Warren Buffett kembali dengan lelang makan siang amal yang terkenal — kali ini dengan sentuhan yang lebih menarik.
Pria berusia 95 tahun ini, yang juga ketua Berkshire Hathaway, akan berkolaborasi dengan Stephen Curry, juara NBA empat kali dan dua kali MVP, serta Ayesha Curry, penulis dan pengusaha gaya hidup, dalam lelang amal yang menggabungkan ikonik investasi dengan daya tarik selebriti.
Buffett mengungkapkan, “Selama bertahun-tahun, saya telah menyaksikan bagaimana komunitas bisnis dan organisasi nirlaba yang inovatif bisa bekerja sama untuk menciptakan perubahan nyata. Saya selalu percaya untuk mendukung organisasi yang memberikan dampak signifikan.” Ia juga menambahkan, “Acara ini adalah tentang berkumpul kembali — dengan cara yang baru — bersama orang-orang yang saya kagumi, untuk mendukung pekerjaan yang benar-benar penting. Bermitra dengan Stephen dan Ayesha untuk meluncurkan sesuatu yang baru demi komunitas ini adalah sesuatu yang sangat saya senangi.”
Pendaftaran lelang untuk makan siang ini akan dibuka pada 7 Mei pukul 19:30 PDT di eBay dan berlangsung hingga 14 Mei pukul 19:30 PDT. Hasil lelang ini akan mendukung Glide Foundation dan Eat. Learn. Play. Foundation, kelompok amal yang didirikan oleh keluarga Curry yang fokus pada literasi, gizi, dan gaya hidup aktif bagi anak-anak. Glide, yang berbasis di San Francisco, menyediakan layanan untuk populasi rentan, termasuk makanan, tempat tinggal, pemeriksaan kesehatan, dan pelatihan kerja.
Pemenang lelang — bersama hingga tujuh tamu — akan bergabung dengan Buffett dan keluarga Curry untuk makan siang eksklusif di Omaha, Nebraska, pada tanggal 24 Juni. Hasil lelang akan dibagi rata antara kedua lembaga amal.
Buffett terakhir kali menyelenggarakan makan siang ini pada tahun 2022, menandai akhir dari dua dekade yang berhasil mengumpulkan jutaan dolar untuk amal. Lelang ini mencapai penawaran tertinggi sepanjang masa dengan harga $19 juta pada tahun 2022, dan totalnya sudah menghasilkan lebih dari $50 juta.
Pemenang sebelumnya termasuk pengelola uang terkemuka seperti David Einhorn, sementara Ted Weschler — yang kini menjadi manajer investasi di Berkshire — termasuk yang terkenal membayar jutaan dolar untuk kesempatan ini.
Buffett mundur dari posisinya sebagai CEO Berkshire di awal tahun 2026 setelah menjalani enam dekade memimpin konglomerat tersebut. Namun, ia tetap menjabat sebagai ketua perusahaan.
Dengan situasi ini, ada harapan bahwa acara amal ini tidak hanya akan mengumpulkan dana, tetapi juga menyebarkan kesadaran tentang isu-isu penting yang dihadapi masyarakat. Kita lihat saja bagaimana hasil lelang ini akan menarik perhatian banyak orang, termasuk generasi muda yang mungkin terinspirasi oleh Tyler dan komunitas yang lebih luas yang mendapat manfaat dari usaha ini.

