Pergerakan harga Ethereum yang cukup stabil belakangan ini mungkin akan segera berakhir. Analisis dari seorang analis di TradingView menunjukkan bahwa struktur yang terbentuk saat ini adalah tahap akhir sebelum ada ekspansi besar-besaran yang diprediksi akan membawa harga Ethereum melonjak lebih dari 100% pada tahun 2026.
Prediksi ini didasarkan pada sejarah harga selama beberapa dekade yang menunjukkan pola yang sangat menarik. Ethereum pernah mengalami hal serupa sebelumnya, strukturnya tetap terjaga, dan kenaikan 100% dari level harga saat ini sepertinya sangat mungkin terjadi.
A Konstruksi Konsolidasi Selama Enam Tahun yang Menyembunyikan Struktur Bullish
Analisis teknikal dari grafik timeframe yang lebih panjang, terutama candlestick bulanan, menunjukkan bahwa Ethereum telah terkurung dalam rentang konsolidasi yang cukup luas selama enam tahun terakhir. Rentang ini berada di antara $4,500 hingga $4,900 dan telah berulang kali menjadi level resistance yang sulit ditembus. Setiap kali harga mendekati level ini, selalu muncul tekanan sell yang cukup kuat.
Untuk memahami ke mana arah harga Ethereum, seorang analis yang dikenal dengan nama Phil di platform TradingView mengungkapkan bahwa para trader perlu memahami perjalanan harga Ethereum sebelumnya. Ini bukan sekadar dalam hitungan minggu atau bulan, tetapi melainkan meliputi keseluruhan sejarah pergerakan pasarnya.
Dua momen penting muncul sebagai titik balik struktural dalam grafik bulanan. Yang pertama terjadi pada awal 2017 ketika harga ETH berhasil menembus level resistance psikologis di $40 setelah sebelumnya gagal selama tahun 2016. Ini menjadi titik awal lonjakan hingga sekitar 7,500%.
Momen kedua terjadi pada pertengahan 2020, saat Ethereum mengalami konsolidasi selama dua tahun dalam pola falling wedge dan berhasil breakout dari garis support, menghasilkan lonjakan baru sebesar hampir 1,900%.
Grafik Harga Ethereum. Sumber: TradingView
Jalur Breakout Menuju Lonjakan 100%
Setelah kedua breakout tersebut, harga Ethereum mengalami periode stabil yang berlangsung cukup lama, dan saat ini kondisi serupa sedang dialami Ethereum. ETH telah berkonsolidasi hampir enam tahun di bawah level $4,900, namun tren bullish secara keseluruhan belum putus.
Perbaikan yang terjadi sejak tahun 2021 telah menciptakan higher lows, menghasilkan pola ascending triangle pada grafik bulanan. Ethereum telah mundur sekitar 25% dari puncak harga terakhirnya dan kini berada di area support pola tersebut.
Di sisi lain, level psikologis di $2,000 yang baru saja diuji beberapa minggu lalu berfungsi sebagai level support yang signifikan. Saat ini, ETH sudah rebound sekitar 8% pada grafik bulanan sejak mencapai titik terendah di $2,000. Langkah selanjutnya, menurut analisis, adalah konfirmasi melalui higher lows dan dorongan menjauh dari support.
Jika support ini bertahan dan terjadi konfirmasi bullish, jalur ke depannya menjadi cukup jelas dari sudut pandang teknis. Target utama pertama adalah kembali ke area resistance di $4,500. Jika level ini berhasil ditembus dengan bersih, maka pola ascending triangle akan dinyatakan selesai. Analis memprediksi ini dapat menghasilkan lonjakan 100% pada tahun 2026.

