AMD dikabarkan akan menaikkan harga chip mereka, dan kabar ini datang dari sumber-sumber dalam rantai pasokan yang memperkirakan kenaikan sekitar 10% akan diterapkan pada seluruh lini produk chip mereka.
Menurut laporan, kenaikan harga ini akan mempengaruhi GPU, prosesor, serta motherboard, dan diprediksi akan mulai berlaku pada kuartal keempat, kemungkinan besar bulan depan. Ini adalah berita yang membuat banyak pengguna dan penggemar tech merasa khawatir.
Informasi ini diangkat oleh Wccftech yang mengutip leaker Harukaze5719, yang menyoroti sebuah postingan dari ChannelGate (Board Channel di Asia) yang menyatakan TSMC telah memberi tahu pelanggannya mengenai kenaikan harga tersebut.
Dalam pos itu, dijelaskan bahwa sebagian besar chip AMD diproduksi oleh TSMC, dan AMD sudah memberi tahu para pelanggannya mengenai “penyesuaian harga” sebesar 10% di seluruh lini produk chip mereka.
Artinya, para konsumen harus bersiap-siap untuk kenaikan harga pada GPU dan prosesor Ryzen AMD yang mereka miliki. Tak hanya itu, chipset motherboard pun juga akan terimbas, sehingga harga papan induk AMD juga dipastikan naik. Meskipun dalam pos di Board Channels tidak secara eksplisit menyebutkan prosesor, namun karena disebutkan semua chip AMD, hal ini tampak cukup valid.
Sumber-sumber tersebut percaya bahwa AMD akan mulai menerapkan kebijakan baru ini pada kuartal keempat, yang berarti bisa saja terjadi bulan depan, meskipun ini semua masih berstatus rumor.
Di tengah kabar buruk ini, baru-baru ini kita juga mendengar laporan bahwa harga RAM DDR5 semakin melonjak dan melebihi harapan banyak orang. Misalnya, headset VR Steam Frame yang dirilis Valve memiliki harga jauh di atas yang diperkirakan sebelumnya, dimulai dari $1,059 / £889 / AU$1,609, yang menunjukkan kenaikan beberapa ratus dolar dari estimasi awal.
Seorang insinyur perangkat keras di Valve, Joy Lyons, mengungkapkan bahwa mereka awalnya merancang Steam Frame dengan harga tertentu, tetapi harus menyesuaikan pilihan produk untuk memastikan performa tetap optimal. Namun, faktor krisis RAM global menyebabkan harga yang dimaksud melambung.
Analisis: Prediksi yang Bisa Dipercaya
Sayangnya, rumor tentang AMD ini menambah daftar panjang kabar buruk mengenai pasokan yang tidak kunjung membaik dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan harga RAM diprediksi akan berlanjut hingga 2026 dan mungkin bahkan lebih parah di tahun 2027. Jika para analis dan pengamat tepat mengenai kondisi saat ini, ada kemungkinan besar yang sama akan berlaku untuk tahun depan.
Walau begitu, kita tidak bisa sepenuhnya menyerah pada harapan akan perkembangan positif. Rumor ini sebaiknya dihadapi dengan hati-hati, mengingat bahwa postingan dari Board Channels mungkin saja tidak sepenuhnya akurat. Namun, dengan situasi saat ini, cukup masuk akal jika AMD memang memiliki rencana kenaikan harga. Tim Merah sendiri sudah memberi sinyal lebih awal tahun ini tentang potensi kenaikan harga yang akan terjadi di paruh kedua 2026.

