Setelah penutupan bursa, ada beberapa perusahaan yang membuat pergerakan menarik di pasar. Mari kita lihat lebih dekat apa yang terjadi.
**Intel** membukukan kenaikan 9% setelah mengumumkan pertumbuhan pendapatan kuartalan terkuat dalam hampir 15 tahun. Pendapatan perusahaan untuk kuartal kedua mencapai $16,1 miliar, jauh lebih tinggi 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, laba per saham yang disesuaikan sebesar 42 sen juga melampaui ekspektasi analis. Ini menjadi sinyal positif bagi para investor yang mencari kestabilan di sektor teknologi.
Di sisi lain, **Deckers Outdoor**, produsen sepatu ternama, mengalami penurunan 3%. Pendapatan kuartal pertama sebesar $1,02 miliar sesuai dengan estimasi konsensus dari LSEG. Namun, pendapatan dari merek Hoka dan Ugg tidak memenuhi harapan pasar, yang menjadi salah satu faktor penyebab penurunan sahamnya.
**Robert Half**, perusahaan yang bergerak di bidang pencarian tenaga kerja, juga mengalami penurunan sekitar 9%. Mereka melaporkan hasil yang mengecewakan untuk kuartal kedua dengan laba per saham sebesar 26 sen, sesuai dengan proyeksi FactSet. Pendapatan yang dicatat sebesar $1,34 miliar berada sedikit di atas konsensus $1,32 miliar, tetapi kabar ini masih tidak cukup untuk menjaga kepercayaan investor.
Di sisi positif, **Boston Beer**, pembuat Twisted Tea, menambahkan 2% pada sahamnya. Pendapatan kuartal kedua sebesar $568,3 juta berhasil sedikit lebih baik daripada proyeksi konsensus FactSet yang sebesar $566,7 juta. Mereka juga mengonfirmasi panduan laba tahun penuh sebesar $8,50 hingga $10,50 per saham, dibandingkan estimasi konsensus sebesar $9,38. Ini menunjukkan ketahanan merek di tengah pasar yang kompetitif.
Selanjutnya, **SAP**, perusahaan perangkat lunak asal Jerman, mengalami kenaikan 3% setelah melaporkan backlog cloud meningkat 27% dibandingkan tahun lalu menjadi 22,9 miliar euro pada kuartal kedua. Pendapatan sebesar 9,88 miliar euro juga sedikit lebih baik dibandingkan proyeksi LSEG yang sebesar 9,86 miliar euro, menggambarkan kekuatan dalam penawaran teknologi mereka.
Lastly, **Advanced Micro Devices (AMD)** melesat lebih dari 2%. Dalam presentasi Advancing AI, AMD mengungkapkan bahwa pasar central processing unit (CPU) server mereka diperkirakan akan tumbuh lebih dari 50% menjadi $200 miliar pada tahun 2030, didorong oleh kecerdasan buatan yang semakin berkembang. Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa pasar AI accelerator diperkirakan akan mencapai $1,4 triliun pada tahun 2030. Ini adalah sinyal yang menggembirakan untuk masa depan industri semikonduktor.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar menunjukkan dinamika yang menarik. Beberapa perusahaan berhasil membuktikan kekuatan mereka di tengah ketidakpastian pasar, sementara yang lain harus bekerja keras untuk memenuhi harapan investor. Ini adalah saat yang menarik untuk memantau perusahaan-perusahaan ini dan melihat bagaimana mereka beradaptasi dengan tantangan dan peluang yang ada di depan.

