Windows Subsystem for Linux Hadirkan Fitur Container Baru Setelah Diumumkan Bulan Lalu
Microsoft baru saja meluncurkan Windows Subsystem for Linux (WSL) containers dalam versi prabang, menyusul pengumuman sebelumnya di Build 2026. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat, menjalankan, dan mengelola container Linux langsung di Windows.
Saat pertama kali diumumkan, Microsoft menjelaskan fitur ini sebagai “cara built-in untuk membuat, menjalankan, dan berinteraksi dengan container Linux menggunakan CLI & API yang familiar.”
Fitur container baru ini kini tersedia di versi prapril yang bisa diunduh dari GitHub, lengkap dengan dua fitur inti yang baru.
WSL Containers Kini Tersedia dalam Versi Prabang
Dalam pembaruan ini, Microsoft menambahkan CLI container yang terintegrasi dan API yang memungkinkan aplikasi Windows menjalankan container Linux. API ini sangat berguna untuk memanfaatkan kode Linux yang sudah ada, seperti menjalankan aplikasi cloud secara lokal. Sementara itu, alat CLI baru ini dirancang agar pengguna dapat “menggunakan ingatan otot yang sudah ada saat menjalankan container Linux.”
Selain pembaruan utama pada container, Craig Loewen selaku Principal Product Manager juga menyebutkan serangkaian perubahan lainnya yang telah dilakukan, termasuk sistem file ‘virtiofs’ yang membuat akses file Windows dua kali lebih cepat dan mode jaringan default ‘consomme’ yang meningkatkan kompatibilitas.
Loewen juga menambahkan bahwa perubahan tingkat platform ini akan tersedia di “alat CLI container Linux yang fantastis lainnya” seperti Docker Desktop, Podman Desktop, dan Rancher Desktop.
Microsoft juga telah menerbitkan halaman dukungan mengenai cara menginstal API tersebut, yang mendukung bahasa pemrograman C, C++, dan C#.
Namun, perusahaan belum memberikan jadwal untuk ketersediaan umum dari fitur ini.

