Pasar saham di AS kembali beraksi dengan sejumlah pergerakan menarik sebelum jam buka, terutama terkait perkembangan beberapa perusahaan besar. Mari kita lihat beberapa perusahaan yang menunjukkan performa cemerlang.
**Delta Air Lines** mencatat lonjakan harga saham sebesar 12%. Kenaikan ini terpicu oleh penurunan tajam harga minyak setelah Amerika Serikat sepakat melakukan gencatan senjata. Di sisi lain, Delta juga melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih baik dari ekspektasi, meski memberikan panduan untuk kuartal kedua di bawah perkiraan analis.
**Levi Strauss** tak mau ketinggalan, dengan saham yang naik lebih dari 9%. Perusahaan pakaian ini mencapai target pendapatan dan laba yang melebihi ekspektasi untuk kuartal pertama. Menariknya, penjualan langsung kepada konsumen untuk pertama kalinya menyumbang setengah dari total pendapatan mereka. Selain itu, Levi juga meningkatkan panduan laba untuk tahun ini.
Sayangnya, tidak semua saham mengalami peruntungan serupa. **Energi** menjadi salah satu sektor yang terkena dampak negatif akibat harga minyak yang jatuh di bawah $100 per barel. Hal ini menyusul kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran yang juga mencakup pembukaan sementara Selat Hormuz. Beberapa perusahaan, seperti APA, mengalami penurunan lebih dari 9%. **Occidental Petroleum** dan **Diamondback Energy** juga merosot sekitar 7%, sementara **Exxon Mobil** dan **Chevron** turun masing-masing 5.5% dan 4.5%.
Sektor perjalanan menunjukkan perbaikan, seiring dengan meredanya ketakutan akan penurunan permintaan akibat pengeluaran konsumen yang menurun dan biaya input yang meningkat. **United Airlines** melesat lebih dari 10%, sementara **Southwest Airlines** meningkat 9%. Di industri pelayaran, **Carnival** melaporkan kenaikan hampir 10%, dengan **Norwegian Cruise Line** dan **Royal Caribbean** tumbuh sekitar 9% dan lebih dari 7.5%, masing-masing. Situs perencanaan perjalanan online, **Expedia**, juga mencatat kenaikan hampir 5%.
**RPM International**, perusahaan bahan bangunan, melonjak lebih dari 10% setelah laporan kuartal ketiga fiskal mereka menunjukkan hasil dan pendapatan yang melebihi ekspektasi. RPM mengkonfirmasi panduan untuk kuartal ini dengan pertumbuhan penjualan di kisaran angka satu digit menengah.
**Newmont**, perusahaan tambang emas, mengalami kenaikan sebesar 6% berkat lonjakan harga emas. Logam mulia ini mencapai level tertinggi dalam hampir tiga minggu, dengan kenaikan sekitar 2% seiring dengan penurunan harga minyak dan dolar akibat gencatan senjata AS-Iran.
Pada sektor memori, saham kembali melesat karena kelompok favorit di pasar saham untuk tahun 2026 ikut meramaikan rally. **Micron** naik lebih dari 9.5%, sementara **Sandisk** dan **Seagate Technology** masing-masing meningkat lebih dari 8%. **Western Digital** juga ikut meroket lebih dari 7%.
**Freeport-McMoRan**, perusahaan tambang, naik lebih dari 6.5% seiring dengan lonjakan harga logam. Harga tembaga, yang diproduksi oleh Freeport sebagai salah satu produsen terbesar dunia, meningkat lebih dari 3% seiring meredanya kekhawatiran tentang permintaan logam industri yang diperkirakan melemah jika peperangan AS-Iran menggangu pertumbuhan ekonomi global.
**Super Micro Computer** juga mencatat kenaikan lebih dari 4.5% setelah mengumumkan bahwa dua anggota independen dewan direkturnya sedang melakukan investigasi terkait dakwaan karyawan yang dituduh menyelundupkan chip Nvidia ke China. Perusahaan ini menyatakan belum ada jadwal pasti untuk investigasi dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut sampai proses tersebut selesai.

