Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Eksploitasi KelpDAO Senilai $300 Juta Diduga Terfokus pada Jalur Layer 2

Rangga
20 April 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Komoditas Alpukat Dorong Kesejahteraan Petani di Kecamatan Sumberejo Bersama Klasterku Hidupku
Market

Komoditas Alpukat Dorong Kesejahteraan Petani di Kecamatan Sumberejo Bersama Klasterku Hidupku

Reihan
Last updated: 8 November 2026 1:59 PM
By
Reihan
5 Min Read
Share
Komoditas Alpukat Dorong Kesejahteraan Petani di Kecamatan Sumberejo Bersama Klasterku Hidupku
SHARE

TANGGAMUS, investortrust.id – Dari kebun-kebun warga di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, alpukat menjadi salah satu komoditas unggulan yang terus memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal. Peluang ini semakin besar ketika hasil panen dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan terserap dengan baik.

Bagi petani di Sumberejo, potensi ini didorong oleh kualitas buah yang mereka hasilkan. Alpukat dari wilayah ini dikenal mempunyai daging lembut, tekstur halus, dan rasa yang kaya, sehingga sangat diminati oleh konsumen. Namun, tantangan muncul saat panen raya tiba. Pada saat yang sama, hasil kebun melonjak, sedangkan petani butuh lebih banyak pembeli agar alpukat dapat terserap dengan baik.

Permasalahan ini sangat dipahami oleh Prayitno, seorang penggerak kelompok tani alpukat. Berangkat dari pengalamannya sebagai petani, ia mengerti betul bagaimana hasil panen yang sudah dirawat selama berbulan-bulan memerlukan jalur pemasaran yang jelas agar nilainya tetap terjaga.

“Saya berangkat dari petani, jadi paham betul tantangannya. Petani sudah menanam dan merawat, lalu saat panen, yang terbesit di pikiran adalah bagaimana hasil ini bisa terjual dengan baik. Karena itu kami berusaha berkembang bersama, merangkul petani di sekitar agar hasil panen kami bisa dipasarkan bersama,” jelas Prayitno.

Dari situ, Prayitno mulai mencari cara agar hasil kebun para petani di lingkungannya bisa dipasarkan lebih luas. Ia menghimpun alpukat dari beberapa petani untuk dibawa ke pasar induk. Langkah yang awalnya didorong oleh kebutuhan pemasaran perlahan-lahan berkembang menjadi jaringan usaha bersama petani di sekitarnya.

Seiring terjalinnya hubungan ini, Prayitno semakin menyadari bahwa kebutuhan petani tidak hanya berhenti saat panen. Kadang mereka juga memerlukan dukungan untuk menjaga kegiatan budi daya tetap berjalan hingga musim berikutnya. Dalam kondisi tertentu, Prayitno juga membantu menyediakan modal bagi petani yang menjadi mitranya.

Read more  Barclays Perkirakan Pemulihan Sektor Konstruksi Usai Resesi Kuartalan

“Kalau ada petani yang butuh modal, kami kadang bantu. Karena kalau petaninya bisa terus bertani, hasilnya bisa kami pasarkan bersama. Jadi kami tumbuh dari lingkungan sendiri,” tambahnya.

Pola ini membawa perkembangan bagi usaha alpukat di Sumberejo, saling menopang di antara petani dan jaringan pemasaran. Petani tetap fokus merawat kebun dan menjaga kualitas buah, sementara jaringan pemasaran terus dibangun agar hasil panen memiliki lebih banyak jalan menuju pembeli.

Oleh karena itu, Prayitno terus mencari peluang untuk memperbesar jaringan pemasaran. Pasalnya, luasnya pasar menjadi salah satu penentu seberapa jauh hasil kerja di kebun dapat memberikan nilai. Semakin banyak pembeli yang dapat dijangkau, semakin besar pula peluang hasil panen terserap, modal kembali berputar, dan usaha dapat dilanjutkan di musim berikutnya.

Bersama kelompok tani di wilayahnya, Prayitno terhubung dengan program Klasterku Hidupku dari BRI. Hubungan ini bermula ketika BRI melakukan survei kepada kelompok tani dan membuka peluang kerja sama.

Melalui Klasterku Hidupku, peluang untuk memperluas jaringan usaha semakin terbuka. Dukungan ini sangat penting karena bertambahnya akses pasar akan memperbesar kemampuan kelompok dalam membawa hasil kebun petani Sumberejo kepada lebih banyak pembeli.

Perkembangan tersebut mulai terlihat dari sisi usaha. Prayitno menyebutkan bahwa omzet dan penjualannya menunjukkan tren peningkatan. Ketika ditanya mengenai besarannya, ia memperkirakan pertumbuhan ini mencapai sekitar 30%.

Bagi Prayitno, kenaikan ini membuka peluang untuk membawa lebih banyak hasil panen petani ke pasar. Ketika jaringan penjualan bertambah, kemampuan untuk menampung hasil kebun warga juga semakin berkembang. Dari satu petani ke petani lainnya, pertumbuhan usaha perlahan-lahan menjadi peluang bersama.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa melalui program Klasterku Hidupku, BRI terus mendorong kelompok usaha berbasis potensi lokal agar semakin kuat dari segi kapasitas usaha, jaringan, dan akses pasar.

Read more  Pakar FDA: Enam Peptida Populer Bisa Diproduksi, Tapi Perhatikan Ini!

“Potensi ekonomi daerah akan semakin kuat ketika pelaku usaha di dalamnya dapat tumbuh bersama. Pengembangan klaster tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada bagaimana membuka akses pasar, memperkuat jaringan usaha, dan menciptakan lebih banyak peluang agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya,” ujar Dhanny.

Hingga September 2026, BRI telah mengembangkan lebih dari 45 ribu klaster usaha di berbagai daerah melalui program Klasterku Hidupku, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha produktif berbasis komunitas.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Berkshire Hathaway (BRK.A) Catat Laba Mengesankan di Kuartal Ketiga 2026! Berkshire Hathaway (BRK.A) Catat Laba Mengesankan di Kuartal Ketiga 2026!
Next Article Bapanas dan Satgas Pangan Tingkatkan Pengawasan Distribusi Beras untuk Cegah Penyelewengan Bapanas dan Satgas Pangan Tingkatkan Pengawasan Distribusi Beras untuk Cegah Penyelewengan
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

IHSG Siap Rebound, Perhatikan Tiga Saham Teratas, Termasuk DSNG!
IHSG Siap Rebound, Perhatikan Tiga Saham Teratas, Termasuk DSNG!
Market
Figma Luncurkan Fitur Baru untuk Mengubah Cara Kerja Agensi di Platformnya
Figma Luncurkan Fitur Baru untuk Mengubah Cara Kerja Agensi di Platformnya
Bisnis
Rupiah Memulai Hari dengan Penguatan Terbatas, Sentimen Pasar Modal Menjaga Kenaikan
Rupiah Memulai Hari dengan Penguatan Terbatas, Sentimen Pasar Modal Menjaga Kenaikan
Market
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Laba triwulan BYD merosot drastis dalam enam tahun seiring penjualan di Cina menurun
Market

Laba triwulan BYD merosot drastis dalam enam tahun seiring penjualan di Cina menurun

Reihan
29 April 2026
Potensi Pendapatan Iran Dari Pungutan Tol Seperlima Pasokan Minyak Laut Dunia
Market

Potensi Pendapatan Iran Dari Pungutan Tol Seperlima Pasokan Minyak Laut Dunia

Reihan
10 April 2026
Bank Global Dorong Penjualan Surat Berharga Berbasis Aset di India ke Rekor Baru
Market

Bank Global Dorong Penjualan Surat Berharga Berbasis Aset di India ke Rekor Baru

Reihan
28 Juni 2026
ALPS Group Malaysia Bertransformasi untuk Memperkuat Akses Bioteknologi
Market

ALPS Group Malaysia Bertransformasi untuk Memperkuat Akses Bioteknologi

Reihan
20 April 2026
INA, Dana Investasi Berdaulat Indonesia, Menyesuaikan Portofolio untuk Fokus pada AI dan Manufaktur Modern
Market

INA, Dana Investasi Berdaulat Indonesia, Menyesuaikan Portofolio untuk Fokus pada AI dan Manufaktur Modern

Reihan
1 Juli 2026
Layanan RTS Johor Bahru-Singapura Ditunda Hingga Februari 2027 Karena Uji Keamanan
Market

Layanan RTS Johor Bahru-Singapura Ditunda Hingga Februari 2027 Karena Uji Keamanan

Reihan
4 Oktober 2026
China Izinkan Perusahaan Pengolah Minyak Negara Ekspor Bahan Bakar ke Pembeli Asia
Market

China Izinkan Perusahaan Pengolah Minyak Negara Ekspor Bahan Bakar ke Pembeli Asia

Reihan
1 Mei 2026
Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Setelah The Fed Pertahankan FFR
Market

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Setelah The Fed Pertahankan FFR

Reihan
29 Oktober 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?