[TOKYO] Produsen minuman Jepang, Sapporo Breweries, mengumumkan pada hari Senin (6 Juli) bahwa mereka akan menjalin kemitraan strategis dengan produsen bir asal Denmark, Carlsberg, dengan investasi sekitar US$643 juta untuk memperoleh 25 persen saham dalam usaha patungan (JV).
Usaha patungan ini akan mencakup kawasan Asia Tenggara dan Hong Kong, serta berpusat di Singapura. Diharapkan, usaha ini akan resmi berdiri pada bulan Desember 2026 dan 75 persen sahamnya akan dimiliki oleh Carlsberg.
Sapporo menyatakan bahwa kerja sama ini akan memperluas kemitraan yang sudah ada di Malaysia, Hong Kong, dan Singapura, untuk mencakup Vietnam, Laos, dan Kamboja.
Pada tahun 2023, Sapporo, yang merupakan anak perusahaan Sapporo Holdings, sudah mengumumkan kolaborasi dengan Carlsberg untuk produksi dan penjualan Sapporo beer di Hong Kong, Singapura, dan Malaysia, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg.
Tujuan dari produsen bir Jepang ini adalah untuk meningkatkan penjualan Sapporo Premium Beer di pasar sasaran hingga sekitar sepuluh kali lipat dari tingkat penjualan 2025 pada tahun 2035.
Strategi Sapporo adalah memanfaatkan kekuatan pasar Carlsberg yang sudah mapan di seluruh kawasan tersebut.
Menurut kesepakatan ini, Sapporo akan memberikan izin jangka panjang kepada usaha patungan itu untuk Sapporo Premium Beer dan berharap bisa mendapatkan aliran pendapatan yang beragam, termasuk dividen, pendapatan royalti, serta keuntungan dari kegiatan manufaktur.

