Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Prospek Cerah Saham Bukit Asam (PTBA): Target Rp 3.480 dengan Potensi Dividen Menarik Rp 242
Market

Prospek Cerah Saham Bukit Asam (PTBA): Target Rp 3.480 dengan Potensi Dividen Menarik Rp 242

Reihan
Last updated: 2 November 2026 7:21 AM
By
Reihan
4 Min Read
Share
Prospek Cerah Saham Bukit Asam (PTBA): Target Rp 3.480 dengan Potensi Dividen Menarik Rp 242
SHARE

JAKARTA, investortrust.id – Prospek saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) saat ini sangat menarik, terutama dengan menguatnya harga jual rata-rata batu bara dan meningkatnya permintaan menjelang musim dingin. Saham PTBA juga didukung oleh potensi dividen yield yang tinggi.

BRI Danareksa Sekuritas tetap merekomendasikan untuk beli saham PTBA dengan target harga sebesar Rp 3.480 per lembar. Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Kafi Ananta, menilai bahwa kinerja keuangan PTBA hingga September 2026 sudah di atas ekspektasi. Kenaikan harga jual dan margin menjadi pendorong utama pertumbuhan laba meskipun volume penjualan masih sedikit tertinggal dari target.

Sampai kuartal III-2026, PTBA berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp 4,41 triliun. Angka ini melonjak 216% dibandingkan tahun lalu (year on year/YoY) dan telah mencapai 82% dari estimasi laba sepanjang 2026 menurut BRI Danareksa Sekuritas serta 83% dari konsensus analis. Capaian ini cukup positif mengingat realisasi volume penjualan batu bara PTBA baru mencapai 67% dari total proyeksi setahun penuh BRI Danareksa Sekuritas. Maka, kenaikan harga jual dan perbaikan margin telah memberikan bantalan terhadap kinerja finansial perusahaan.

Lompatan laba PTBA didorong oleh kenaikan ASP batu bara yang meningkat 18%, sedangkan biaya pokok penjualan per ton hanya naik 5%. Hal ini membuat margin kotor perusahaan melebar jadi 21%, dibandingkan dengan 11% pada periode sebelumnya. Selain itu, peningkatan volume ekspor sebesar 5% secara tahunan juga membantu pencapaian ASP yang lebih tinggi, meskipun penjualan domestik turun sebesar 12%.

Walaupun kinerja finansial menunjukkan perbaikan, BRI Danareksa Sekuritas mengingatkan tantangan bagi PTBA dalam mencapai target volume penjualan batu bara di sepanjang 2026. Manajemen PTBA tetap mempertahankan target penjualan batu bara sebesar 49,5 juta ton untuk tahun ini. Dengan realisasi penjualan hingga kuartal III-2026, perusahaan perlu menjual sekitar 17,3 juta ton pada kuartal IV-2026. Target ini sekitar 56% lebih tinggi dibandingkan dengan volume penjualan pada kuartal III-2026.

Read more  Perdagangan Chip AI yang Meledak Solidkan Hong Kong sebagai Gerbang Utama Menuju China

Potensi Dividen Menarik

Sejalan dengan pandangan ini, Stockbit Sekuritas juga menilai bahwa kinerja PTBA pada kuartal III-2026 menunjukkan hasil yang positif, terutama berkat kenaikan ASP dan volume penjualan secara kuartalan.

Kedepannya, Stockbit Sekuritas memperkirakan harga dan permintaan batu bara masih akan tetap tinggi. Pandangan ini didukung oleh krisis energi yang berkepanjangan akibat konflik di Timur Tengah dan meningkatnya kebutuhan batu bara menjelang musim dingin di akhir tahun.

Namun, perlu dicatat bahwa kenaikan ASP PTBA di kuartal III-2026 mulai melandai jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Di sisi operasional, perusahaan juga harus mengejar volume penjualan 17,3 juta ton pada kuartal IV-2026 untuk memenuhi target tahunan sebesar 49,5 juta ton.

“Dengan asumsi harga batu bara tetap tinggi dan volume penjualan relatif stabil, PTBA berpotensi membukukan laba bersih setidaknya Rp 6,2 triliun sepanjang 2026. Proyeksi ini setara dengan 117% dari estimasi laba bersih konsensus analis untuk 2026,” tulisnya.

Tidak hanya prospek laba yang menarik, PTBA juga berpotensi menawarkan dividen yang menggoda. Dengan asumsi rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 45%, yang sama seperti tahun buku 2025, perusahaan diperkirakan akan membagikan dividen sekitar Rp 242 per lembar saham untuk tahun buku 2026.

https://s.tradingview.com/widgetembed/?symbol=IDX:PTBA&interval=D&theme=dark&style=1&locale=en&backgroundColor=rgba(50,61,77,1)&toolbarbg=323c4c&hide_top_toolbar=1&hide_side_toolbar=1&allow_symbol_change=1&withdateranges=1&saveimage=1&studies=" title="Grafik harga IDX:PTBA dari TradingView" style="width: 100%; height: 100%; border: none;" frameborder="0" allowtransparency="true" scrolling="no

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article Trezor Ungkap Ancaman Implan Seluler Tersembunyi di Dompet Safe 5 Trezor Ungkap Ancaman Implan Seluler Tersembunyi di Dompet Safe 5
Next Article Rupiah Mulai Melemah di Awal November: Apa Faktor Penyebabnya? Rupiah Mulai Melemah di Awal November: Apa Faktor Penyebabnya?
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Huawei Perkuat Strategi Smartphone di Tengah Melambatnya Penjualan EV
Huawei Perkuat Strategi Smartphone di Tengah Melambatnya Penjualan EV
News
Pasar Bull Sudah Berusia 4 Tahun — Tapi Imbal Hasil Bisa Menghentikan Kemeriahan!
Pasar Bull Sudah Berusia 4 Tahun — Tapi Imbal Hasil Bisa Menghentikan Kemeriahan!
Market
Kesalahan Rekrutmen Startup yang Terlihat Seperti Keberhasilan
Kesalahan Rekrutmen Startup yang Terlihat Seperti Keberhasilan
Bisnis
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Laba Barito Pacific (BRPT) Terjun 60,74% hingga September 2026, Apa yang Menyebabkan?
Market

Laba Barito Pacific (BRPT) Terjun 60,74% hingga September 2026, Apa yang Menyebabkan?

Reihan
31 Oktober 2026
Hainan: Dulu Surga Belanja China, Kini Beijing Ingin Lebih dari Sekadar Itu.
Market

Hainan: Dulu Surga Belanja China, Kini Beijing Ingin Lebih dari Sekadar Itu.

Reihan
23 April 2026
Pencurian 1MDB: Hakim Sebut Attila the Hun Seperti 'Anak Korban'
Market

Pencurian 1MDB: Hakim Sebut Attila the Hun Seperti ‘Anak Korban’

Reihan
16 Juni 2026
Perusahaan Zona Euro Antisipasi Lonjakan Inflasi Baru Jika Perang Berlangsung Berbulan-bulan: Survei ECB
Market

Perusahaan Zona Euro Antisipasi Lonjakan Inflasi Baru Jika Perang Berlangsung Berbulan-bulan: Survei ECB

Reihan
5 Mei 2026
Tragedi di Tangga: Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Mencegah Kecelakaan Seperti Ini?
Market

Tragedi di Tangga: Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Mencegah Kecelakaan Seperti Ini?

Reihan
10 Oktober 2026
Valuasi IPO Anthropic Bergantung pada Target Pendapatan $200 Miliar di 2028
Market

Valuasi IPO Anthropic Bergantung pada Target Pendapatan $200 Miliar di 2028

Reihan
15 Agustus 2026
Kesepakatan Gencatan Senjata 10 Hari: Trump Ungkap Israel dan Lebanon Bersatu untuk Damai
Market

Kesepakatan Gencatan Senjata 10 Hari: Trump Ungkap Israel dan Lebanon Bersatu untuk Damai

Reihan
17 April 2026
Ketegangan Terus Berlanjut: Kapal Tanker Qatar Menuju Selat Hormuz di Tengah Konflik AS-Iran
Market

Ketegangan Terus Berlanjut: Kapal Tanker Qatar Menuju Selat Hormuz di Tengah Konflik AS-Iran

Reihan
10 Mei 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?