Trailer Perdana Sekuel The Social Network, The Social Reckoning, Telah Dirilis
Trailer perdana untuk sekuel The Social Network, The Social Reckoning, baru saja dirilis dan bisa jadi perbincangan hangat di kalangan penggemar film. Dalam film ini, Jeremy Strong, Jeremy Allen White, dan Mikey Madison akan tampil sebagai pemeran utama.
Film ini akan mengangkat kisah kebocoran dokumen internal Facebook pada 2021 yang dilaporkan ke Securities and Exchange Commission dan The Wall Street Journal oleh whistleblower dan insinyur, Frances Haugen. Hal ini menandai momen penting dalam sejarah Facebook yang penuh kontroversi dan intrik.
Menurut Sony, The Social Reckoning bisa dianggap sebagai “penyambung spiritual” dari film sebelumnya, bukan sekadar sekuel biasa. Film ini berlangsung 17 tahun setelah cerita di film pertama dan menampilkan pemeran baru serta penggantian sutradara dari David Fincher ke Aaron Sorkin, meskipun Sorkin tetap menulis skenario untuk kedua film.
Trailer ini telah memicu beragam reaksi dari penggemar. Beberapa memuji penampilan Strong yang dianggap sangat mirip dengan CEO Meta, Mark Zuckerberg, sementara yang lainnya merasa film ini “tidak perlu” dan hanya terlihat seperti “sketsa SNL.”
Bagi yang telah mengikuti berita seputar Facebook selama beberapa tahun terakhir, timing rilis trailer ini menjadi sangat menarik. Meskipun film ini tidak melibatkan Haugen secara langsung, seorang whistleblower Facebook lainnya, Sarah Wynn-Williams, baru saja “dibungkam” oleh perusahaan beberapa hari sebelum The Social Reckoning memperlihatkan cuplikan perdananya.
Saat The Social Reckoning mulai dipromosikan, Wynn-Williams yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kebijakan Publik di Facebook dilarang mempromosikan bukunya, Careless People: A Story of Where I Used to Work, di Festival Sastra dan Seni Hay-on-Wye pada 31 Mei. Meta menentang klaim dalam bukunya dan mendapatkan putusan arbitrase di AS sebelum publikasi berdasar pada perjanjian yang ditandatangani Wynn-Williams saat ia keluar dari perusahaan.
Akibatnya, penulis dituntut untuk tidak mempromosikan atau membahas bukunya secara publik, dengan potensi penalti mencapai $50.000 untuk setiap pelanggaran. Saat festival, Wynn-Williams pun terpaksa diam selama diskusi panel.
Situasi ini digambarkan oleh pembawa acara panel, Carole Cadwalladr, sebagai “seorang penulis dalam situasi sandera.” Salinan bukunya ditarik dari penjualan selama festival karena khawatir penjualan akan terkait dengan promosi oleh Wynn-Williams.
Bagi yang tidak sabar ingin membaca The Social Reckoning yang direncanakan rilis pada 9 Oktober, Careless People menjadi titik awal yang bagus untuk memahami skandal whistleblowing di Facebook. Penjualan buku ini dilaporkan meningkat hingga 300% sejak insiden “pembungkaman” tersebut.
Haugen juga merilis memoar yang bisa menjadi pengantar selama menunggu, berjudul The Power of One: How I Found the Strength to Tell the Truth and Why I Blew the Whistle on Facebook, yang dijadwalkan rilis pada 2023.

