Ask Jeeves Resmi Tutup Setelah Hampir 30 Tahun Beroperasi
Di era di mana AI chatbots seperti ChatGPT dan Gemini sudah jadi hal biasa, mencari informasi di internet kini terasa lebih mudah. Kita bisa langsung bertanya, “tempat wisata terbaik di Roma?” atau “bagaimana cara memperbaiki shower yang bocor?” Namun, model pencarian bahasa alami ini sebenarnya sudah ada hampir 30 tahun yang lalu, berkat sebuah portal pencarian yang baru saja ditutup.
Portal tersebut adalah Ask Jeeves, yang kemudian dikenal sebagai Ask.com. Portal ini resmi dibuka untuk umum pada 1 Juni 1997. Kini, Ask.com sudah ditutup oleh pemiliknya saat ini, InterActiveCorp (IAC), seperti dilaporkan oleh XDA Developers.
Bagi yang pernah online saat internet mulai booming, pasti ingat dengan Ask Jeeves dan karakter pelayannya yang dijuluki Jeeves. Konsepnya adalah mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban dari informasi yang semakin banyak di dunia maya, bukan hanya mencari topik umum seperti “olahraga” atau “film”.
Ketika Ask Jeeves diluncurkan, Google masih berupa proyek prototipe di universitas. Ask Jeeves menawarkan sesuatu yang benar-benar berbeda dibandingkan mesin pencari atau direktori web saat itu, seperti Yahoo, AltaVista, dan Lycos.
Menjadi ‘Syukur yang Dalam’
Google tentu saja mengubah lanskap pencarian web secara drastis. Setelah kesuksesan awalnya, Ask Jeeves mulai kesulitan. Portal ini berganti nama menjadi Ask.com pada Februari 2006 seiring dengan penghilangan karakter Jeeves, meski karakter tersebut kembali muncul di versi Inggris situs tersebut antara tahun 2009 hingga 2016.
IAC mulai mengelola Ask Jeeves sejak 2005 dan baru-baru ini mengambil keputusan untuk menutup mesin pencari ini guna “menajamkan fokus” pada bidang lain. Tanggal resmi penutupan Ask Jeeves dan Ask.com adalah 1 Mei 2026.
“Kami sangat berterima kasih kepada para insinyur, desainer, dan tim yang telah membangun dan mendukung Ask selama bertahun-tahun,” kata IAC. “Dan kepada Anda, jutaan pengguna yang selalu mengandalkan kami untuk mendapatkan jawaban di dunia yang terus berubah—terima kasih atas rasa ingin tahu yang tak ada habisnya, loyalitas, dan kepercayaan Anda. Semangat Jeeves akan tetap hidup.”
Menariknya, saat Google dan perusahaan-perusahaan berbasiskan AI lainnya berusaha mengubah pencarian web menjadi percakapan yang lebih alami lagi, situs yang pertama kali memperkenalkan pendekatan ini justru tutup. Ask Jeeves memang benar-benar berada di garis depan pada tahun 1997.

