Peneliti on-chain ZachXBT mengimbau para pengguna yang masih memiliki dana terlocked di bursa kripto AscendEX untuk melaporkan platform ini ke pihak berwenang dan regulator keuangan, karena keluhan mengenai penarikan yang tertunda semakin meningkat.
Dalam sebuah pembaruan di Telegram, ZachXBT menyebutkan bahwa AscendEX tidak mengeluarkan pernyataan apapun di X selama sembilan hari setelah peringatan sebelumnya mengenai masalah penarikan. Menurutnya, para pengguna masih tidak dapat menarik dana meskipun bursa tersebut terus menerima deposit.
Dia juga mengaku telah meninjau kasus pelanggan besar yang diduga tidak mendapatkan tanggapan dari salah satu pendiri AscendEX, George Jing Cao, mengenai masalah penarikan ini.
“Jika Anda memiliki dana yang terjebak, saya dorong untuk melaporkan hal ini kepada penegak hukum dan regulator di negara Anda,â€
tulis ZachXBT.
Penundaan Penarikan Memunculkan Kekhawatiran Baru
Peringatan terbaru ini mengikuti klaim ZachXBT sebelumnya yang menyatakan bahwa AscendEX, yang sebelumnya dikenal sebagai BitMax, telah terlambat memproses penarikan pengguna selama beberapa hari atau bahkan minggu. Beberapa pengguna juga mengklaim bahwa beberapa permintaan penarikan sama sekali tidak diproses.
Peneliti ini sebelumnya mengatakan telah meninjau dompet bursa yang terlihat publik melalui platform analitik blockchain Arkham dan TRM Labs. Berdasarkan pengamatannya, dia menyatakan bahwa dompet panas AscendEX yang diketahui tampaknya hanya menyimpan jumlah terbatas dari beberapa cryptocurrency utama, termasuk Bitcoin, Ether, USDT, USDC, dan Solana.
AscendEX belum mengkonfirmasi klaim tersebut di publik. Cadangan bursa juga bisa mencakup dompet dingin, kustodian pihak ketiga, atau alamat dompet yang tidak teridentifikasi secara publik.
Mengapa ZachXBT Mempertanyakan Deposit di AscendEX?
ZachXBT juga mengkritik AscendEX setelah bursa tersebut mempromosikan listing token baru sementara pengguna masih melaporkan masalah penarikan.
Pada 26 Juni, dia secara terbuka mempertanyakan mengapa bursa masih menerima deposit meskipun ada keluhan penarikan yang belum terpecahkan dan kekhawatiran mengenai dompet panas yang terlihat. Dia juga memperingatkan pengguna untuk tidak mendepositkan dana tambahan sampai perusahaan menyelesaikan masalah ini.
🚀 #AscendEX akan meluncurkan @TokenNusa (#NST) dalam pasangan perdagangan #NST/USDT. Rincian sebagai berikut:
✅ Deposit: Diaktifkan
✅ Perdagangan: 23 Juni, 13:00 PM UTC
✅ Penarikan: Diaktifkan
👀 Lebih banyak detail👉https://t.co/PS25LAwbZW
🔗 Perdagangan sekarang👉 https://t.co/ze92aK3ngh
👥 Bergabung dengan kami… pic.twitter.com/TdQNDU987v
— AscendEX (@AscendEX_) 23 Juni 2026
AscendEX sebelumnya telah mengumumkan bahwa deposit, perdagangan, dan penarikan untuk token NST milik TokenNusa sudah tersedia, tetapi bursa belum merespons secara publik atas pertanyaan ZachXBT.
Transparansi Penarikan Tetap Jadi Uji Kepercayaan Utama
Proses penarikan tetap menjadi salah satu indikator terkuat kepercayaan pada bursa kripto terpusat. Pengguna umumnya mengharapkan ID transaksi blockchain setelah penarikan diproses, sehingga mereka dapat memverifikasi secara mandiri bahwa dana telah keluar dari platform.
Ketika tidak ada transaksi on-chain yang muncul, pengguna harus mengandalkan pembaruan dari bursa, membuat komunikasi yang jelas menjadi penting selama penundaan.
Didirikan pada tahun 2018 oleh George Jing Cao dan Ariel Ling, AscendEX bertransformasi dari BitMax dan sebelumnya terhubung dengan peretasan pada tahun 2021 yang mengakibatkan kerugian sekitar $78 juta. Serangan tersebut kemudian dihubungkan dengan kelompok Lazarus. Sejak saat itu, bursa ini terus beroperasi, tetapi keluhan penarikan terbaru telah menimbulkan perhatian kembali terhadap operasinya.

