Bitcoin memasuki bulan April dengan sinyal musiman yang campur aduk setelah mencatat lima penurunan bulanan berturut-turut, sebuah kondisi yang jarang terjadi namun sering kali menjadi pertanda rally melawan tren. Grafik terbaru dari Markus Thielen menunjukkan performa rata-rata bulanan selama 10 tahun terakhir, di mana April memberikan return rata-rata yang solid sebesar +11,3%, menjadikannya salah satu bulan terkuat dalam sejarah. Namun, siklus terbaru menunjukkan hasil yang lebih bervariasi, terutama ketika Bitcoin memasuki bulan dengan momentum yang tertekan.
Tahun ini, Relative Strength Index berada di level moderat 47%, lebih dekat ke titik awal tahun lalu daripada ke level overbought sebelumnya. Walaupun April biasanya memberikan hasil yang baik untuk Bitcoin, pengaturan saat ini menunjukkan bahwa bulan ini bisa menjadi periode kunci untuk mengevaluasi apakah tekanan turun yang terjadi baru-baru ini akan stabil atau justru memicu pergeseran yang lebih luas.
Bitcoin saat ini berkonsolidasi di kisaran $69K–$70K dalam rentang yang ketat, dengan pasar menunggu momen breakout. Arah jangka pendek masih belum pasti, dengan potensi bullish menuju $72K–$75K jika dukungan bertahan, atau penurunan ke $65K–$66K jika level ini terlewati. Meskipun sinyal teknis cenderung campur aduk, pandangan umum tetap positif, didorong oleh akumulasi institusi dan faktor makro serta regulasi yang akan datang, yang bisa memicu pergerakan besar ke salah satu arah.
Kekuatan musiman vs dinamika pasar saat ini
Secara historis, April termasuk bulan-bulan dengan performa terbaik untuk Bitcoin, hanya kalah dari Oktober yang mencatat rata-rata return +17,9%. Februari juga cenderung kuat dengan +12,3%, namun performa tahun ini tampaknya menyimpang dari pola tersebut.
Thielen menekankan bahwa musiman tidak boleh diperlakukan sebagai jaminan, terutama ketika faktor makro mendominasi. Ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi yang berubah dari bank sentral terkait risiko inflasi bisa menjaga volatilitas tetap tinggi dibandingkan dengan perdagangan yang konsolidasi di bulan Maret.
Fokus pada likuiditas dan posisi
Dari segi volume perdagangan yang rendah dan keyakinan yang lemah, hasil bulan April kemungkinan besar akan bergantung lebih pada aliran likuiditas dan posisi taktis daripada kecenderungan kalender. Laporan ini menyoroti bahwa Bitcoin agak terputus dari kebisingan makro saat ini, namun tetap sensitif terhadap aliran modal.
Para trader perlu memperhatikan tanda-tanda awal stabilisasi atau tekanan jual baru seiring berjalannya bulan. Menariknya, siklus pasar Bitcoin saat ini tengah menulis ulang skenario mengenai volatilitas, dengan penurunan yang jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

