada 7 Juli.
Lebih dari $800 miliar mengikuti indeks ini, termasuk Invesco QQQ Trust (QQQ), yang merupakan sekuritas paling populer yang diperdagangkan setiap hari dan dianggap sebagai barometer untuk pasar bullish di bidang kecerdasan buatan.
Perusahaan aerospace dan satelit ini diperkirakan akan masuk dalam indeks dengan bobot kurang dari 1%. Penambahan SpaceX dengan cepat akan menjadikannya salah satu penerima manfaat awal dari kerangka inklusi cepat yang baru diadopsi oleh Nasdaq untuk perusahaan-perusahaan publik yang baru.
Perubahan ini memungkinkan beberapa IPO besar untuk menjadi memenuhi syarat bagi Nasdaq-100 hanya setelah 15 hari perdagangan, yang secara dramatis memperpendek waktu tunggu yang sebelumnya jauh lebih lama.
Sebelumnya, investor yang melacak Nasdaq-100 harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan eksposur dari raksasa pasar yang baru terdaftar. Inklusi ini dapat menciptakan sumber permintaan baru bagi SpaceX, yang telah menjadi salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan sejak debutnya pada 12 Juni. Dana indeks dan dana yang diperdagangkan di bursa yang terkait dengan Nasdaq-100 perlu membeli saham untuk menyesuaikan dengan komposisi baru indeks.
Karena float saham SpaceX yang dapat diperdagangkan di pasar tetap kecil dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya yang total, bahkan bobot indeks yang moderat pun bisa memerlukan pembelian yang signifikan dari kendaraan investasi pasif.
Awal bulan ini, S&P Dow Jones Indices menolak untuk menciptakan proses pelacakan cepat yang serupa untuk S&P 500. Oleh karena itu, SpaceX tetap tidak memenuhi syarat untuk inklusi dalam S&P 500 karena persyaratan profitabilitas dan masa yang terpisah.
Dengan semua dinamika ini, jelas bahwa langkah SpaceX untuk merambah ke Nasdaq menandai perubahan signifikan dalam cara perusahaan-perusahaan baru dapat berinteraksi dengan pasar, menciptakan peluang baru bagi investor. Era baru investasi di sektoral teknologi ini tampaknya semakin menjanjikan.

