NHL kembali mengincar ekspansi, yang menjadi sorotan setelah laporan dari Emily Kaplan dari ESPN. Meski belum ada kepastian, liga ini menyoroti dua kota di Texas: Houston dan Austin, sebagai calon lokasi tim baru.
Kedua kota ini memang belum pernah memiliki tim NHL sebelumnya, meski keduanya telah menjadi rumah bagi klub AHL. Wilayah Austin, khususnya Cedar Park, sudah dihuni oleh Texas Stars sejak 2009, sementara Houston Aeros bermain di AHL dari 2001 hingga 2013.
Proses untuk menentukan apakah salah satu kota akan mendapatkan tim baru ini diperkirakan akan memakan waktu, dimulai dari dewan gubernur NHL. Yang menjadi perhatian utama adalah apakah kelompok kepemilikan baru bisa membayar biaya ekspansi yang diperkirakan mencapai $2 miliyar, seperti yang pernah diungkapkan oleh Komisaris Gary Bettman.
Jika bisa, mungkin kita akan melihat jumlah tim NHL bertambah menjadi 34 dalam waktu dekat, yang akan menjadi yang terbanyak dibandingkan liga olahraga utama lainnya di Amerika Utara.
Bagi mereka yang menganggap hoki sebagai olahraga peringkat 4 atau 5 terpopuler di AS, muncul pertanyaan: Mengapa NHL ingin kembali berekspansi?
Pendapatan yang Melonjak
NHL memperkirakan pendapatan sebesar $8 miliyar untuk musim 2025-26. Jumlah ini adalah rekor liga dan meningkat $1,5 miliyar dibandingkan musim sebelumnya. Momentum ini menunjukkan bahwa saat yang tepat untuk menambah jumlah tim.
Biaya ekspansi diharapkan akan menyumbang setengah dari total pendapatan tersebut. Dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 50%, hal ini pasti terlalu menggiurkan bagi pemilik untuk dilewatkan.
NHL juga sangat agresif dalam mengejar ekspansi dalam satu dekade terakhir, sementara pemilik MLB, NBA, dan NFL tampaknya tidak mengikuti langkah serupa.
Sejak bergabung dengan NHL pada musim 2017-18, Vegas Golden Knights, yang membayar biaya ekspansi sebesar $500 juta, telah menjadi salah satu tim sukses di lapangan. Mereka mencapai Final Stanley Cup di tahun pertama dan telah berkompetisi untuk Piala sebanyak tiga kali, meraih kemenangan satu kali.
Meski Seattle Kraken belum menikmati kesuksesan yang sama, mereka mengeluarkan $650 juta untuk bergabung di 2021 dan membantu NHL memasuki pasar baru dengan potensi pendapatan korporat yang besar.
Menambah dua pertandingan musim reguler juga menjadi faktor pendorong untuk proyeksi pendapatan yang optimis, sehingga total pertandingan NHL menjadi 84 per tim.
Ekspansi ke Selatan Berhasil
Pada tahun 1990, NHL memiliki 21 tim, dengan sepertiga di antaranya berada di Kanada. Saat itu, hanya ada satu tim AS yang terletak di barat Minnesota, yaitu Los Angeles Kings. Kini, setelah 36 tahun, tujuh tim Kanada masih berdiri, sementara NHL telah memindahkan tim “utara†ke kota-kota seperti Dallas, Denver, Raleigh, dan Phoenix (yang kini pindah ke Salt Lake City). Mereka juga telah memperluas pasar ke Anaheim, Miami, Tampa, Nashville, dan Las Vegas.
Walaupun ada beberapa tradisionalis yang menyayangkan pergeseran ini, nilai jangka panjang dari langkah tersebut sudah mulai terlihat.
Kejuaraan hoki perguruan tinggi baru-baru ini menjadi yang paling banyak ditonton dalam dekade terakhir, dan hoki remaja terus berkembang di Amerika Serikat.
Final Stanley Cup tahun ini mempertemukan tim dari Carolina (Carolina Hurricanes) dan Nevada (Golden Knights). Tim dari Florida, Texas, dan/atau Nevada telah menghuni tujuh final terakhir, dan delapan dari sembilan sebelumnya.
Meski ada keraguan, strategi ekspansi yang tidak konvensional ini ternyata berhasil. Namun, menambah setidaknya satu tim di Texas bisa menguji teori ini baik dalam jangka pendek maupun panjang.
Menjelajahi Texas Lagi
Dallas Stars telah menunjukkan kesuksesan selama berada di negara bagian ini sejak pindah dari Minnesota pada 1993. Rata-rata kehadiran penonton yang penuh setiap malam menunjukkan bahwa mereka memiliki dukungan yang kuat. Pada musim 2025-26, Dallas berhasil mencatatkan poin tertinggi kedua di Konferensi Barat.
Di area Austin, penggemar Texas Stars juga menunjukkan dukungan yang mengesankan. Kehadiran penonton terus meningkat selama empat musim terakhir dan hampir mencapai kapasitas penuh di H-E-B Center. Musim lalu, Texas Stars berhasil mencapai playoff untuk kelima kalinya berturut-turut.
Namun, pertanyaannya adalah, apakah dukungan Austin bisa meningkat untuk memenuhi kebutuhan dukungan tim NHL, yang tentunya lebih besar dibandingkan ketertarikan pada Texas Stars?
Di Houston, infrastruktur sudah ada dengan Toyota Center yang saat ini menjadi markas NBA Rockets. Houston Aeros pun pernah menarik lebih dari 6.000 penonton setiap malam dalam era AHL.
Tetapi, berapa banyak penggemar hoki Texas yang kini mendukung Dallas Stars? Apakah satu dari kedua kota tersebut dapat menarik cukup banyak penggemar Stars untuk mendukung tim NHL selama satu musim penuh?
NHL sebelumnya sudah menunjukkan ini di California. Kings adalah satu-satunya tim di negara bagian itu dari 1976 hingga 1991, sebelum San Jose Sharks dan Anaheim Ducks bergabung.
Meskipun kondisinya sekarang jauh lebih berbeda dan lebih mapan, ada peluang bagi Austin atau Houston untuk merangsang pertumbuhan melalui rivalitas alami dengan Stars.
Sepertinya, NHL berencana mempertaruhkan banyak pada Texas dalam ekspansi ke selatan yang paling ambisius hingga saat ini.

