Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) saat ini sedang melakukan investigasi mendalam terkait platform pasar prediksi, Polymarket. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal pada hari Jumat lalu.
Seorang juru bicara CFTC dan pihak Polymarket keduanya menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai penyelidikan ini.
Kabarnya, investigasi ini muncul lebih dari seminggu setelah Wall Street Journal mengungkap bahwa Polymarket menjalankan kampanye pemasaran yang menyesatkan. Dalam kampanye tersebut, konten kreator seolah-olah terlihat sedang meraih kemenangan di platform tersebut, padahal mereka sebenarnya tidak menginvestasikan uang sama sekali.
Sosok yang mengetahui penyelidikan tersebut, yang tidak diizinkan untuk berbicara di depan umum, tidak mengungkapkan kapan investigasi CFTC terhadap Polymarket dimulai.
Polymarket juga menjelaskan kepada CNBC bahwa mereka sedang mengambil langkah-langkah untuk merespon penyelidikan tersebut. “Kami melakukan audit menyeluruh terhadap konten promosi aktif untuk memastikan bahwa konten tersebut mematuhi standar kami, serta persyaratan pengungkapan hukum dan regulasi yang berlaku,†ucap seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.
Penyelidikan CFTC ini menjadi titik balik bagi Polymarket dalam urusan regulasi yang mereka hadapi selama setahun terakhir. Perusahaan ini awalnya dilarang menerima pengguna dari AS pada tahun 2022 karena tidak mendaftar dengan benar kepada pihak berwenang. Namun, penyelidikan oleh CFTC dan Departemen Kejustice dilanjutkan dengan di-drop tanpa ada tuntutan pada bulan Juli tahun lalu.
Exchange Polymarket yang diatur oleh CFTC di AS diluncurkan pada bulan Desember lalu, dan memberi akses kembali kepada pengguna domestik. Bahkan, daftar tunggu untuk mengakses platform tersebut sudah dibuka enam minggu lalu.
Di bawah kepemimpinan Michael Selig, CFTC menunjukkan dukungan agresif terhadap pasar prediksi. Namun, investigasi terhadap Polymarket ini akan menjadi penyelidikan pertama yang mencolok atas platform kontrak acara di bawah kepemimpinannya.
Perkembangan terbaru ini sangat menarik perhatian, apalagi bagi para investor dan pengamat pasar. Dengan adanya keraguan mengenai keabsahan platform seperti Polymarket, ada baiknya bagi para pengguna dan investor untuk tetap hati-hati dan mengikuti perkembangan lebih lanjut. Keputusan dan tindakan yang diambil oleh CFTC tentunya akan berdampak besar terhadap dinamika pasar prediksi di AS dan mungkin di tempat lain juga.
Ingat, dalam dunia investasi, transparansi dan kejelasan informasi adalah kunci agar kita bisa membuat keputusan yang lebih baik dan mengurangi risiko yang tidak perlu.

