Microsoft baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menghapus 119 ekstensi berbahaya dari toko Edge Add-ons setelah melakukan “proactive threat hunting,†yang mengungkap kampanye bernama StegoAd. Dalam tindakan ini, lebih dari 90 akun pengembang yang terlibat juga harus ditangguhkan.
Kampanye ini diduga aktif sejak minimal tahun 2021 dan ekstensi berbahaya tersebut telah diunduh sebanyak 2,6 juta kali. Menariknya, ekstensi ini tidak hanya terfokus pada satu kategori saja, namun mencakup berbagai jenis seperti pemblokir iklan, VPN, pengunduh video, penerjemah, serta alat utilitas seperti export PDF.
Kampanye ini dinamakan demikian karena teknik yang digunakan, yaitu steganografi, yaitu menyembunyikan kode berbahaya di dalam file yang tampak tidak berbahaya. File gambar PNG, grafik SVG, dan file font mengandung JavaScript tersembunyi untuk menghindari deteksi alat antivirus tradisional dan penyaringan web.
Setelah diinstal, ekstensi tersebut mampu berdiam diri selama tiga hingga lima hari untuk menghindari deteksi sebelum mulai mencuri kredensial browser, mengarahkan pengguna ke situs berbahaya, memanipulasi tautan afiliasi untuk keuntungan finansial, mengunduh kode berbahaya tambahan, bahkan berkomunikasi dengan server C2 untuk mendapatkan instruksi terbaru. Microsoft sendiri mengakui bahwa langkah perlindungan mereka tidak cukup efektif dalam kasus ini.
Laporan tersebut juga mengindikasikan bahwa tinjauan kode statis saja tidak lagi cukup, sebab ekstensi dan instalasi lainnya bisa saja mengunduh kode berbahaya setelah diinstal. Ada rekomendasi untuk para pengembang agar lebih transparan dengan tidak menyembunyikan kode, hanya meminta izin yang diperlukan untuk membangun kepercayaan, dan melaporkan segala dugaan penipuan.
Dengan maraknya masalah keamanan siber, penting banget bagi pengguna untuk lebih jeli dalam memilih ekstensi yang diinstal. Jangan sampai tertipu dengan tampilan yang menarik, karena bisa jadi ada ancaman yang tersembunyi di baliknya. Mari kita jaga keamanan, baik untuk diri kita sendiri maupun lingkungan digital kita!

