Minna no Bank, anak perusahaan perbankan digital dari Fukuoka Financial Group, baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan perusahaan pembayaran Web3 asal Singapura, Slash. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur pembayaran stablecoin dan memperluas akses layanan keuangan berbasis blockchain di Jepang.
Perusahaan-perusahaan ini telah menandatangani kesepakatan dasar untuk menciptakan solusi finansial baru bagi individu dan bisnis yang beroperasi di ekonomi Web3. Kolaborasi ini mengombinasikan infrastruktur perbankan Minna no Bank dengan teknologi pembayaran stablecoin dari Slash, yang diharapkan dapat memudahkan pengguna dalam mentransfer dana antara sistem keuangan tradisional dan digital.
Menurut pengumuman tersebut, inisiatif ini dirancang untuk mendorong adopsi stablecoin dan membuat pembayaran berbasis blockchain lebih mudah diakses bagi pengguna umum.
ã¿ã‚“ãªã®éŠ€è¡Œ × Slashã€ã‚¹ãƒ†ãƒ¼ãƒ–ãƒ«ã‚³ã‚¤ãƒ³æ±ºæ¸ˆã§ææº
・銀行ã®BaaS基盤をSlash Appã«çµ„ã¿è¾¼ã¿
・日本円ã¨USDCã®ã‚ªãƒ³ãƒ©ãƒ³ãƒ—/オフランプ構築を目指ã™
・トークン化é 金ã¨SCã®äº¤æ›ã‚‚視野
銀行ライセンス×ブãƒãƒƒã‚¯ãƒã‚§ãƒ¼ãƒ³æ±ºæ¸ˆã€‚「日本ã§ã‚¹ãƒ†ãƒ¼ãƒ–ルコインãŒä½¿ã„ã«ãã„ã€ã‚’解消ã™ã‚‹å…¥å£ã«ãªã‚‹ã‹ã€‚…
— JinaCoinï½œä»®æƒ³é€šè²¨ãƒ‹ãƒ¥ãƒ¼ã‚¹ãƒ»æƒ…å ±ãƒ¡ãƒ‡ã‚£ã‚¢ (@jina_coin) June 12, 2026
Bagaimana pembayaran stablecoin akan berfungsi di dalam Aplikasi Slash?
Aplikasi Slash memungkinkan pengguna untuk melakukan dan menerima pembayaran menggunakan stablecoin seperti USDC. Pengguna juga dapat mengonversi yen Jepang menjadi stablecoin melalui infrastruktur perbankan yang terintegrasi dan didukung oleh Minna no Bank.
Dengan pengaturan ini, pembayaran diharapkan menjadi lebih cepat dan langsung, tanpa perlu menggunakan bursa crypto terpisah atau proses dompet yang rumit. Fitur ini juga mendukung pembayaran untuk kreator, perdagangan digital, dan transaksi lintas batas dalam aplikasi.
Sistem ini mengandalkan infrastruktur Banking-as-a-Service, yang memungkinkan bank berlisensi untuk menyediakan layanan keuangan backend kepada platform fintech dan Web3 seperti Slash.
Fokus pada pembayaran lintas batas dan ekonomi kreator
Dalam sebuah konferensi pers, CEO Minna no Bank Kenichi Nagayoshi menyoroti pembayaran lintas batas sebagai salah satu penggunaan utama dari kolaborasi ini.
Ia mencatat bahwa kreator dan bisnis dari luar negeri sering menghadapi keterlambatan dan biaya tinggi saat mentransfer dana secara internasional. Dengan memfasilitasi pertukaran yang lebih mudah antara yen Jepang dan USDC, kemitraan ini bisa menyederhanakan pembayaran untuk kreator, remitansi, dan aktivitas keuangan lintas batas lainnya.
Kedua perusahaan yakin bahwa penyelesaian berbasis stablecoin bisa secara signifikan mengurangi waktu pemrosesan dibandingkan dengan transfer internasional tradisional.
Mengapa kemitraan ini fokus pada sistem pembayaran Jepang?
Jepang bergerak hati-hati menuju adopsi stablecoin yang teratur, dengan fokus pada kepatuhan dan pengawasan perbankan. Kemitraan ini menunjukkan pendekatan tersebut dengan menjaga bank sebagai pusat aliran pembayaran.
Peran Minna no Bank memastikan bahwa konversi dari fiat ke stablecoin tetap berada dalam sistem perbankan yang teratur, sementara Slash fokus pada pembangunan alat pembayaran Web3 yang ramah pengguna.
Kemitraan ini juga muncul saat semakin banyak perusahaan menggunakan stablecoin untuk pembayaran sehari-hari, terutama di bidang konten digital, layanan online, dan pasar kreator global. Tujuannya adalah mengurangi gesekan dalam pembayaran sambil menjaga standar regulasi dalam sistem keuangan Jepang.
Sementara itu, stablecoin digital Jepang, JPYC, resmi diluncurkan di platform Unifi pada 22 Mei, menandai langkah lain dalam pertumbuhan pasar stablecoin di negara tersebut.

