Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas A.S. (CFTC) sedang mempersiapkan kerangka regulasi baru untuk pasar prediksi, langkah yang bisa memberikan dampak signifikan bagi platform berbasis crypto, Polymarket, dan bursa saingannya, Kalshi.
Alih-alih menerapkan pembatasan secara menyeluruh, aturan yang diusulkan akan menciptakan proses terstruktur untuk meninjau kontrak peristiwa secara individu. Inisiatif ini muncul seiring pasar prediksi semakin menarik perhatian di kalangan trader yang bertaruh pada hasil politik, ekonomi, dan olahraga.
Exclusive: Trump regulators are proposing new rules on how they will govern the booming prediction markets, with parameters that will continue to allow most sports-related bets while trying to avoid inviting obvious manipulation https://t.co/giPAB4qDYu
— The Wall Street Journal (@WSJ) June 10, 2026
Apakah CFTC Beralih Menuju Pengawasan Kasus per Kasus?
Dengan kerangka yang diusulkan, CFTC akan mengevaluasi apakah kontrak peristiwa tertentu sesuai dengan kepentingan publik, alih-alih melarang seluruh kategori pasar. Agensi ini diharapkan akan menyatakan standar untuk meninjau kontrak dan memutuskan mana yang boleh beroperasi.
Usulan ini mencerminkan perubahan dalam pola pikir regulasi sejalan dengan pertumbuhan dan popularitas pasar prediksi. Polymarket telah menjadi platform prediksi berbasis crypto terbesar di dunia, sementara Kalshi beroperasi sebagai bursa yang diatur secara federal di Amerika Serikat.
Ulasan regulasi ini juga mengikuti pengawasan yang meningkat terhadap industri, termasuk penyelidikan panel Kongres A.S. mengenai dugaan insider trading yang melibatkan platform pasar prediksi. Otoritas A.S. juga telah menuntut seorang insinyur perangkat lunak Google terkait dugaan skema insider trading yang terkait dengan Polymarket.
Pasar Prediksi Crypto Menghadapi Ketidakpastian Baru
Bagi industri crypto, aturan baru ini bisa berdampak langsung pada Polymarket, yang platform berbasis blockchains-nya telah menarik miliaran dolar dalam volume perdagangan di sekitar peristiwa global yang penting.
Meski usulan tidak mencari pelarangan total terhadap pasar prediksi, beberapa kontrak yang terkait dengan politik, ekonomi, dan perkembangan dunia nyata lainnya mungkin akan diperiksa lebih mendalam. Kerangka ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada regulator saat produk baru memasuki pasar.
Waktu bagi Polymarket juga sangat penting, karena platform tersebut terus menghadapi tantangan regulasi di beberapa yurisdiksi di luar A.S., termasuk Korea Selatan. Badan Polisi Provinsi Gangwon sedang menyelidiki beberapa warga Korea Selatan yang diduga terlibat dalam perjudian ilegal melalui Polymarket.
Kontrak Politik dan Olahraga Menjadi Sorotan
Menurut laporan, kontrak yang terkait dengan olahraga, seperti cedera pemain atau kejadian spesifik dalam permainan, mungkin akan mendapatkan perhatian regulasi lebih lanjut sesuai dengan pedoman yang diusulkan.
Kontrak yang berhubungan dengan perang, terorisme, atau pembunuhan politik juga diperkirakan akan menghadapi pengawasan lebih ketat berdasarkan pertimbangan kepentingan publik. Alih-alih melarang pasar semacam itu secara otomatis, CFTC akan meninjau masing-masing sebelum memutuskan apakah mereka boleh diizinkan.
Usulan ini sejalan dengan komentar terbaru dari Presiden A.S. Donald Trump, yang menyatakan bahwa otoritas eksklusif CFTC atas regulasi pasar prediksi sangat penting, menyoroti pentingnya pengawasan saat sektor ini berkembang.

