Finware
  • Beranda
  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Notification
FinwareFinware
  • News
  • Market
  • Bisnis
  • Kripto
  • Tech
Search
  • Quick Access
    • Beranda
    • Contact Us
    • Riwayat
    • Disimpan
    • Topik Pilihan
    • Feed
  • Categories
    • News
    • Market
    • Bisnis
    • Kripto
    • Tech

Artikel Populer

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya
Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Indonesia Terancam Tertinggal dalam Euforia EV, Sebagian Besar Nikel Dialihkan ke Baja Tahan Karat, Temuan Riset Mengungkap

Reihan
19 April 2026
Oracle Satukan Data AI untuk Berikan Agensi Perusahaan Satu Versi Kebenaran

Oracle Satukan Data AI untuk Perusahaan Agensi Single Version of Truth

Keenan
26 Maret 2026
Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Aksi Saham Terbesar Siang Ini: META, BBY, APP, SMG Siap Mengguncang Pasar!

Dirga
27 Maret 2026
© 2026 Finware Media. All Right Reserved.
Finware > Market > Rupiah Diprediksi Menembus Rp19.000, Airlangga: Optimisme Kita Meningkat!
Market

Rupiah Diprediksi Menembus Rp19.000, Airlangga: Optimisme Kita Meningkat!

Reihan
Last updated: 28 Oktober 2026 8:46 PM
By
Reihan
4 Min Read
Share
Rupiah Diprediksi Menembus Rp19.000, Airlangga: Optimisme Kita Meningkat!
SHARE

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengomentari pernyataan beberapa pengamat yang meramalkan nilai tukar rupiah berisiko menyentuh level Rp19.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir 2026.

Airlangga menyatakan bahwa pemerintah akan memantau perkembangan nilai tukar dengan seksama. Namun, dia tetap optimis mengenai kondisi makroekonomi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Airlangga saat acara KEARNEY 100 YEARS OF IMPACT, yang mengangkat tema “Jakarta Towards 500: Shaping the Next Global City Together”, di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.

“Kita lihat saja, tapi saya yakin kita lebih optimis. Kita akan terus memantau kondisi makroekonomi yang ada,” tuturnya secara singkat kepada para wartawan.

Di sisi lain, banyak analis dan pengamat yang berspekulasi bahwa rupiah akan tertekan hingga mencapai Rp19.000/US$ pada bulan November-Desember 2026.

Berdasarkan data dari Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,17% ke level Rp18.175/US$. Angka ini menjadi record terendah untuk penutupan rupiah sepanjang sejarah, melewati rekor sebelumnya yang berada di Rp18.170/US$ pada 8 Juni 2026.

Revo Gilang Firdaus, Equity Analyst dari Mega Capital Sekuritas, memprediksi bahwa rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.889-Rp18.280/US$ sepanjang minggu ini. Untuk satu bulan ke depan, dia memperkirakan akan berada dalam kisaran Rp17.724-Rp18.499/US$.

“Proyeksi ini menunjukkan bahwa volatilitas rupiah masih cukup tinggi,” ungkap Revo kepada CNBC Indonesia.

Dia juga menambahkan bahwa ketidakpastian terkait MSCI yang berlarut-larut dapat memperparah arus modal keluar. Hal ini berpotensi membuat tekanan terhadap rupiah tetap ada di tengah dolar AS yang masih relatif kuat.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyatakan beberapa faktor yang menekan nilai tukar rupiah pada Rabu, 28 Oktober 2026. Selain ketidakpastian konflik di Timur Tengah yang membuat harga minyak bertahan di atas US$115 per barel, ada juga ekspektasi kenaikan suku bunga di AS dan kekhawatiran investor terkait kemungkinan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Read more  Burnham Janji Desentralisasi Besar-besaran untuk Raih Kursi Perdana Menteri Inggris

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menyatakan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari memburuknya sentimen pasar global.

Ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia tetap tinggi, yang dianggap meningkatkan risiko fiskal ke depan dan mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga di AS.

“Pergerakan rupiah dan mata uang di kawasan saat ini masih dipengaruhi ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah,” kata Erwin dalam pernyataan tertulis pada hari yang sama.

Menurut Erwin, sentimen risk-off yang memburuk juga berkontribusi pada penguatan dolar AS, sekaligus memicu arus keluar dana dari pasar negara berkembang. Tekanan ini terjadi bersamaan dengan peningkatan imbal hasil obligasi.

Di saat-saat risk-off, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang lebih aman. Hal ini dapat meningkatkan permintaan untuk dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal, tekanan terhadap rupiah juga muncul dari dalam negeri. BI menyoroti kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI, yang berkontribusi pada penurunan aliran dana.

Ditambah lagi, meningkatnya kebutuhan valuta asing domestik menjelang akhir bulan juga ikut memperparah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Avatar photo
ByReihan
Ikuti ulasan Reihan Satria untuk analisis pasar modal, pergerakan IHSG, dan sentimen bursa saham. Insight investasi dari meja redaksi Market Finware.
Previous Article MPACT dan Singapore Land Masuk Dalam Deretan Teratas Indeks ESG Global untuk Properti, Sementara Hongkong Land Terpaksa Turun MPACT dan Singapore Land Masuk Dalam Deretan Teratas Indeks ESG Global untuk Properti, Sementara Hongkong Land Terpaksa Turun
- Advertisement -
Ad image

Don't Miss

Jaringan Internet Unik Berbasis Merpati Dilelang, Siap Miliki Sebagian dari Inovasi Aneh Ini dengan Hanya $4,000!
Jaringan Internet Unik Berbasis Merpati Dilelang, Siap Miliki Sebagian dari Inovasi Aneh Ini dengan Hanya $4,000!
Tech
Saham-Saham yang Mengguncang Pasar Pra-Buka: DKNG, ITUB, PTC
Saham-Saham yang Mengguncang Pasar Pra-Buka: DKNG, ITUB, PTC
News
Microsoft Siap Perbaiki Pencarian di Windows 11: Lebih Cepat, Ringan, dan Dikenal Fitur 'Aksi' Baru!
Microsoft Siap Perbaiki Pencarian di Windows 11: Lebih Cepat, Ringan, dan Dikenal Fitur ‘Aksi’ Baru!
Tech
- Advertisement -
Ad image

Baca Juga

Jelajahi insight lain yang sejalan dengan artikel ini!
CIMB Malaysia Pertimbangkan Ambil Alih CIMB Niaga Indonesia Secara Privat
Market

CIMB Malaysia Pertimbangkan Ambil Alih CIMB Niaga Indonesia Secara Privat

Reihan
22 Oktober 2026
Importir Malaysia Manfaatkan Peluang Gencatan Senjata untuk Borong Dolar AS, Kata Citi
Market

Importir Malaysia Manfaatkan Peluang Gencatan Senjata untuk Borong Dolar AS, Kata Citi

Reihan
9 April 2026
Kamboja Bukan 'Tempat Aman' untuk Penipuan, Tegas PM di KTT Anti-Fraud
Market

Kamboja Bukan ‘Tempat Aman’ untuk Penipuan, Tegas PM di KTT Anti-Fraud

Reihan
23 September 2026
Pengendalian Ekspor Komoditas yang Ketat di Indonesia Memicu Kekhawatiran Tekanan Marjin Bagi Produsen
Market

Pengendalian Ekspor Komoditas yang Ketat di Indonesia Memicu Kekhawatiran Tekanan Marjin Bagi Produsen

Reihan
20 Mei 2026
Reformasi Pasar ASEAN Dorong Arus Investasi Asing, Menurut JPMorgan
Market

Reformasi Pasar ASEAN Dorong Arus Investasi Asing, Menurut JPMorgan

Reihan
13 Mei 2026
Ancaman Iran Terhadap Kabel Laut: Senjata Baru yang Lebih Mengerikan daripada Minyak?
Market

Ancaman Iran Terhadap Kabel Laut: Senjata Baru yang Lebih Mengerikan daripada Minyak?

Reihan
13 Juni 2026
Strategi Cerdas Investasi Emas saat Dollar Melemah
Market

Strategi Cerdas Investasi Emas saat Dollar Melemah

Reihan
8 Agustus 2026
Trump: Iran Bisa Telepon Jika Mau Bicara, Sementara Duta Besar Iran Kembali ke Pakistan
Market

Trump: Iran Bisa Telepon Jika Mau Bicara, Sementara Duta Besar Iran Kembali ke Pakistan

Reihan
27 April 2026
Show More
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Finware

Baca berita keuangan global real-time, insight market APAC, tren bisnis, dan crypto paling komprehensif. Curi start sebelum market bergerak.

  • Kanal:
  • Market
  • Bisnis
  • Tech
  • Kripto

Personal

  • Riwayat
  • Disimpan
  • Feed
  • Topik Pilihan

Tentang Kami

  • Beranda
  • Hubungi Kami

© 2026 Finware Media. All Right Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?