Menjadi CEO adalah pekerjaan penuh waktu, tapi saya juga seorang ayah sepenuh waktu. Membangun pribadi itu sangat berbeda dengan mengembangkan bisnis. Biasanya, saya berusaha untuk memisahkan kedua peran ini. Namun, kadang-kadang, keduanya bertemu dengan cara yang sangat berharga. Parenting adalah jenis mentorship, dan mentorship itu sangat penting untuk kepemimpinan yang efektif. Apa pun yang saya lakukan untuk membantu anak-anak saya mengembangkan keterampilan atau memecahkan masalah biasanya bisa saya bawa ke tempat kerja.
Contoh yang bisa saya bagikan adalah setiap musim gugur, saya menjadi sukarelawan sebagai videografer untuk tim sepak bola di SMA anak saya. Ini memberi saya kepuasan pribadi karena saya bisa menghabiskan waktu bersama dia dan teman-temannya, serta menyalurkan minat saya dalam sinematografi dan editing video, yang memang menjadi passion saya.
Saya punya ketertarikan di bidang teknologi, yang membuat saya memimpin salah satu platform power dialing terbesar dalam industri ini. Menyentuh kamera dan lensa di waktu senggang tentunya menyenangkan. Namun, mengamati pertandingan tim juga sangat membantu saya untuk lebih tajam dalam melihat detail, memahami bagaimana dinamika sosial memengaruhi kinerja tim, dan mengidentifikasi momen-momen yang benar-benar penting — baik dalam sebuah pertandingan, sehari di kantor, maupun dalam hidup saya secara keseluruhan.
Dokumentasi dan Review Bukan Hanya untuk Laporan Langsung
Sebelum saya mulai merekam pertandingan untuk tim, saya sering mengandalkan apa yang bisa saya lihat dari tribun untuk memberitahu bagaimana keadaan berjalan. Dari sudut pandang itu, saya bisa menyaksikan permainan, down, dan touchdown, tetapi saya tidak bisa dekat dengan pemain dan sepenuhnya memahami pengalaman mereka.
Seorang running back mungkin memiliki rencana ketika mereka menerima umpan, namun jika mereka melihat pemain lawan mendekat dari sudut mata, mereka harus beradaptasi. Penonton mungkin berpikir mereka menyimpang dari rencana, tetapi mereka tidak bisa melihat apa yang dilihat oleh pemain tersebut.
Ketika saya mulai menonton pertandingan melalui lensa zoom, itu lebih dari sekadar mendekatkan saya pada aksi. Saya mendapatkan kedekatan dengan masalah yang dihadapi pemain, dan itu memberikan wawasan lebih dalam mengenai keputusan yang mereka buat.
Di PhoneBurner, banyak pemimpin lebih suka mendelegasikan dokumentasi dan review proses kepada manajemen menengah, tetapi saya merasa kurang nyaman dengan pendekatan yang sangat jarang ini. Saya memulai karier saya di dunia teknologi dengan bereksperimen di workshop, dan cara itu masih menjadi gaya saya hingga saat ini.
Ringkasan memang bagus untuk menghemat waktu, tapi seringkali melewatkan detail. Ketika saya menilai keberhasilan sebuah pembaruan berdasarkan laporan pihak ketiga, saya tidak bisa mempertimbangkan hal-hal yang mungkin dilewatkan oleh laporan langsung saya. Jika saya telah mengamati pekerjaan tersebut secara langsung, saya bisa memberikan umpan balik yang lebih tepat karena saya telah melihat detail yang sama dengan tim saya.
Observasi Proyek Lebih dari Sekadar Mengukur Kinerja
Ketika sebuah permainan sukses atau gagal, itu tidak selalu mencerminkan strategi yang digunakan. Terkadang, keberhasilan itu tentang apakah orang yang tepat ditempatkan di posisi yang tepat atau seberapa baik kepribadian tertentu bisa bekerja sama.
Saya melihat lebih dari sekadar strategi saat merekam pertandingan anak saya. Saya melihat emosi di balik permainan dan hubungan yang membentuk tim. Saya bisa melihat keringat di dahi kicker yang menunjukkan betapa gugupnya dia sebelum melakukan tendangan, atau tatapan tajam antara dua linebacker yang memberi tahu bahwa gesekan pribadi di antara mereka akan memengaruhi kemampuan mereka untuk membentuk pertahanan yang solid.
Poin saya adalah, memantau tim itu lebih dari sekadar mengukur KPI kinerja. Ini juga dapat mengajarkan pelajaran yang sangat berharga tentang bakat dan budaya. Secara skala, metrik bisa membantu Anda memahami seberapa efisien kinerja karyawan, tetapi itu tidak bisa memberi tahu Anda tentang karakter mereka atau apakah mereka mengalami masalah dengan rekan kerja yang mungkin menghambat kolaborasi mereka. Anda harus bisa mengamati pekerjaan mereka secara langsung jika ingin mendapatkan wawasan semacam itu.
Menetapkan Prioritas yang Tepat Tergantung pada Kemampuan Anda untuk Melihat Hal-Hal Kecil
Tapi mari kita zoom keluar sejenak.
Yang paling penting dari merekam pertandingan sepak bola anak saya bukanlah saya mendapatkan apresiasi atas taktik permainan, atau belajar pelajaran yang membuat saya menjadi CEO yang lebih observant. Ini tentang bagaimana saya lebih mengenalnya dengan terlibat dalam minatnya.
Saya tahu seberapa besar dia mencintai permainan. Saya tahu seberapa banyak dia menghargai teman-temannya. Dan saya tahu seperti apa pria yang sedang dia bangun. Itu sangat berarti bagi saya.
Anda tidak bisa sepenuhnya menghargai hal-hal yang tidak Anda ikuti. Ini berlaku apakah Anda seorang orang tua atau tidak, tetapi ini memiliki arti khusus bagi saya sebagai seorang ayah. Sangat penting bagi saya untuk tetap terlibat dalam apa yang terjadi di PhoneBurner, tetapi sama pentingnya bagi saya untuk dekat dengan anak saya dan melihat dunia dari sudut pandangnya. Ini tidak hanya memudahkan saya untuk memahami apa yang dia alami saat ini. Ini juga membantu saya berpartisipasi secara efektif dalam merencanakan masa depannya.
Jadi, jangan takut untuk lebih dekat dengan apa yang Anda anggap penting. Ini tidak akan membuat Anda terlalu terlibat atau kurang objektif. Sebaliknya, ini akan membuat Anda lebih peduli dan lebih sadar. Itulah yang dibutuhkan setiap panutan hebat, baik di rumah maupun di tempat kerja.

