Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, baru saja menghadiri konferensi pers di Washington, DC, pada 17 Juni 2026. Dalam pertemuan ini, proyeksi terkini dari Federal Reserve menunjukkan satu kemungkinan peningkatan suku bunga di tahun 2026, meskipun pandangan tersebut menjadi rumit karena ketidakhadiran proyeksi dari Warsh sendiri.
Sembilan dari 18 pejabat memperkirakan bahwa suku bunga federal akan berada di atas rentang saat ini, yaitu 3,5% hingga 3,75%, pada akhir tahun 2026. Namun, hasil proyeksi ini tidak mencakup satu partisipan, dan Warsh mengonfirmasi dalam konferensi pers setelah pertemuan Fed bahwa ia memilih untuk tidak memberikan proyeksi apapun.
Proyeksi median saat ini memprediksi suku bunga federal akan berada di angka 3,8% pada akhir 2026, naik dari 3,4% dalam ringkasan Fed bulan Maret, dan seperempat persentase di atas rentang target saat ini. Bank sentral juga memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga pada akhir pertemuan yang diadakan pada hari Rabu, yang menjadi pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Warsh.
“Saya tidak mengirimkan proyeksi untuk diri saya. Itu tidak membantu dalam pelaksanaan kebijakan,” ujar Warsh dalam konferensi pers tersebut.
Warsh, yang baru menjabat sebagai ketua Fed, menunjukkan keinginannya untuk mengubah strategi komunikasi bank sentral. Ia berpendapat bahwa para pejabat mungkin memberikan terlalu banyak panduan ke depan dan memberikan penekanan yang berlebihan pada pemetaan arah masa depan kebijakan moneter.
Pernyataan kebijakan Fed juga mendapatkan penyusunan ulang yang jauh lebih mendalam dibanding biasanya. Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan sering kali terbatas pada beberapa kata atau kalimat saja. Namun, pernyataan hari Rabu sangat drastis dalam pengurangan kontennya.
Ketua Fed tersebut menyatakan pada hari Rabu bahwa bank sentral berencana untuk meninjau praktik komunikasi mereka hingga akhir tahun ini. Proses ini termasuk konferensi pers, proyeksi titik, jadwal pertemuan, transkrip, dan notulen, dan ia menyatakan bahwa ia “terbuka” untuk kemungkinan adanya perubahan.
Pembaruan ini menggambarkan langkah menuju transparansi dan efisiensi yang lebih besar dalam komunikasi kebijakan yang diharapkan dapat membantu pasar dan publik untuk lebih memahami langkah-langkah yang diambil oleh Fed. Ini adalah titik awal yang menarik untuk era baru di dalam Federal Reserve yang dipimpin oleh Warsh.

