Indeks saham Indonesia ditutup mengalami penurunan pada hari Kamis, dengan sektor-sektor tertentu seperti properti dan energi menjadi penyebab utama kerugian tersebut.
Pada penutupan di Jakarta, indeks IHSG turun sebesar 1,69%.
Performa terbaik di sesi ini diraih oleh Agro Yasa Lestari PT Tbk (JK:), yang melonjak 32,12% atau 53,00 poin, berakhir di 218,00. Di sisi lain, Tunas Alfin Tbk (JK:) juga mencatatkan kenaikan sebanyak 25,00% atau 150,00 poin, menutup sesi di angka 750,00. Sunson Textile Manufacturer (JK:) ikut meroket 24,80% atau 155,00 poin menjadi 780,00 menjelang akhir perdagangan.
Sayangnya, beberapa saham justru mengalami penurunan signifikan. Rockfields Property Indonesia Pt (JK:) terjun 15,00% atau 450,00 poin, ditutup pada level 2.550,00. Indospring Tbk (JK:) juga mengalami penurunan 14,90% atau 76,00 poin, berakhir di 434,00, sementara Island Concepts Indonesia Tbk (JK:) anjlok 14,86% atau 22,00 poin menjadi 126,00.
Di saham-saham yang ada di Bursa Efek Jakarta, pelaku pasar melihat banyaknya saham yang jatuh, mencapai 437, sedangkan yang mengalami kenaikan hanya 282. Sementara itu, 142 saham lainnya tetap tidak berubah.
Di sisi lain, harga minyak mentah untuk pengiriman Mei naik 3,81% atau 3,44 menjadi $93,76 per barel. Dalam perdagangan komoditas lainnya, harga minyak Brent untuk pengiriman Juni naik 3,35% atau 3,26 menjadi $100,52 per barel, sementara kontrak berjangka emas untuk bulan Juni turun 2,63% atau 120,78 menjadi $4.464,72 per ons troy.
Nilai tukar USD/IDR mengalami kenaikan sebesar 0,46%, menjadi 16.897,70, sementara AUD/IDR turun 0,23% menjadi 11.716,77.
Indeks Dolar AS Futures juga mengalami kenaikan, naik 0,09% menjadi 99,49.

