DI TENGAH konflik di Timur Tengah, harga minyak internasional melambung tajam. Rata-rata harga minyak mentah Brent pada bulan September 2026 mencapai sekitar 60 persen lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Februari 2026.
Kenaikan ini memicu inflasi serta tekanan biaya hidup yang semakin terasa di berbagai belahan dunia, termasuk di kawasan Asean+3, yang mencakup anggota Asean ditambah China, Jepang, dan Korea Selatan. Pemerintah negara-negara ini kini dihadapkan pada tekanan yang besar untuk melindungi rumah tangga dan bisnis dari biaya energi yang meroket.
Namun, sejumlah guncangan yang terjadi sebelumnya, mulai dari pandemi Covid-19 hingga inflasi yang menyusul konflik di Ukraina, telah membebani banyak pemerintah dengan utang publik yang lebih tinggi dan ruang fiskal yang semakin sempit. Apalagi, masalah penuaan populasi dan transisi energi akan semakin menambah beban ini.

