Hari ini, ada beberapa perusahaan yang mencuri perhatian di pasar saham, dan berikut adalah kabar terbaru tentang mereka. Pertama, Micron Technology. Perusahaan yang fokus pada chip memori ini mengalami peningkatan saham lebih dari 7%. Itu setelah mereka mengumumkan rencana investasi hingga $3 miliar untuk memperkuat ekosistem rantai pasokan semikonduktor di AS. Kenaikan ini juga sejalan dengan tren positif yang lebih luas di sektor semikonduktor.
Selanjutnya, Mara Holdings, perusahaan penambang bitcoin dan infrastruktur digital, melesat 15%, setelah menyatakan bahwa mereka akan membeli lahan di Matagorda County, Texas, dari HIF USA, sebuah perusahaan bahan bakar terbarukan. Lahan seluas lebih dari 1.200 acre ini diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat kapasitas daya perusahaan menjadi sekitar 4,8 gigawatt di seluruh portofolio mereka. HIF, di sisi lain, akan mempertahankan saham minoritas dalam proyek tersebut.
Di sisi lain, saham Paramount Skydance turun 6% setelah Reuters melaporkan bahwa beberapa negara bagian di AS berencana untuk mengajukan gugatan antimonopoli terhadap konglomerat hiburan tersebut terkait akuisisi Warner Bros. Discovery. Ini menjadi perhatian karena bisa mempengaruhi strategi pertumbuhan perusahaan ke depan.
Kemudian ada Qiagen, perusahaan diagnostik molekuler yang meroket 10%. Berdasarkan laporan yang disampaikan Bloomberg, beberapa perusahaan seperti EQT, AllianceBernstein, dan KKR tertarik untuk mengambil alih Qiagen. Beberapa calon pembeli bahkan menyebutkan bahwa mereka bisa menawarkan setidaknya $50 per saham jika melanjutkan proses akuisisi.
AstraZeneca, perusahaan biofarmasi, mengalami penurunan 6%. Hal ini disebabkan obat penyakit jantung mereka, Wainua, gagal mencapai target dalam uji klinis tahap akhir. Kabar ini tentu menjadi sorotan karena bisa mempengaruhi reputasi dan prospek saham mereka di pasar.
Sementara itu, PepsiCo, raksasa makanan dan minuman, melaporkan hasil yang campur aduk untuk kuartal kedua. Pendapatan yang disesuaikan sebesar $2,20 per saham sedikit di bawah ekspektasi analis yang memprediksi $2,21 per saham. Namun, pendapatan total mereka mencapai $24,18 miliar, melebihi perkiraan konsensus $23,95 miliar. Sayangnya, sahamnya tetap merosot 3% setelah laporan ini.
Salesforce juga tak luput dari perhatian. Saham mereka turun 2% setelah diperoleh penurunan peringkat dari KeyBanc dari overweight menjadi sektor berat. Pihak KeyBanc menyatakan sulitnya mencari indikasi adanya potensi kenaikan di masa depan berdasarkan cek pasar dan percakapan konsumen, serta angka yang diungkapkan oleh perusahaan.
Di sisi positif, Levi Strauss mencatat kenaikan 2,3% setelah hasil pendapatan dan pendapatan kuartal kedua mereka lebih baik dari ekspektasi analis. Ini jadi kabar baik bagi para investor mereka yang menantikan pertumbuhan yang konsisten.
Tidak ketinggalan, Cerebras Systems, perusahaan infrastruktur AI, mengalami lonjakan 11% setelah mengumumkan ekspansi besar-besaran di Eropa. Mereka berencana untuk menghadirkan kapasitas pusat data Eropa pertama mereka pada akhir tahun ini, dengan tujuan memperluas total kapasitas menjadi 2.000 megawatt pada tahun 2027 dengan lebih banyak pusat data di seluruh benua.
Terakhir, Costco mengalami penurunan 4% setelah melaporkan perlambatan dalam penjualan yang sebanding untuk bulan Juni. Penjualan sebanding mereka tumbuh 8,8% dibandingkan tahun lalu, jauh dari lonjakan 12,5% yang terlihat pada bulan Mei sebelumnya.
Pergerakan saham dari perusahaan-perusahaan ini sangat menarik untuk diikuti, terutama bagi para investor yang mendapatkan wawasan dari perkembangan terbaru di pasar.

