Pemilih di Los Angeles siap menuju tempat pemungutan suara pada hari Selasa untuk memilih walikota mereka berikutnya, dalam perlombaan yang menarik perhatian banyak orang di kota terbesar kedua di negara ini.
Namun, jika tidak ada kandidat yang mendapatkan lebih dari 50% suara setelah semua suara dihitung, dua kandidat teratas akan melanjutkan ke pemilihan putaran kedua di bulan November. Para trader di platform pasar prediksi, Kalshi, percaya bahwa walikota petahana, Karen Bass, dan mantan bintang reality show, Spencer Pratt, adalah yang paling mungkin untuk maju ke putaran kedua.
Traders cukup yakin bahwa Bass akan melaju ke putaran kedua dengan peluang 93%. Dia telah konsisten memimpin dalam jajak pendapat publik, meski masih jauh dari angka 50% untuk meraih kemenangan langsung di putaran pertama. Pratt memiliki peluang sekitar tiga dari empat untuk maju, menurut para trader.
Anggota Dewan Kota, Nithya Raman, juga menjadi tantangan bagi walikota petahana. Peluang Raman untuk maju ke putaran kedua saat ini adalah 28%.
Pemilihan walikota Los Angeles bersifat nonpartisan, meski Pratt terdaftar sebagai Republikan, sementara Raman dan Bass adalah Demokrat. Para trader pernah menganggap Raman sebagai favorit untuk memenangkan kursi walikota dengan hampir 60% peluang kemenangan pada satu titik waktu, namun peluangnya anjlok setelah debat di bulan Mei. Kini, peluangnya untuk memenangkan perlombaan hanya tinggal 11%.
Penurunan tersebut sangat mencolok sehingga Pratt sering menyinggungnya di jalur kampanye. Dia menyebut, “Dia pergi dari 64% di Kalshi, turun ke 8%,” dalam podcast “Club Random” yang dipandu Bill Maher. “Dia benar-benar terpuruk, sudah selesai.” Namun, Pratt hanya memiliki peluang 25% untuk memenangkan kursi walikota. Traders juga memberikan peluang 65% bahwa Bass akan terpilih kembali.
Meski Bass dipandang rentan setelah peringkat persetujuannya merosot akibat menangani kebakaran hutan yang melanda kota dan sekitarnya pada tahun 2025, politik konservatif Pratt bisa menjadi hambatan untuk mendapat dukungan dari mayoritas pemilih di kota yang sangat mendukung Partai Demokrat ini. Mantan Wakil Presiden, Kamala Harris, memenangkan 70% suara Angelenos dalam pemilihan presiden 2024.
Menarik untuk mengikuti perkembangan pemilihan ini, apalagi dengan beberapa dinamika yang terjadi di lapangan. Bagaimana semua ini akan berpengaruh pada langkah selanjutnya bagi Los Angeles? Kita lihat saja.

