Teknologi kecerdasan buatan (AI) sedang dalam sorotan, terutama setelah perusahaan raksasa Anthropic mengumumkan bahwa mereka telah menonaktifkan akses ke model Fable 5 dan Mythos 5 untuk mematuhi perintah dari pemerintah Amerika Serikat. Keputusan ini mengejutkan banyak pengamat dan bahkan menjadi perbincangan di kalangan trader di platform prediksi Kalshi.
Di Kalshi, para trader memperkirakan kemungkinan besar (58%) bahwa akses ke model Fable 5 akan dipulihkan sebelum 1 Juli. Bahkan, mereka menganggap ada peluang yang lebih tinggi (74%) bahwa model ini bisa kembali tersedia untuk konsumen di AS sebelum 10 Juli. Agar kontrak acara ini dapat dianggap valid, akses umum ke model tersebut harus dikembalikan untuk semua pelanggan di AS.
Penutupan akses ke Fable 5 terjadi setelah pemerintah AS meminta Anthropic untuk menangguhkan akses teknologi ini kepada warga negara asing, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Untuk memastikan kepatuhan, Anthropic memutuskan untuk menonaktifkan model tersebut untuk seluruh pelanggan mereka.
Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah perusahaan meluncurkan Fable 5. Sebelumnya, Anthropic juga mengalami konflik dengan pemerintahan mantan Presiden Donald Trump ketika Departemen Pertahanan menganggap perusahaan ini sebagai risiko bagi rantai pasokan pada bulan Maret lalu.
Kebangkitan optimisme di kalangan trader tampaknya muncul setelah kabar bahwa Anthropic sempat mengadakan pertemuan dengan pemerintah Trump pada hari Senin untuk membahas model tersebut. Namun, belum jelas apakah pertemuan itu menghasilkan kemajuan apa pun antara kedua belah pihak.
Sementara itu, di Polymarket, para trader memberikan peluang sebesar 67% bahwa akses ke pelanggan AS akan dipulihkan sebelum 1 Juli. Ini menunjukkan bahwa di kalangan investor, harapan untuk kembali mengakses Fable 5 cukup tinggi.
Dengan situasi ini, bisa jadi kita sedang melihat dinamika menarik antara teknologi canggih dan regulasi pemerintah. Bagaimana pergerakan selanjutnya? Semua mata kini tertuju pada langkah Anthropic dan bagaimana mereka akan menavigasi isu regulasi ini dalam menghadapi permintaan dari konsumen.

