Banyak pergerakan menarik di pasar sebelum pembukaan hari ini. Beberapa perusahaan menunjukkan perubahan signifikan yang layak untuk dicermati para investor. Berikut adalah ringkasan dari beberapa perusahaan yang membuat gebrakan.
**Perusahaan Ekuitas Swasta** — Sekelompok perusahaan ekuitas swasta mengalami penurunan setelah Bloomberg melaporkan bahwa Partners Group, sebuah firma ekuitas swasta yang berbasis di Swiss, membatasi penarikan dana dari salah satu dana ekuitas privatnya. Blackstone turun 6%, sementara KKR terjun lebih dari 5,5%. Blue Owl Capital juga anjlok hampir 4%.
**Palo Alto Networks** — Saham sektor keamanan siber ini turun 2%. Palo Alto melaporkan proyeksi pendapatan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan untuk kuartal ini, serta meningkatkan proyeksi pendapatan tahunan mereka. Dalam laporan sebelumnya, perusahaan ini melaporkan pendapatan yang disesuaikan untuk kuartal ketiga fiskal sebesar 85 sen per saham dengan total pendapatan mencapai $3 miliar, mengalahkan estimasi analis yang memperkirakan 80 sen dan $2,94 miliar.
**GitLab** — Saham perusahaan perangkat lunak ini mengalami penurunan hampir 4%. GitLab memproyeksikan laba per saham yang disesuaikan antara 17 sen hingga 18 sen, sedangkan analis memperkirakan 19 sen per saham. Perusahaan ini juga menyatakan akan memangkas 14% dari tenaga kerja penuh waktu mereka, yang berarti sekitar 350 anggota tim, dan keluar dari 22 negara. GitLab memperkirakan akan mengalami biaya restrukturisasi antara $30 juta dan $35 juta sebelum pajak.
**Marvell Technology** — Saham Marvell mengalami kenaikan setelah mencatatkan hari terbaiknya pada hari Selasa, dengan lonjakan hingga 32%. Dalam perdagangan pra-pasar, saham ini melonjak lebih dari 13%.
**Macy’s** — Saham retailer ini naik 1,5% setelah mencatat pertumbuhan kuartal pertama yang paling kuat dalam empat tahun. Pendapatannya juga melebihi estimasi, mencapai $4,68 miliar dibandingkan ekspektasi analis yang berkisar di $4,61 miliar. Perusahaan ini juga meningkatkan proyeksi untuk tahun penuh.
**Cboe Global Markets** — Saham bursa ini naik 1,5% setelah tiga hari mengalami penurunan, di mana harga sahamnya turun hampir 20%. Kekhawatiran tentang dampak pengenalan futures abadi di AS terhadap bursa tradisional membebani saham-saham ini minggu ini.
**Ulta Beauty** — Meskipun Ulta meningkatkan proyeksi pendapatan tahunan mereka, saham perusahaan kecantikan ini masih turun 1%. Mereka melaporkan laba kuartal pertama sebesar $7,74 per saham, lebih tinggi dari ekspektasi analis yang hanya $6,86 per saham. Pendapatan sebesar $3,16 miliarnya juga melampaui estimasi $3,10 miliar.
**Ollie’s Bargain Outlet** — Saham perusahaan ini melonjak lebih dari 4% setelah laporan keuangan kuartal pertama yang campur aduk, di mana mereka mengalahkan ekspektasi untuk laba namun melewatkan pada pendapatan. Walau begitu, Ollie’s meningkatkan proyeksi untuk pendapatan tahunan menjadi antara $4,45 hingga $4,55 per saham, dibandingkan ekspektasi analis yang hanya $4,44.
**GameStop** — Retailer video game ini terangkat hampir 13% setelah melaporkan laba yang disesuaikan sebesar 30 sen per saham di kuartal pertama, lebih tinggi dari estimasi analis yang memperkirakan hanya 16 sen per saham. Pendapatan mereka juga meningkat 14% dibandingkan tahun lalu.
**Shake Shack** — Saham Shake Shack turun 1% setelah diperbarui ratingnya oleh Morgan Stanley dan Raymond James. Morgan Stanley mengubah ratingnya dari overweight menjadi equal-weight, sementara Raymond James menurunkan prospeknya dari strong buy ke outperform. Analis dari Raymond James menyatakan bahwa volatilitas margin meningkat seiring kenaikan harga daging dan energi.
**Medtronic** — Perusahaan perangkat medis ini naik 3% setelah melaporkan pendapatan yang lebih baik dari yang diperkirakan sebesar $9,81 miliar untuk kuartal keempat fiskal. Laba yang disesuaikan sesuai dengan estimasi, meskipun proyeksi laba untuk tahun penuh tahun fiskal ini sedikit melewatkan harapan.
**Yum Brands** — Saham perusahaan ini naik 1,5% setelah Morgan Stanley meningkatkan ratingnya dari equal-weight ke overweight. Analis mencatat bahwa saham ini dinilai murah dan harusnya diperdagangkan di angka yang lebih tinggi berkat profil pertumbuhan yang kuat.

