Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Setelah The Fed Pertahankan FFR
Market

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Setelah The Fed Pertahankan FFR

Reihan
Last updated: 29 Oktober 2026 10:48 AM
By
Reihan
3 Min Read
Share
Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Setelah The Fed Pertahankan FFR
SHARE

Poin Penting

● Rupiah menguat 0,24% ke Rp 18.140 per dolar AS usai keputusan FOMC.
● Mayoritas mata uang Asia ikut menguat seiring pelemahan dolar AS.
● Fokus pasar tertuju pada pergerakan ekuitas dan net buy asing.

JAKARTA, investortrust.id – Hari ini, rupiah dan beberapa mata uang di kawasan Asia menunjukkan kekuatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada Kamis, 29 Oktober 2026, rupiah tercatat menguat sebesar 0,24% dengan posisi di Rp 18.140 per dolar AS.

Penguatan rupiah ini tidak sendiri. Banyak mata uang di Asia yang juga merangkak naik, seperti yen Jepang yang menguat 0,1%, yuan China 0,06%, dan won Korea Selatan 0,52%. Ini pertanda baik untuk pasar kita.

Gak hanya itu, ringgit Malaysia juga menguat 0,25%, peso Filipina 0,26%, dolar Singapura 0,12%, dan baht Thailand 0,09%. Namun, sayangnya ada dua mata uang yang mengalami pelemahan, yaitu rupee India yang turun 0,12% dan dolar Taiwan yang melemah 0,16%.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan rupiah ini sejalan dengan pelemahan dolar AS setelah keputusan FOMC. Dia menambahkan bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi investor untuk memperhatikan pergerakan pasar lebih dalam.

Baca Juga

Rupiah Meluncur ke Rp 18.184 per Dolar AS, BI Ungkap Pemicunya

Lukman juga menegaskan bahwa perhatian sekarang terfokus pada pergerakan ekuitas dalam negeri. Jika investor asing kembali merekam net buy, sama seperti yang terlihat pada Rabu, itu bisa menghasilkan dukungan lebih bagi rupiah.

Informasi dari investortrust.id menyebutkan bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Dalam situasi inflasi yang masih tinggi, mereka memilih untuk bersikap hati-hati dan belum mengambil langkah besar.

Read more  Cina Tegaskan Siap Hadapi Ketegangan Perdagangan dengan Alat yang Ada

Dalam keputusan yang diambil pada Rabu, 28 Oktober 2026, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga federal funds dalam rentang 3,75%-4%. Suku bunga ini sudah berada di posisi tersebut sejak kenaikan kecil sebesar 25 basis poin pada bulan September.

Pernyataan resmi setelah rapat menunjukkan bahwa inflasi masih tergolong tinggi. The Fed menegaskan bahwa informasi tambahan diperlukan agar bisa mengambil langkah strategis yang tepat demi memastikan inflasi kembali ke level target 2% secara berkelanjutan.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article IHSG Siap Rebound, Perhatikan Tiga Saham Teratas, Termasuk DSNG! IHSG Siap Rebound, Perhatikan Tiga Saham Teratas, Termasuk DSNG!
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Jaringan ASEAN yang Dipimpin Singapura Inisiasi Pemantauan Tren Pasar Tenaga Kerja yang Berkembang
Jaringan ASEAN yang Dipimpin Singapura Inisiasi Pemantauan Tren Pasar Tenaga Kerja yang Berkembang
Market
Prediksi Trader Pasar: Laporan Pekerjaan September Diperkirakan Melebihi Perkiraan
Prediksi Trader Pasar: Laporan Pekerjaan September Diperkirakan Melebihi Perkiraan
News
Dapatkan iPhone 18 Pro dan iPad mini OLED baru dengan harga di bawah iPhone Duo — namun, perhitungan ini melewatkan keunggulan foldable pertama Apple.
Dapatkan iPhone 18 Pro dan iPad mini OLED baru dengan harga di bawah iPhone Duo — namun, perhitungan ini melewatkan keunggulan foldable pertama Apple.
Tech
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
Pertumbuhan Aktivitas Pabrik China Capai Puncak 1 Tahun di Tengah Meningkatnya Risiko Perang
Market

Pertumbuhan Aktivitas Pabrik China Capai Puncak 1 Tahun di Tengah Meningkatnya Risiko Perang

Reihan
5 April 2026
Perang di Teluk Persia Membuat Pakistan Terpuruk dalam Kegelapan
Market

Perang di Teluk Persia Membuat Pakistan Terpuruk dalam Kegelapan

Reihan
20 April 2026
Rantai Pasokan Terancam Terputus Seiring Ketegangan Perdagangan yang Meningkat, Peringatan dari Wakil Perdana Menteri Tiongkok
Market

Rantai Pasokan Terancam Terputus Seiring Ketegangan Perdagangan yang Meningkat, Peringatan dari Wakil Perdana Menteri Tiongkok

Reihan
28 Juni 2026
Jepang Siapkan Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen di Tengah Kekhawatiran Tekanan Keuangan
Market

Jepang Siapkan Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen di Tengah Kekhawatiran Tekanan Keuangan

Reihan
25 Mei 2026
Energi Nuklir Diprediksi Melonjak 44% Global, China Saingi AS: Laporan
Market

Energi Nuklir Diprediksi Melonjak 44% Global, China Saingi AS: Laporan

Reihan
11 Juli 2026
Raja Charles Siap Serukan Persatuan Inggris-Amerika dalam Pidato Langka di Kongres AS saat Kunjungan Kenegaraan
Market

Raja Charles Siap Serukan Persatuan Inggris-Amerika dalam Pidato Langka di Kongres AS saat Kunjungan Kenegaraan

Reihan
28 April 2026
Saham Microsoft Melesat dengan Kenaikan Tercepat dalam 26 Tahun, Sukses Gapai Titik Impas di Tahun Ini
Market

Saham Microsoft Melesat dengan Kenaikan Tercepat dalam 26 Tahun, Sukses Gapai Titik Impas di Tahun Ini

Reihan
4 Agustus 2026
Saham Indonesia Melemah di Penutupan Perdagangan; IDX Composite Index Terkoreksi 1,69%
Market

Saham Indonesia Melemah di Penutupan Perdagangan; IDX Composite Index Terkoreksi 1,69%

Reihan
26 Maret 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?