Microsoft Mengakui Memasang Aplikasi Otomatis di Windows 11
Microsoft sedang menghadapi kritik setelah keputusan yang aneh untuk menginstal aplikasi OneDrive Photos secara otomatis pada komputer Windows 11 yang digunakan oleh konsumen. Yang lebih mengejutkan, aplikasi ini juga tidak sengaja dipasang pada sistem enterprise.
Berdasarkan laporan dari Windows Latest, Microsoft “secara efektif” memberitahukan situs tersebut bahwa aplikasi OneDrive Photos diinstal secara otomatis pada komputer Windows 11, entah pengguna menginginkannya atau tidak.
OneDrive Photos adalah aplikasi terpisah dari OneDrive, dirancang untuk melihat dan mengorganisir foto dengan sedikit fitur pengeditan. Namun, perilaku Microsoft ini jelas tidak ramah pengguna, karena software ini diinstal tanpa sepengetahuan pemilik PC.
Bagaimana jika Anda tidak menginginkannya? Apa jadinya jika Anda bahkan tidak menggunakan OneDrive dan tidak masuk dengan akun Microsoft di PC Anda? Sayangnya, Anda tetap akan mendapatkan OneDrive Photos, seperti yang disorot oleh Windows Latest.
Yang lebih aneh, aplikasi ini yang diberi label sebagai beta muncul di PC bisnis, padahal seharusnya tidak terjadi karena hanya dipakai dengan akun Microsoft pribadi.
Sebelumnya, Microsoft tidak memberikan komentar mengenai kemunculan aplikasi OneDrive Photos, tetapi kini perusahaan telah mengakui bahwa aplikasi tersebut memang diinstal pada PC Windows 11.
Masih belum ada komentar resmi mengenai mengapa perangkat bisnis mendapat software ini, namun Windows Latest memahami bahwa penyebaran pada PC enterprise bukanlah hal yang diinginkan. Sepertinya ini adalah kesalahan, dan Microsoft sedang berusaha memperbaikinya.
Penting untuk dicatat bahwa ada juga kontroversi terkait pemindaian wajah AI untuk fitur dalam OneDrive Photos, yang bisa diakses melalui opsi ‘People’. Namun, fitur ini hanya aktif jika Anda secara eksplisit mengizinkannya, sehingga ini jelas merupakan pilihan opsional.
Microsoft telah menjelaskan bahwa jika ‘face grouping’ diaktifkan, proses ini hanya berjalan di cloud dengan foto OneDrive (bukan gambar lain di PC Anda), dan data yang dikumpulkan akan dihapus 30 hari setelah Anda mematikan fitur tersebut. Perusahaan juga memastikan bahwa mereka tidak menggunakan data foto untuk melatih model AI mengenai wajah.
Analisis: Kenapa Microsoft Melakukan Ini?
Apa yang sebenarnya dilakukan Microsoft? Tidak ada yang tahu pasti, tetapi insiden OneDrive Photos ini benar-benar menimbulkan kebingungan. Para pengguna bisnis sangat tidak senang dengan perangkat lunak beta yang ditargetkan untuk konsumen ini dipasang secara otomatis di PC mereka. Banyak yang sibuk menulis skrip untuk menghapusnya, seperti yang terlihat dalam postingan di Reddit.
Tindakan ini juga membingungkan bagi konsumen, karena meskipun Anda tidak menggunakan OneDrive, Anda tetap mendapatkan aplikasi photo partner ini. Lebih parah lagi, Anda bahkan tidak bisa menghapus aplikasi OneDrive Photos tanpa juga menghapus OneDrive. Jadi jika Anda memang menggunakan aplikasi penyimpanan cloud tersebut, tetapi tidak ingin aplikasi Photos tambahan, Anda terpaksa menggunakannya.
Namun, ada kabar baik karena Microsoft sedang mempersiapkan pembaruan yang memungkinkan pengguna untuk menghapus aplikasi OneDrive Photos tanpa harus menghapus OneDrive sepenuhnya. Tentunya ini adalah langkah yang diharap-harapkan, dan sangat membingungkan bagaimana peluncuran aplikasi beta ini bisa terjadi tanpa pilihan tersebut.
Reaksi di Reddit semakin memanas, menjadikan ini satu lagi alasan bagi mereka yang sudah memiliki pandangan negatif terhadap Microsoft. Banyak pengguna yang mengaku ingin berpindah ke Linux, merasa lebih baik meninggalkan Windows di belakang.
Aneh memang, situasi ini menunjukkan bagaimana Microsoft adalah korporasi besar di mana bagian-bagian berbeda mungkin tidak selalu bergerak selaras untuk mencapai tujuan yang sama. Saat satu tim memperbaiki Windows 11 dan menerapkan fitur-fitur baru yang disukai banyak pengguna, tim lain malah meluncurkan inisiatif yang tidak menguntungkan konsumen seperti ini. Seolah-olah tim OneDrive belum mendapatkan pesan bahwa Microsoft berusaha keras untuk meyakinkan orang bahwa Windows 11 adalah tempat yang tepat.
Ini adalah masalah yang harus diselesaikan oleh Microsoft, karena situasi ini menjadi sangat memalukan dalam upaya besar mereka untuk membuat Windows 11 menjadi lebih baik.

